# Pelaksanaan Sholat Khusuf di Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/pelaksanaan-sholat-khusuf-di-masjid-santun-muhammadiyah-kota-cirebon/
- Published: 2025-09-25T10:01:19+07:00
- Author: Arofah Firdaus

CIREBON, 8 September 2025 — Dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, warga 
Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) melaksanakan
Sholat Khusuf (Gerhana Bulan Total) di [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah, Jl. Pilang Raya No. 09, pada Senin dini hari (08/09/2025) mulai pukul
00.15 WIB. Kegiatan ibadah ini dilaksanakan sesuai dengan Maklumat Majelis [Tarjih](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-penulisan-menurut-jenis-tulisan/)
dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang menyerukan kepada seluruh warga untuk
melaksanakan sholat gerhana disertai doa, zikir, dan memperbanyak sedekah.

Kegiatan dimulai dengan pengumandangan takbir, dilanjutkan dengan salat khusuf pada
pukul 01.00 WIB yang dipimpin oleh Ust. Sunarya, S.Pd.I., M.M. sebagai imam sekaligus
khatib. Dalam khutbahnya, beliau mengangkat tema “Gerhana dan Mitos”, serta menjelaskan
bahwa fenomena gerhana merupakan tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bukan
pertanda buruk sebagaimana diyakini dalam berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.

![](https://i0.wp.com/tajdid2.wordpress.com/wp-content/uploads/2025/09/img202509080046301020162596415391858.
jpg?ssl=1)

Jamaah sholat khusuf di masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon

“Gerhana adalah momen untuk merenung dan meningkatkan keimanan, bukan untuk ditakuti
dengan keyakinan yang tidak berdasar. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sendiri
menganjurkan kita memperbanyak doa dan ibadah saat terjadi gerhana. Bahkan, sebesar
apa pun jabatan manusia di muka bumi ini, tetap Allah yang akan mengendalikannya.
Maka, hendaknya manusia tidak boleh sombong. Untuk itu, hadirkanlah rasa takut yang
mendalam terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala.,” tutur Ustaz Sunarya dalam khutbahnya.

Nampak hadir dalam pelaksanaan sholat khusuf tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah(
PDM) Kota Cirebon, Drs. Puji Nirmo, beserta jajaran Pimpinan dan Ortom lainnya, 
menambah semangat jamaah dalam mengikuti ibadah sunah ini. Kegiatan ini juga menjadi
[media](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) [edukasi](https://muhammadiyahciko.or.id/kolaborasi-muhammadiyah-dan-p4mi-cirebon-sosialisasi-perlindungan-pekerja-migran-dan-pencegahan-tppo-di-desa-muara/)
[spiritual](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
yang menguatkan pemahaman jamaah terhadap ajaran [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
yang rasional dan ilmiah. Hendaknya momen gerhana sebagai sarana introspeksi, memperkuat
iman, serta menjauhkan diri dari keyakinan tahayul yang tidak berdasar.

Kegiatan ditutup dengan doa, jamaah meninggalkan kesan mendalam akan keagungan ciptaan
Allah dan pentingnya kembali pada tuntunan agama dalam menyikapi fenomena alam. (
01-AF)
