# Khutbah Jumat di Masjid Santun: Ustadz Sukardi Paparkan Hakikat Ramadhan sebagai Madrasah Ihsan

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-drs-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-madrasah-ihsan/
- Published: 2026-02-27T12:40:41+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 27 Februari 2026** – [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) menjadi
pusat pencerahan [spiritual](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
pada pelaksanaan Salat Jumat, 27 Februari 2026. Bertindak sebagai Imam sekaligus
Khatib, **Ustadz Drs. Sukardi, M.E.Sy.** , menyampaikan khutbah yang mendalam dengan
tema **“Ramadhan sebagai Madrasah Ihsan”** .

Turut hadir dalam kesempatan tersebut **Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota 
Cirebon, Drs. Puji Nirmo**, beserta jajaran pimpinan lainnya. Jamaah yang memadati
masjid tampak khusyuk menyimak tausiyah yang mengupas tentang hakikat Ramadhan sebagai
bulan latihan dan [pendidikan](https://muhammadiyahciko.or.id/menata-ulang-kompas-pendidikan-nasional-telaah-kritis-atas-rencana-penghapusan-kenaikan-kelas-otomatis-pada-2027/)
jiwa.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan-5.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

---

## Hari Kesepuluh: Sudah Terbiasa dengan Irama Ramadhan

Ustadz Sukardi mengawali khutbah dengan mengingatkan bahwa kita telah memasuki hari
kesepuluh bulan Ramadhan. Artinya, secara fisik dan spiritual, kita sudah mulai 
terbiasa dengan irama Ramadhan.

“Kita sudah sepuluh hari menjalani puasa. Artinya, kita sudah dibimbing, dilatih,
dan dididik oleh madrasah Ramadhan. Tubuh kita sudah mulai terbiasa dengan pola 
makan dan istirahat yang berbeda. Jiwa kita mulai terlatih untuk menahan diri dari
hawa nafsu. Ini adalah tahap awal menuju pembentukan karakter ihsan,” papar Ustadz
Sukardi.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan-4.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

---

## Keistimewaan Puasa: Langsung Diawasi Allah

Memasuki inti khutbah, Ustadz Sukardi mengutip hadits qudsi yang sangat terkenal
tentang keistimewaan ibadah puasa:

**كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ
ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي
بِهِ**

_“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan dibalas sepuluh
hingga tujuh ratus kali lipat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena
sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.'”_ (HR. Muslim)

“Hadits ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa. Allah sendiri yang akan
mengawasi dan membalasnya. Ini adalah motivasi terbesar bagi kita untuk menjaga 
kualitas puasa kita,” jelas Ustadz Sukardi.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan-3.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

---

## Ramadhan: Madrasah Ihsan

Ustadz Sukardi menjelaskan bahwa selama satu bulan penuh, umat [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
dididik untuk berlaku **ihsan**, yaitu beribadah seolah-olah melihat Allah, atau
setidaknya merasa diawasi oleh-Nya.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

**الْإِحْسَانُ أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ
فَإِنَّهُ يَرَاكَ**

_“Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, maka jika 
engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”_ (HR. Bukhari & Muslim)

“Salah satu tujuan utama puasa adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa.
Takwa adalah implementasi dari ihsan dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan adalah
madrasah (sekolah) yang dirancang khusus untuk membentuk karakter takwa ini,” tegas
Ustadz Sukardi.

Beliau mengutip firman Allah:

**يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى
الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ**

_“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”_ (QS. Al-Baqarah: 183)

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan-2.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

---

## Ramadhan: Persiapan untuk Sebelas Bulan ke Depan

Ustadz Sukardi menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah selama satu 
bulan, tetapi lebih dari itu, ia adalah persiapan jangka panjang untuk sebelas bulan
ke depan.

“Ramadhan adalah training center. Ia dibentuk untuk mempersiapkan kita menjalani
sebelas bulan berikutnya dengan lebih baik. Jika setelah Ramadhan kita kembali kepada
kebiasaan buruk, maka kita gagal dalam pelatihan ini. Tapi jika kita mampu mempertahankan
kualitas ibadah dan akhlak, maka Ramadhan benar-benar telah membentuk karakter kita,”
paparnya.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

**مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ**

_“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka
diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”_ (HR. Bukhari & Muslim)

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan-1.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

---

## Mengingat Perjanjian Primordial dengan Allah

Ustadz Sukardi mengajak jamaah untuk merenungkan substansi pelatihan Ramadhan, yaitu
mengingat kembali perjanjian primordial kita dengan Allah.

