# Kajian Reboan Masjid Santun Bahas Hikmah Isra’ Mi’raj dan Perspektif Tarjih Terkait Bulan Rajab

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/
- Published: 2026-01-07T19:47:30+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 7 Januari 2026** – [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) kembali
menggelar Kajian Reboan pada Rabu malam (7/1/2026), menghadirkan Assoc. Prof. Dr.
Arief Hidayat Afendi, SHI, MAg., sebagai pembicara. Kajian yang berlangsung dari
usai salat Maghrib hingga Isya ini secara khusus membahas **Sejarah Salat dalam 
Perspektif Putusan Tarjih**, dengan menitikberatkan pada peristiwa agung Isra’ Mi’raj
sebagai malam diturunkannya perintah salat lima waktu.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/01/muhciko-
kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-
bulan-rajab-3.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

**Kedudukan Bulan Rajab dan Kehati-hatian dalam Beribadah**
Pemateri membuka kajian
dengan menjelaskan kedudukan bulan Rajab sebagai salah satu dari empat bulan haram(
_asyhurul hurum_) yang dimuliakan dalam [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/).
Beliau merujuk pada firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

> **إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ
> يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ
> الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ** (التوبة: ٣٦)
> **“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana)
> dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya
> ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu
> menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu.” **(QS. At-Taubah: 36)

Nama Rajab sendiri, yang berarti “takut” atau “khawatir”, menggambarkan kehati-hatian
umat terdahulu untuk tidak berbuat dosa di bulan yang dimuliakan ini. Assoc. Prof.
Arief menekankan prinsip dasar ibadah dalam Islam, sebagaimana hadis Nabi Shalallahu
Alaihi Wasallam :

> **الأَصْلُ فِي الْعِبَادَاتِ الْبُطْلاَنُ حَتَّى يَقُومَ دَلِيْلٌ عَلَى الأَمْرِ**
> **“Asal dari (hukum) ibadah adalah batal (tidak disyariatkan) sampai ada dalil
> yang memerintahkannya.”** (Prinsip Ushul [Fikih](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-ahad-pagi-pcm-harjamukti-ustadz-yandi-heryandi-paparkan-fikih-shalat-jenazah/)
> yang bersumber dari kaidah umum)

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/01/muhciko-
kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-
bulan-rajab-2.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Oleh karena itu, Majelis [Tarjih](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-penulisan-menurut-jenis-tulisan/)
Muhammadiyah, setelah meneliti secara seksama, menyimpulkan bahwa berbagai amalan
khusus, salat, dan zikir yang diklaim memiliki keutamaan khusus di bulan Rajab **
tidak memiliki dasar dalil yang sahih (banyak berderajat dhaif)**. Dengan demikian,
Muhammadiyah tidak menganjurkan ibadah-ibadah khusus tersebut. Namun, momentum peringatan
Isra’ Mi’raj yang sering jatuh pada bulan ini (tanggal 27 Rajab) dipandang sebagai
aktivitas **muamalah** (urusan sosial-kultural) yang diperbolehkan selama diisi 
dengan kegiatan positif seperti pengkajian [sejarah](https://muhammadiyahciko.or.id/prospek-web-muhammadiyah-kota-cirebon/)
dan mengambil hikmah.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/01/muhciko-
kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-
bulan-rajab-1.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

**Salat Sebelum dan Sesudah Isra’ Mi’raj: Kesinambungan Syariat**
Kajian kemudian
mengurai sejarah salat. Assoc. Prof. Arief menjelaskan bahwa kewajiban salat sebenarnya
telah ada pada syariat para nabi sebelum Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, misalnya tentang perintah kepada Nabi Ibrahim
AS:

> **وَأَذِّن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ
> مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ . لِّيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ
> فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۖ 
> فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ . ثُمَّ لْيَقْضُوا تَفَثَهُمْ
> وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ . ذَٰلِكَ وَمَن
> يُعَظِّمْ حُرُمَاتِ اللَّهِ فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ عِندَ رَبِّهِ** (البقرة: ١٥٨-١٥٩)
> **(Potongan ayat yang mengisyaratkan ibadah, meski tidak secara langsung menyebut“
> salat”, konteks tafsir menunjukkan bentuk pengabdian termasuk salat)**

Begitu pula perintah kepada Nabi Musa AS dan pengikutnya:

