# Khutbah Jum’at di Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-muhammadiyah-kota-cirebon/
- Published: 2025-09-25T10:01:34+07:00
- Author: Arofah Firdaus

MUSIBAH SEBAGAI UJIAN, TEGURAN, DAN PERINGATAN : JALAN KEMBALI MENUJU TAQWA

CIREBON, 19 September 2025 | Masjid
Santun Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
kembali menggelar Salat Jum’at, dengan khidmat. Bertindak sebagai imam dan khatib,
Ustadz Didin Ahidin, Apt., M.Farm., menyampaikan khutbah bertema pentingnya bersyukur
dan menyikapi musibah dengan kacamata iman dan taqwa.

Dalam khutbahnya, Ustadz Didin mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meningkatkan ketakwaan secara sungguh-sungguh dengan
melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Beliau menyinggung berbagai musibah yang akhir-akhir ini terjadi, seperti gempa 
bumi, gunung meletus, banjir bandang di Bali, serta berbagai kecelakaan yang menelan
korban jiwa dan harta benda. Dalam pandangan umum, musibah sering dianggap sebagai
fenomena alam semata atau akibat kelalaian manusia (human error). Namun, dari perspektif
agama, tidak ada satu pun musibah yang terjadi tanpa izin Allah, sebagaimana disebutkan
dalam Surat At-Taghabun ayat 11, “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang
kecuali dengan izin Allah.”

Ustadz Didin juga mengingatkan bahwa musibah bisa menjadi ujian keimanan, sebagaimana
ditegaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 155, bahwa Allah pasti menguji manusia dengan
sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan.

![](https://i0.wp.com/tajdid2.wordpress.com/wp-content/uploads/2025/09/img202509191155452238437420725493091.
jpg?ssl=1)

Suasana Khutbah Jum’at di [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah Kota Cirebon

Di sisi lain, musibah juga bisa menjadi bentuk teguran atas dosa-dosa manusia. Beliau
mengutip Surat Asy-Syura ayat 30, yang menyatakan bahwa apa saja musibah yang menimpa
adalah akibat dari perbuatan manusia. Termasuk di antaranya adalah kerusakan [lingkungan](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
akibat tambang-tambang yang merusak ekosistem, sebagaimana disebut dalam Surat Ar-
Rum ayat 41 : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan
tangan manusia.”

Mengakhiri khutbahnya, Ustadz Didin menegaskan bahwa semua [bencana](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
ini harus disikapi sebagai peringatan dari Allah agar kita kembali ke jalan-Nya,
menegakkan ketakwaan dan memperbaiki akhlak. Beliau mengutip Surat Al-A’raf ayat
96 : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.”

Khutbah yang disampaikan dengan argumentasi ayat-ayat Al-Qur’an tersebut mendapat
perhatian penuh dari para jamaah, sebagai pengingat penting untuk introspeksi diri
dan memperkuat keimanan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. (01-AF)

## Comments

### By: Kiki azkiya

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-muhammadiyah-kota-cirebon/comment-page-1/#comment-116
- Published: 2025-10-19T08:24:19+07:00

Makna tauhid yg ada dalam surat alfatihah
