# Pengajian Ahad Pagi PCM Kesambi: Menguatkan Etika Bisnis Sesuai Himpunan Putusan Tarjih

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-ahad-pagi-pcm-kesambi-menguatkan-etika-bisnis-sesuai-himpunan-putusan-tarjih/
- Published: 2026-02-08T08:25:10+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, Ahad 8 Februari 2026** – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kesambi, 
[Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/), kembali menyelenggarakan
pengajian rutin Ahad pagi yang dimulai dari pukul 07.00 s.d. 08.30. Kegiatan yang
berlangsung dengan khidmat ini mengangkat tema **“Etika Bisnis Menurut Muhammadiyah
dalam Himpunan Putusan Tarjih”** dengan pemateri **Ustadz Upang Ibrahim**.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/img-20260208-
wa00079177962468991416130.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Pengajian tersebut dihadiri oleh Ketua [PCM Kesambi](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-ahad-pagi-pcm-kesambi-ustadz-agus-wahid-ulas-tafsir-al-asr-ingatkan-pentingnya-manajemen-waktu/)**
H. Digyono** bersama jamaah Muhammadiyah, Aisyiyah dan masyarakat sekitar yang antusias
mengikuti kajian hingga selesai.

Dalam pemaparannya, Ustadz Upang Ibrahim menegaskan bahwa bisnis dalam pandangan
[Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga bagian dari ibadah. Karena itu, 
setiap pelaku usaha dituntut menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, 
tanggung jawab, serta menjauhi praktik yang merugikan orang lain.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/img-20260208-
wa00089028652258027795390.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Beliau menjelaskan bahwa dalam **Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah**, [etika](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/)
bisnis harus berlandaskan prinsip halal, thayyib, tidak mengandung riba, gharar (
ketidakjelasan), maupun penipuan. Bisnis yang dijalankan secara jujur dan amanah
akan membawa keberkahan, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat luas.

Sebagai landasan Al-Qur’an, beliau membacakan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

**يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ
إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ**

**Artinya:**
**“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta
sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perdagangan yang berlaku 
atas dasar suka sama suka di antara kamu.”**_(QS. An-Nisā’: 29)_

Ayat tersebut menegaskan bahwa transaksi bisnis harus dilakukan secara jujur, adil,
dan atas dasar kerelaan kedua belah pihak.

Selain itu, beliau juga mengutip hadis Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam tentang
pentingnya kejujuran dalam berdagang:

**التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ**

**Artinya:**
**“Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang
yang benar, dan para syuhada.”**_(HR. Tirmidzi)_

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/02/img-20260208-
wa00095578626449653342555.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Menurut Ustadz Upang, hadis ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan seorang pedagang
yang menjunjung tinggi kejujuran dan amanah. Ia mengingatkan jamaah agar menjadikan
bisnis sebagai sarana [dakwah](https://muhammadiyahciko.or.id/prof-dadang-kahmad-tekankan-jurnalistik-sebagai-dakwah-berkemajuan-di-akademi-jurnalistik-muhammadiyah-4-malang/)
dan pengabdian kepada Allah, bukan semata-mata mengejar keuntungan.

Ketua PCM Kesambi, H. Digyono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi 
atas terselenggaranya pengajian rutin ini. Ia berharap kajian-kajian tematik seperti
etika bisnis dapat memberikan pencerahan dan membentuk karakter warga Muhammadiyah
yang berakhlak mulia, termasuk dalam aktivitas ekonomi.

Pengajian Ahad pagi ini ditutup dengan doa, dengan harapan nilai-nilai etika bisnis
Islami dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga usaha yang dijalankan
membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi umat.
