# PDA Kota Cirebon Ikuti Pelatihan Konten Tabligh Digital PWA Jawa Barat: Bekal Dakwah Wasathiyah di Era Digital

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/pda-kota-cirebon-ikuti-pelatihan-konten-tabligh-digital-pwa-jawa-barat-bekal-dakwah-wasathiyah-di-era-digital/
- Published: 2026-02-18T06:55:49+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 18 Februari 2026** – Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Wilayah
Aisyiyah (PWA) Jawa Barat sukses menyelenggarakan **Pelatihan Konten Tabligh Digital**
bagi anggota Aisyiyah se-Jawa Barat pada tanggal 14 hingga 17 Februari 2026. Pelatihan
yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom dari pukul 08.00 hingga 15.00
WIB ini diikuti oleh 42 peserta dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) di seluruh Provinsi
Jawa Barat.

PDA [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-penulisan-menurut-jenis-tulisan/)
turut berpartisipasi dengan mengutus tiga orang anggota terbaiknya, yakni **Eva 
Fauziah, Erli Ifidah, dan Nurul Alliya**. Selama empat hari, ketiganya mengikuti
rangkaian pelatihan dengan penuh antusiasme dan intensitas tinggi, meskipun harus
berjibaku dengan berbagai tantangan teknis.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/img-20260218-
wa0002969879985668493527.jpg?resize=1024%2C576&ssl=1)

---

## Dakwah Digital: Medan Baru yang Luas dan Berpengaruh

Pelatihan dibuka secara resmi oleh **Ketua MTK Jawa Barat, Kokom Komariah**. Dalam
sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran Aisyiyah dalam memanfaatkan ruang
digital sebagai medan [dakwah](https://muhammadiyahciko.or.id/prof-dadang-kahmad-tekankan-jurnalistik-sebagai-dakwah-berkemajuan-di-akademi-jurnalistik-muhammadiyah-4-malang/)
yang strategis.

“Pelatihan ini bertujuan membekali para peserta agar dapat berkontribusi dalam membangun
dakwah moderat, mencerahkan, dan berkeadaban di ruang digital. Ruang digital menjadi
medan dakwah yang luas, cepat, dan berpengaruh. Namun, di saat yang sama, ruang 
ini juga rawan terhadap narasi [keagamaan](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
yang keras, parsial, dan tidak berimbang,” ujar Kokom Komariah.

Beliau mengingatkan bahwa dakwah digital harus berlandaskan nilai-nilai **Islam 
wasathiyah** (moderat) agar pesan keislaman tetap _rahmatan lil ‘alamin_, mencerdaskan,
dan mempersatukan umat. Hal ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

**وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ
وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا**

_“Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/))
sebagai umat pertengahan (wasathiyah) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia
dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.”_ (QS. Al-Baqarah:
143)

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga bersabda tentang pentingnya menyampaikan
dakwah dengan cara yang baik:

**بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً**

_“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.”_ (HR. Bukhari)

---

## Materi Padat dan Menantang: Dari ChatGPT hingga Canva

Selama empat hari pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai materi dan praktik
langsung pembuatan [konten](https://muhammadiyahciko.or.id/licence/) digital untuk
berbagai platform [media sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/),
termasuk **Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, dan WhatsApp**. Tujuan utamanya
adalah memanfaatkan platform-platform tersebut sebagai sarana dakwah yang efektif.

Beberapa materi kunci yang disampaikan dalam pelatihan antara lain:

 * Nilai-nilai Islam Wasathiyah sebagai Konten Dakwah Digital
 * [Etika](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/)
   dan Adab Berdakwah di [Media](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
   [Sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
 * Pengenalan Dasar Penggunaan Gawai dan Istilah-istilah Media Digital
 * Jenis Konten dan Media Sosial
 * Mencari Ide Konten dan Kata Kunci
 * Menguasai Tabligh Digital dan Manajemen Konten
 * Aplikasi Canva dan Penggunaannya untuk Mengedit Konten
 * Cara mengunggah video/teks dakwah ke dalam YouTube dan TikTok
 * Cara mengunggah video/teks dakwah ke aplikasi META (WhatsApp, Instagram, Facebook)

Para peserta juga dilatih menggunakan **aplikasi ChatGPT secara bijak** untuk membantu
menyusun materi dakwah, serta memanfaatkan **Canva** sebagai alat bantu membuat 
poster, flyer, dan video dakwah yang menarik. Bahkan, aplikasi Zoom pun dapat dimanfaatkan
untuk membuat podcast dakwah.

---

## Antusiasme di Tengah Keterbatasan

Materi yang padat, menarik, dan menantang membuat para peserta sangat antusias mengikuti
pelatihan hingga akhir. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar peserta
adalah **ibu-ibu yang tidak akrab dengan media-media digital tersebut** . Mereka
harus pontang-panting dan tertatih-tatih ketika menyelesaikan tugas, terutama saat
berhadapan dengan aplikasi Canva yang memiliki beragam fitur, atau saat harus membuat
konten untuk Instagram, TikTok, dan YouTube.

Salah satu peserta dari PDA Kota Cirebon, **Eva Fauziah** , mengungkapkan pengalamannya.“
Kami benar-benar merasakan tantangan yang luar biasa. Aplikasi Canva dengan segala
fiturnya, cara mengedit video, hingga mengunggah ke berbagai platform—semuanya baru
bagi kami. Tapi alhamdulillah, dengan semangat dan bimbingan dari pemateri, kami
bisa sampai selesai,” ujarnya.

---

## Kendala Jaringan dan Harapan Pelatihan Kombinasi

Kendala terbesar yang dihadapi selama pelatihan adalah **jaringan internet yang 
tidak stabil**. Beberapa peserta bahkan pemateri tiba-tiba terlempar dari ruang 
Zoom di tengah sesi penting. Pada saat praktik, beberapa peserta kebingungan dan
tertinggal karena tidak terbiasa menggunakan aplikasi, sementara bimbingan dari 
pemateri sangat terbatas karena tidak bisa langsung melihat perangkat yang digunakan
peserta.

Para peserta pelatihan berharap pada pelatihan berikutnya dilakukan **kombinasi 
secara daring dan luring** sehingga dapat meminimalisasi kendala tersebut. Dengan
pertemuan langsung, pemateri dapat memberikan bimbingan yang lebih intensif dan 
personal.

---

## Manfaat Besar untuk Dakwah Aisyiyah

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, para peserta sepakat bahwa pelatihan ini**
sangat bermanfaat** . Mereka mendapatkan wawasan baru tentang dakwah digital dan
keterampilan menggunakan perangkat media sosial yang sebelumnya asing bagi mereka.

“Kami berharap ilmu yang kami dapatkan ini dapat berdampak positif bagi perkembangan
dakwah Aisyiyah, khususnya di Kota Cirebon. Dengan konten digital yang menarik dan
bernuansa Islam wasathiyah, kami ingin menyebarkan pesan-pesan kebaikan yang mencerahkan
dan mempersatukan umat,” pungkas Eva Fauziah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang pentingnya berdakwah dengan hikmah dan
cara yang baik:

**ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم
بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ**

_“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik,
dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang terbaik.”_ (QS. An-Nahl: 125)

Dengan bekal pelatihan ini, para mubalighat Aisyiyah Kota Cirebon siap berkontribusi
dalam mewujudkan dakwah digital yang mencerahkan, moderat, dan berkeadaban di era
digital. (Eva Fauziah)
