# Khutbah Jumat di Masjid Santun Ajak Jamaah Syukuri Nikmat dan Petik Hikmah dari Bencana

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/
- Published: 2026-01-02T13:05:11+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 2 Januari 2026** – [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) kembali
melaksanakan salat Jumat yang penuh khidmat pada Jumat (2/1/2026). Khutbah disampaikan
oleh Prof. Dr. Achmad Kholiq, M.Ag. dengan tema yang relevan mengenai refleksi atas
berbagai [bencana](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
yang terjadi.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon,
Drs. Puji Nirmo, beserta sejumlah pimpinan lainnya. Dalam pengantarnya, khatib mengajak
jamaah untuk senantiasa bersyukur masih diberi kesempatan memenuhi panggilan suci
Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk melaksanakan salat Jumat. “Rasa syukur adalah cara
yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semoga kehadiran kita menjadi catatan
amal yang penting,” ujarnya.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/01/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-
bencana.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

**Iman, Takwa, dan Refleksi atas Bencana**
Prof. Kholiq mengawali khutbah dengan
ajakan untuk terus meningkatkan iman dan takwa serta tidak jemu berbuat kebaikan.
Beliau mengajak jamaah merenungkan pelajaran dari berbagai bencana yang melanda 
negeri. “Bencana bukan sekadar fenomena alam biasa. Ada kausalitas, ada sebab-akibat,
dan di sisi lain ia juga merupakan bagian dari ketetapan Allah,” jelasnya.

Beliau menjelaskan bahwa banyak bencana yang pemicunya adalah ulah manusia sendiri.
Dengan merujuk pada sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, beliau memaparkan
tiga karakter manusia yang dapat mendatangkan kerusakan:

 1. **As-Sukūn as-Ṣadīd – Kikir Berlebihan dan Individualis:** Sifat pelit yang ekstrem,
    tidak punya kepedulian, dan enggan berbagi dapat menghilangkan solidaritas [sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
    dan memicu bencana.
 2. **Al-Ijāb bin-Nafs – Sombong dan Membanggakan Diri:** Kesombongan adalah akar kehancuran.
    Beliau mengingatkan kisah iblis yang enggan sujud pada Adam, Fir’aun yang mengaku
    tuhan, dan Qarun yang dihancurkan karena kesombongannya. “Kaum ‘Ad dan Samud pun
    diluluhlantakan karena kesombongan mereka,” tegasnya.
 3. **Hawā al-Mutāba’ah – Mengikuti Hawa Nafsu dan Hedonisme:** Keserakahan dan gaya
    hidup yang hanya mengejar kesenangan duniawi akan membawa kehancuran.

“_Bima kasabat aidināsa_ – apa yang ditimpakan bencana itu disebabkan oleh perbuatan
tangan manusia sendiri,” ungkap Prof. Kholiq, menguatkan penjelasannya.

**Bencana sebagai Ujian dan Teguran**
Di sisi lain, bencana juga bisa datang kepada
orang-orang baik sebagai **ujian**, sebagaimana yang dialami Nabi Ayyub AS. Bisa
juga menjadi **teguran** bagi orang yang lalai agar kembali ke jalan yang benar.
Beliau mengutip firman Allah dalam Q.S. Ibrahim ayat 7:

> **لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ**
> **“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu,
> tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”**

“Jika kita bersyukur, alam akan memberkahi kita. Sebaliknya, jika ingkar, bencana
besar bisa datang. Menjaga [lingkungan](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
bukan pilihan, melainkan kewajiban,” serunya.

Beliau menutup khutbah dengan mengingatkan bahwa ujian adalah bagian dari perjalanan
menuju surga. “_La yadkhulu ahadukum al-jannata hattā yuftanū_ – Tidak seorang pun
di antara kalian akan masuk surga sebelum diuji,” pesannya, merujuk pada sabda Nabi.
Ujian itu bisa berupa sakit, kesulitan ekonomi, atau masalah rumah tangga. “Bila
kita sabar, insya Allah kita termasuk orang-orang yang dijanjikan surga.”

Khutbah ditutup dengan doa agar bangsa Indonesia dilindungi dari segala bencana,
dijauhkan dari sifat-sifat yang merusak, dan diberikan kekuatan untuk senantiasa
bersyukur serta berbuat kebajikan.

## Comments

### By: Putri

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1319
- Published: 2026-01-02T15:24:27+07:00

Terimakasih

### By: PUJI NIRMO

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1318
- Published: 2026-01-02T15:10:57+07:00

Semoga kita semua bs memetik pelajaran yg sangat berharga dari setiap perbuatan 
manusia dari sejak dahulu hingga skr

### By: Arofah Firdaus

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1316
- Published: 2026-01-02T14:43:59+07:00

Pesan utamanya jelas: bencana adalah cermin sosial dan ujian iman; menjaga lingkungan
adalah ibadah. Seruan untuk bertobat, bersyukur, dan peduli sesama menjadi solusi
yang tepat di tengah berbagai musibah.

### By: Erli

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1315
- Published: 2026-01-02T14:43:39+07:00

Smg kami dijauhkan dari 3 sifat itu.
 Terimakasih ustadz kholiq dan kontributor 
webbmu ciko.

### By: Arofah Firdaus

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1314
- Published: 2026-01-02T14:34:21+07:00

Poin tentang “menjaga lingkungan adalah kewajiban, bukan pilihan” patut digarisbawahi.
Ini adalah seruan yang sangat kontekstual di tengah krisis ekologis dan iklim saat
ini. Semoga pesan ini tidak berhenti di masjid, tetapi menjadi penggerak aksi nyata
di tengah masyarakat.

### By: Yandi Heryandi

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ajak-jamaah-syukuri-nikmat-dan-petik-hikmah-dari-bencana/comment-page-1/#comment-1313
- Published: 2026-01-02T14:16:30+07:00

Manusia hidup hanya 3 hari: Hari kemarin yang sudah berlalu,hari esok yang akan 
datang,dan hari ini untuk digunakan sebaik-baiknya dengan memantapkan iman dan mengistiqamahkan
amal shaleh
