# Pengajian Malam Senin di Masjid Umar bin Khattab: Mengupas Daya Tarik Etika Bisnis Islam di Mata Dunia

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-malam-senin-di-masjid-umar-bin-khattab-mengupas-daya-tarik-etika-bisnis-islam-di-mata-dunia/
- Published: 2026-07-20T21:21:59+07:00
- Author: Arofah Firdaus

### **Cirebon, 20 Juli 2026** – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Umar bin Khattab pada pelaksanaan pengajian rutin malam Senin, 19 Juli 2026. Jamaah yang hadir tampak antusias menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Drs. Somantri Perbangkara, M.Pd. Mengangkat tema yang aktual dan mendunia, beliau memaparkan tentang “Ketertarikan Orang Non-Muslim terhadap Etika Bisnis dan Perdagangan dalam Islam”.

Ustadz Somantri mengawali ceramahnya dengan menyoroti fenomena global di mana prinsip-
prinsip ekonomi syariah semakin diminati tidak hanya oleh umat [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/),
tetapi juga oleh berbagai kalangan di negara-negara non-Muslim. Ia menjelaskan bahwa
ketertarikan ini didorong oleh nilai-nilai universal yang terkandung di dalamnya,
seperti kejujuran, keadilan, transparansi, dan tanggung jawab [sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
yang dinilai relevan untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Prinsip-prinsip ini bukanlah hal baru dalam ajaran Islam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala
telah memerintahkan umat manusia untuk berlaku adil dan jujur dalam setiap transaksi,”
tegas Ustadz Somantri mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

**وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ۚ ذَٰلِكَ
خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا**

> _“Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar dan timbanglah dengan neraca
> yang benar. Itulah yang lebih utama dan lebih baik akibatnya.”_ (QS. Al-Isra’ [
> 17]: 35)

Dalam ceramahnya, Ustadz Somantri memaparkan sejumlah negara dengan mayoritas penduduk
non-Muslim yang justru gencar mengembangkan ekonomi syariah, seperti Inggris sebagai
pusat keuangan syariah terbesar di dunia Barat, Singapura yang memperkuat posisinya
sebagai pusat keuangan Asia, hingga Jepang yang mulai mengembangkan pembiayaan syariah
dan penerbitan sukuk. Fenomena ini, menurutnya, membuktikan bahwa ekonomi berbasis
syariah memiliki daya tarik yang melampaui batas agama.

Menariknya, ketertarikan ini tidak hanya terjadi di tingkat praktis, tetapi juga
akademis. Banyak universitas terkemuka di Eropa, Amerika Utara, dan Asia yang kini
menawarkan [program](https://muhammadiyahciko.or.id/pentingnya-website-di-era-ai/)
studi tentang ekonomi dan keuangan Islam. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip
syariah dianggap sebagai salah satu alternatif model keuangan yang kompetitif di
pasar global.

Ustadz Somantri juga menyoroti bagaimana [etika](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/)
bisnis Islam memiliki titik temu yang kuat dengan konsep modern seperti _Environmental,
Social, and Governance_ (ESG) dan _Corporate Social Responsibility_ (CSR). Dalam
pandangan Islam, manusia adalah khalifah di bumi yang bertugas menjaga keseimbangan
dan tidak melakukan kerusakan. Beliau mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
0

**وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا
 ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ**

> _“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah (Allah) memperbaikinya,
> dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah
> sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”_ (QS. Al-A’raf [7]: 56)

Di akhir tausiyahnya, Ustadz Drs. Somantri Perbangkara, M.Pd., mengajak para jamaah
untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama
dalam bermuamalah. Beliau berharap, dengan memahami dan mempraktikkan etika bisnis
Islam, umat Islam dapat menjadi teladan dan berkontribusi positif bagi peradaban
dunia. Pengajian malam Senin ini ditutup dengan doa bersama, dipimpin langsung oleh
Ustadz Somantri, yang memohon keberkahan dan kemudahan bagi seluruh jamaah dalam
mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

**Peliput :** Tim [Media](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) Masjid
Umar bin Khattab Komplek UMMADA

**Editor : Arofah Firdaus **
