# Pengajian Malam Sabtu di Masjid Al-Furqon Tengahtani, Ustadz Novan Paparkan Peran Masjid dalam Membangun Peradaban Bangsa

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-malam-sabtu-di-masjid-al-furqon-tengahtani-ustadz-novan-paparkan-peran-masjid-dalam-membangun-peradaban-bangsa/
- Published: 2026-10-30T20:06:18+07:00
- Author: Redaksi-AF

MASJID Al-Furqon, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tengahtani, Kabupaten Cirebon,
menggelar pengajian rutin malam Sabtu pada Jumat malam ini (30/10). Bertindak selaku
penceramah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon, **Ustadz
Novan Hardiyanto, M.M.**, menyampaikan materi bertema **“Membangun Peradaban Bangsa”**
di hadapan jamaah yang hadir dengan penuh antusias.

Dalam paparannya, Ustadz Novan menegaskan bahwa pusat peradaban pada zaman Nabi 
Muhammad ﷺ adalah masjid. Masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan jantung 
kehidupan umat—tempat pendidikan, musyawarah, hingga pengambilan keputusan strategis.
Hal ini, menurutnya, sejalan dengan firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 18:

> **إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
> وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ**
> _Innamā
> ya’muru masājida Allāhi man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wa aqāmaṣ-ṣalāta wa
> ātaz-zakāta wa lam yakhsya illā Allāh_“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid
> Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan
> salat, menunaikan zakat, serta tidak takut kepada siapa pun selain Allah.” (QS.
> At-Taubah: 18)

Khatib menjelaskan bahwa ayat ini menjadi landasan teologis bahwa kemakmuran masjid
lahir dari iman yang kokoh, ibadah yang konsisten, kepedulian sosial melalui zakat,
serta keberanian moral untuk tidak takut kepada selain Allah. “Jika masjid makmur,
maka peradaban akan tumbuh dari akar yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadz Novan mengutip hadis Nabi Muhammad ﷺ yang diriwayatkan oleh
Imam Ahmad:

> **إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ**
> _Innamā bu’itstu li-utammima
> makārimal akhlāq_“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”(
> HR. Ahmad)

Menurutnya, hadis ini menegaskan bahwa inti dari risalah kenabian adalah pembentukan
karakter mulia. “Peradaban bangsa tidak dibangun dengan infrastruktur semata, tetapi
dengan akhlak yang mulia. Masjid harus menjadi laboratorium akhlak, tempat umat 
ditempa menjadi pribadi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ketua PDM Kabupaten Cirebon itu juga mengajak jamaah untuk merefleksikan peran masjid
dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap Masjid Al-Furqon dan masjid-masjid lain
di bawah naungan Muhammadiyah terus meningkatkan fungsi pembinaan umat, baik melalui
kajian rutin, pendidikan anak, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pengajian rutin malam Sabtu ini berlangsung khidmat dan interaktif. Jamaah menyimak
dengan saksama, sesekali mengangguk dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan
penceramah. Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah. (*)

**Peliput : Saefudin **
