# Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMC Gelar LKMM-TM 2026: Membangun Pemimpin Muda yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/badan-eksekutif-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-umc-gelar-lkmm-tm-2026-membangun-pemimpin-muda-yang-adaptif-kolaboratif-dan-berintegritas/
- Published: 2026-09-29T19:13:43+07:00
- Author: Redaksi-AF

BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah
Cirebon (FEB UMC) resmi menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa
Tingkat Menengah (LKMM-TM) selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 29–30 September 
2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kampus 1 UMC ini mengusung tema**“
Membangun Pemimpin Muda yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas dalam Menghadapi
Tantangan Masa Depan.”**

Menurut Ketua Pelaksana LKMM-TM 2026 **Harits** menyatakan : “Kegiatan ini merupakan
tahapan lanjutan dalam kaderisasi mahasiswa yang bertujuan membekali peserta dengan
keterampilan manajemen, [kepemimpinan](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/),
dan integritas yang kokoh”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai [program](https://muhammadiyahciko.or.id/pentingnya-website-di-era-ai/)
studi di [lingkungan](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
FEB UMC, yang telah lulus tahap LKMM Dasar sebelumnya. Selama dua hari pelaksanaan,
peserta mendapatkan pembekalan intensif yang dimulai pukul 06.00 WIB hingga berakhir
pukul 15.30 WIB.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/09/muhciko-
badan-eksekutif-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-umc-gelar-lkmm-tm-2026-membangun-
pemimpin-muda-yang-adaptif-kolaboratif-dan-berintegritas-2.jpg?resize=1024%2C802&
ssl=1)

## AIK: Menguatkan Identitas Keislaman Menuju Generasi Berkemajuan

Salah satu materi inti dalam LKMM-TM kali ini adalah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan(
AIK) dengan judul “Menguatkan Identitas Keislaman Menuju Generasi [Berkemajuan](https://muhammadiyahciko.or.id/prof-dadang-kahmad-tekankan-jurnalistik-sebagai-dakwah-berkemajuan-di-akademi-jurnalistik-muhammadiyah-4-malang/).”
Materi ini disampaikan oleh **Arofah Firdaus**, **S.Pd., M.M.** yang menekankan 
pentingnya fondasi keislaman sebagai landasan kepemimpinan mahasiswa Muhammadiyah.

Dalam paparannya, Arofah menjelaskan bahwa identitas keislaman bukan sekadar formalitas
identitas [organisasi](https://muhammadiyahciko.or.id/pentingnya-website-di-era-ai/),
melainkan ruh yang menggerakkan setiap aktivitas kepemimpinan. Mahasiswa Muhammadiyah
dituntut tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki kedalaman [spiritual](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
yang mampu menjawab tantangan zaman. Pendekatan AIK di lingkungan Perguruan Tinggi
Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) diarahkan untuk menghadirkan [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
sebagai nilai universal yang menjembatani perbedaan, menjunjung [etika](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/),
keadilan, toleransi, dan semangat persaudaraan.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/09/muhciko-
badan-eksekutif-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-umc-gelar-lkmm-tm-2026-membangun-
pemimpin-muda-yang-adaptif-kolaboratif-dan-berintegritas-1.jpg?resize=1024%2C603&
ssl=1)

## Landasan Qur’ani dan Nabawi Kepemimpinan

Dalam perspektif Islam, kepemimpinan adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Qashash ayat 26:

**إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ**

_Inna khaira manis ta’jarta al-qawiyyul amīn_

**Artinya:** _“Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja(
pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.”_ (QS. Al-Qashash: 26)

Ayat ini memberikan pesan mendasar bahwa [pemimpin](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
yang ideal memiliki dua sifat utama: **kuat** dalam kapasitas dan kapabilitas, serta**
amanah** dalam integritas. Kekuatan tanpa amanah melahirkan kesewenangan, sedangkan
amanah tanpa kekuatan melahirkan kelemahan. Keduanya harus berjalan beriringan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga memberikan peringatan tegas mengenai
amanah kepemimpinan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan 
Muslim, beliau bersabda:

**آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا
اؤْتُمِنَ خَانَ**

_Āyatul munāfiqi tsalātsun: idzā haddatsa kadzaba, wa idzā wa’ada akhlafa, wa idzā’tumina
khāna_

**Artinya:** _“Tanda orang munafik itu ada tiga: jika berbicara ia berdusta, jika
berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat.”_ (HR. Bukhari dan
Muslim)

Hadis ini menjadi cermin bagi setiap pemimpin muda untuk senantiasa menjaga integritas
dalam setiap ucapan, janji, dan amanah yang diemban. Dalam konteks LKMM-TM, nilai-
nilai inilah yang ingin ditanamkan kepada para calon pemimpin organisasi.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/09/muhciko-
badan-eksekutif-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-umc-gelar-lkmm-tm-2026-membangun-
pemimpin-muda-yang-adaptif-kolaboratif-dan-berintegritas.jpg?resize=1024%2C664&ssl
=1)

## Menjawab Tantangan Masa Depan dengan Tiga Pilar

Tema yang diusung dalam LKMM-TM tahun ini—**adaptif, kolaboratif, dan berintegritas**—
merupakan respons terhadap kompleksitas tantangan yang dihadapi generasi muda. Mahasiswa
sebagai pengurus organisasi menghadapi dinamika yang semakin beragam, sehingga dituntut
tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi, negosiasi,
dan kepemimpinan yang mumpuni .

Konsep **Leadership 360°** yang menekankan bahwa setiap individu dapat menjadi pemimpin
dari posisi mana pun sejalan dengan semangat LKMM-TM untuk melahirkan pemimpin di
semua lini, bukan hanya di kursi ketua. Dengan demikian, kaderisasi Muhammadiyah
tidak berhenti pada figur sentral, melainkan menciptakan ekosistem kepemimpinan 
yang kolektif-kolaboratif.

FEB UMC sendiri telah menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang memiliki
keseimbangan tiga dimensi: **heart** (karakter), **head** (pengetahuan), dan **hand**(
keterampilan). LKMM-TM menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun dimensi
karakter dan keterampilan tersebut, melengkapi capaian akademik di ruang kelas.

## Penutup

Dengan terselenggaranya LKMM-TM ini, BEM FEB UMC berharap lahir pemimpin-pemimpin
muda yang tidak hanya cakap dalam manajemen organisasi, tetapi juga teguh dalam 
identitas keislaman dan berintegritas dalam setiap amanah. Sebagaimana pesan Arofah
Firdaus dalam materinya, generasi berkemajuan adalah generasi yang mampu memadukan
kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kepekaan sosial dalam satu tarikan
napas kepemimpinan.

_Wallahu a’lam bish-shawab._