> **وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ وَأَخِيهِ أَن تَبَوَّآ لِقَوْمِكُمَا بِمِصْرَ بُيُوتًا
> وَاجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قِبْلَةً وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ** (يونس: ٨٧)
> **“Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, ‘Ambillah olehmu berdua beberapa
> rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah rumah-rumahmu itu
> tempat salat…'”** (QS. Yunus: 87)

Sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam telah melaksanakan
salat, yaitu **Qiyamullail** (salat malam) dan salat dua rakaat di pagi serta sore
hari, sebagaimana petunjuk dalam Surah Al-Muzzammil pada periode Makkah. Peristiwa
Isra’ Mi’raj kemudian menjadi momen **penetapan definitif** salat lima waktu dengan
tata cara yang kita kenal sekarang sebagai kewajiban inti bagi umat Islam.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/01/muhciko-
kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-
bulan-rajab.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

**Mengambil Hikmah: Keagungan Salat dan Ketabahan Nabi**
Pemateri menegaskan bahwa
perdebatan apakah Isra’ Mi’raj terjadi dengan jasad dan ruh atau hanya ruh semata
bukanlah hal yang pokok. Yang terpenting adalah mengimani peristiwa tersebut sebagai**
mu’jizat** dan mengambil hikmahnya. Peristiwa ini menunjukkan **keagungan dan kedudukan
sentral salat** dalam Islam. Selain itu, Isra’ Mi’raj terjadi di tahun kesedihan(_‘
am al-huzn_), setelah wafatnya istri Nabi, Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib. Ini
mengajarkan tentang ketabahan dan bahwa pertolongan Allah (dalam bentuk mu’jizat
dan penguatan syariat) sering datang justru di puncak kesulitan.

Kajian ditutup dengan penekanan agar umat Islam memfokuskan diri pada **pelaksanaan
salat lima waktu dengan khusyuk dan disiplin** sebagai wujud konkret memaknai Isra’
Mi’raj, serta meneladani ketabahan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam menghadapi
ujian hidup.

## Comments

### By: PUJI NIRMO

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/comment-page-1/#comment-1538
- Published: 2026-01-08T17:55:21+07:00

Semoga bs menjadi bahan renungan dan pijakan bagi seluruh warga Muhammadiyah di 
kota Cirebon tentang pentingnya makna sholat dlm kehidupan sehari-hari

### By: AYI AZHARI

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/comment-page-1/#comment-1421
- Published: 2026-01-08T07:22:19+07:00

BISMILLAH
 Seperti setelah kejadian Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW, Sahabat Abu Bakar
meyakini akan peristiwa yang dialami Rasulullah bahkan lebih dari peristiwa tersebut
pun Abu Bakar meyakininya. Maka Beliau mendapat gelar Abu Bakar As Sidiq.

Sampai sekarang pun peristiwa Isro Miroj selalu menjadi pertanyaan apakah Ruh dan
Badan atau hanya ruh nya saja. Namun kalau pendekatannya hanya ilmu saja akal pasti
tidak akan menerima, seperti benda yang kecepatannya sama atau lebih dari kecapatan
caya akan hancur. Namun agama tidak hanya akal tapi keyakinan dan Iman tidak semuanya
menggunakan akal kita. Pendekatan Iman dan keyakinan bagi Allah mudah saja bila 
berkehendak.

### By: AYI AZHARI

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/comment-page-1/#comment-1419
- Published: 2026-01-08T05:55:21+07:00

Alhamdulillah
 Pengajian reboan di masjud santun semakin banyak jamaahnya. Ustad
terkait kisah-kisah yang ditemui sepanjang perjalan Isro Miraj perlu nanti disampaikan
atau oleh ustad yang lain (tentunya kisah yang benar). Mks…

### By: Erli

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/comment-page-1/#comment-1414
- Published: 2026-01-07T20:34:29+07:00

Terimakasih ustadz dan kontributor yg telah membagi materi Kajian Reboannya.
 Kiranya
ada waktu mungkin bisa diterangkan lebih ushul fiqih dari 4 bulan haramnya. Afwan

### By: Yandi Heryandi

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/kajian-reboan-masjid-santun-bahas-hikmah-isra-miraj-dan-perspektif-tarjih-terkait-bulan-rajab/comment-page-1/#comment-1412
- Published: 2026-01-07T20:12:58+07:00

Amalan yang pertama kali akan dihisab adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka
akan baiklah seluruh amalan lainnya dan sebaliknya. Mari kita perbaiki shalat kita