“Dalam surat Al-A’raf ayat 172, Allah bertanya kepada ruh-ruh kita sebelum dilahirkan
ke dunia: ‘Alastu birabbikum’ (Bukankah Aku Tuhanmu?). Kita menjawab: ‘Syahidna’(
Kami bersaksi). Ramadhan mengingatkan kita kembali pada kesaksian itu. Bahwa kita
adalah hamba Allah, yang hanya beribadah kepada-Nya,” jelas Ustadz Sukardi.

**وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ
عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا**

_“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu
Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap ruh mereka (seraya 
berfirman), ‘Bukankah Aku Tuhanmu?’ Mereka menjawab, ‘Betul (Engkau Tuhan kami),
kami bersaksi.'”_ (QS. Al-A’raf: 172)

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/muhciko-
khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-
madrasah-ihsan.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

---

## Memberikan Nasehat kepada Anak tentang Fungsi Ramadhan

Aspek lain yang menjadi perhatian orang-orang beriman, menurut Ustadz Sukardi, adalah
memberikan nasehat kepada anak-anak tentang fungsi Ramadhan.

“Kita harus mengajarkan kepada anak-anak kita bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan
lapar dan dahaga. Lebih dari itu, Ramadhan adalah bulan pendidikan karakter, bulan
melatih kejujuran, bulan menumbuhkan empati, dan bulan mendekatkan diri kepada Allah.
Anak-anak perlu memahami fungsi Ramadhan, bukan hanya sekadar ikut-ikutan puasa,”
pesan Ustadz Sukardi.

---

## Dua Kegembiraan Orang yang Berpuasa

Memasuki penghujung khutbah, Ustadz Sukardi mengingatkan tentang dua kegembiraan
yang dijanjikan bagi orang yang berpuasa, sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu
Alaihi Wasallam:

**لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ**

_“Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan: kegembiraan ketika ia berbuka puasa,
dan kegembiraan ketika ia bertemu dengan Tuhannya.”_ (HR. Bukhari & Muslim)

“Kegembiraan pertama adalah saat berbuka puasa di waktu Maghrib. Ini adalah kegembiraan
duniawi yang wajar. Namun kegembiraan yang jauh lebih besar adalah ketika kelak 
kita bertemu dengan Allah di akhirat, dan Allah memberikan balasan atas puasa kita.
Itulah kelebihan orang yang bersaum Ramadhan,” jelas Ustadz Sukardi.

---

## Ramadhan: Bulan Al-Qur’an

Ustadz Sukardi menutup khutbah dengan mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya
Al-Qur’an.

**شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ
مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ**

_“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk
bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara
yang hak dan yang batil).”_ (QS. Al-Baqarah: 185)

“Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Maka perbanyaklah membaca, mempelajari, dan mengamalkan
Al-Qur’an. Jadikan ia sebagai petunjuk dalam hidup kita. Semoga kita termasuk orang-
orang yang mencintai Al-Qur’an dan dicintai Allah. Aamiin,” pungkasnya.

---

## Penutup: Memanfaatkan Sisa Ramadhan dengan Optimal

Menutup khutbah, Ustadz Sukardi mengajak jamaah untuk memanfaatkan sisa Ramadhan
dengan sebaik-baiknya.

“Masih ada dua pertiga Ramadhan di depan kita. Jangan sia-siakan. Tingkatkan ibadah,
perbaiki kualitas puasa, perbanyak sedekah, dan perbanyak membaca Al-Qur’an. Semoga
Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
Aamiin,” pungkasnya.

Salat Jumat berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Jamaah yang hadir tampak merenung
dan mendapatkan pencerahan tentang hakikat Ramadhan sebagai madrasah ihsan yang 
mempersiapkan mereka untuk sebelas bulan ke depan.

## Comments

### By: Uung Qurochtul'ain

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-drs-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-madrasah-ihsan/comment-page-1/#comment-2306
- Published: 2026-03-01T06:53:01+07:00

Aamiin… Allohumma Aamiin

### By: Yandi Heryandi

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/khutbah-jumat-di-masjid-santun-ustadz-drs-sukardi-paparkan-hakikat-ramadhan-sebagai-madrasah-ihsan/comment-page-1/#comment-2301
- Published: 2026-02-28T03:39:28+07:00

Alhamdulillah
