# Prof. Wahyu Srigutomo Bawa Perspektif Fisika dan Al-Qur’an dalam Pelatihan Reputasi Digital di Cirebon

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/prof-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-digital-di-cirebon/
- Published: 2026-08-02T10:41:47+07:00
- Author: Arofah Firdaus

Puncak acara Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi yang diselenggarakan
oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat berlangsung khidmat di Hotel
Lumina UMC, Cirebon, pada Ahad (2/8/2026). Kegiatan yang telah berjalan sejak Jumat(
31/7/2026) ini diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Barat
serta perwakilan organisasi otonom tingkat wilayah.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/08/muhciko-
prof.-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-
digital-di-cirebon-3.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah pemaparan bertajuk **“Integrasi Nilai
Dakwah dalam Reputasi Digital”** oleh **Prof. Wahyu Srigutomo, M.Si.** **P.hD.**
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, akademisi dan pakar geofisika.
Dalam penyampaiannya, ia mengupas konsep reputasi digital tidak hanya dari sisi 
manajemen [komunikasi](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/),
namun juga mengintegrasikannya dengan nilai-nilai Al-Qur’an serta analogi unik dari
ilmu Fisika.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/08/muhciko-
prof.-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-
digital-di-cirebon-2.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

### Landasan Qur’ani dan Analogi Fisika

Prof. Wahyu menekankan bahwa di era digital, kecepatan penyebaran [informasi](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
ibarat gelombang elektromagnetik—cepat dan sulit terbendung. Karenanya, beliau mengingatkan
pentingnya sikap tabayyun (klarifikasi) sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hujurat(
49): 6:

**يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا**

Artinya: _“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa
suatu berita, maka periksalah dengan teliti…”_

Ia juga menyoroti [etika](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/)
komunikasi publik yang bersumber dari QS. An-Nahl (16): 125:

**ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ**

Artinya: _“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang
baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…”_

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/08/muhciko-
prof.-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-
digital-di-cirebon-1.jpg?resize=1024%2C886&ssl=1)

Dalam perspektif Fisika, Prof. Wahyu mengibaratkan reputasi dengan konsep kestabilan
termodinamika. “Membangun reputasi yang baik butuh energi dan waktu yang besar, 
seperti menaikkan energi potensial. Namun, satu kelalaian bisa membuatnya runtuh
seketika akibat gaya gravitasi krisis,” jelasnya. Oleh karena itu, ia menekankan
pentingnya membangun _digital trust_ (kepercayaan digital) sebagai fondasi utama
organisasi.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/08/muhciko-
prof.-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-
digital-di-cirebon.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

### Empat Pilar DATA: Strategi Pasca-Pelatihan

Di akhir sesi, Prof. Wahyu memperkenalkan empat pilar strategis yang disingkat **
DATA** untuk menjadi [panduan](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
implementasi bagi para peserta di daerah masing-masing. Keempat pilar ini merupakan
turunan langsung dari pelatihan dan diharapkan mampu memperkuat manajemen reputasi
digital di [lingkungan](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
Muhammadiyah.

Berikut adalah rincian pilar DATA: Huruf Pilar Fokus Implementasi Target Utama

1. **Dakwah Digital** Produksi [konten](https://muhammadiyahciko.or.id/licence/)
siber, YouTube, dan podcast lokal. Syiar [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
[berkemajuan](https://muhammadiyahciko.or.id/prof-dadang-kahmad-tekankan-jurnalistik-sebagai-dakwah-berkemajuan-di-akademi-jurnalistik-muhammadiyah-4-malang/)
di ruang digital. Pilar ini menekankan bahwa [dakwah](https://muhammadiyahciko.or.id/prof-dadang-kahmad-tekankan-jurnalistik-sebagai-dakwah-berkemajuan-di-akademi-jurnalistik-muhammadiyah-4-malang/)
tidak lagi terbatas pada mimbar masjid, tetapi telah merambah ke seluruh lini kehidupan
digital. Dakwah Digital adalah upaya sistematis untuk mengisi ruang siber dengan
konten-konten yang mencerahkan, menyejukkan, dan mencerminkan nilai-nilai Islam 
yang _rahmatan lil ‘alamin_.

2. **Amal Usaha Modern **Integrasi e-learning sekolah dan Rekam Medis Elektronik
Akuntabilitas & efisiensi [layanan](https://muhammadiyahciko.or.id/tentang/) AUM.
Pilar ini menyentuh inti dari gerakan Muhammadiyah, yakni [amal usaha](https://muhammadiyahciko.or.id/prospek-web-muhammadiyah-kota-cirebon/)
di bidang [pendidikan](https://muhammadiyahciko.or.id/menata-ulang-kompas-pendidikan-nasional-telaah-kritis-atas-rencana-penghapusan-kenaikan-kelas-otomatis-pada-2027/)
dan [kesehatan](https://muhammadiyahciko.or.id/rs-muhammadiyah-ini-hadirkan-wisata-kesehatan-berkemajuan/).
Amal Usaha Modern berarti mentransformasi layanan-layanan tradisional menjadi berbasis
teknologi yang mutakhir, efektif, dan transparan.

3. **Tata Kelola **Rapat** **hibrida, persuratan elektronik, dan pelaporan keuangan
Administrasi organisasi yang lincah. Tata Kelola yang baik adalah fondasi kepercayaan.
Pilar ini berfokus pada perbaikan sistem administrasi internal agar organisasi menjadi
lebih gesit, responsif, dan tidak terbebani oleh birokrasi yang berbelit-belit.

4. **Anggota & Aset **Migrasi ke platform SatuMu, e-KTAM, dan pemetaan sengketa 
Validasi data riil berbasis geospasial. Pilar ini adalah pilar yang paling fundamental
karena menyangkut sumber daya utama organisasi, yaitu Anggota dan Aset. Tanpa data
yang valid dan akurat, seluruh [kebijakan](https://muhammadiyahciko.or.id/menata-ulang-kompas-pendidikan-nasional-telaah-kritis-atas-rencana-penghapusan-kenaikan-kelas-otomatis-pada-2027/)
dan [program](https://muhammadiyahciko.or.id/pentingnya-website-di-era-ai/) akan
berjalan di atas tebakan (_trial and error_) yang berisiko tinggi.

**Migrasi ke Platform SatuMu:** SatuMu adalah platform digital terintegrasi yang
dirancang untuk menjadi pusat data seluruh warga Muhammadiyah. Proses migrasi berarti
memindahkan seluruh data keanggotaan dari arsip fisik atau _database_ terpencar 
ke dalam satu sistem terpusat. Hal ini memudahkan pendataan, identifikasi potensi
kader, dan distribusi informasi.

**e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik):** Digitalisasi kartu anggota
memungkinkan verifikasi identitas secara online dan real-time. Setiap anggota memiliki
identitas digital yang sah, yang memudahkan akses ke layanan AUM, seperti diskon
di RS Muhammadiyah atau pendaftaran di sekolah Muhammadiyah. e-KTAM juga menjadi
alat untuk memetakan sebaran anggota di seluruh wilayah Indonesia.

**Pemetaan Sengketa:** Aset tidak melulu berupa uang, tetapi juga tanah, gedung,
dan hak milik lainnya. Dengan sistem geospasial (pemetaan berbasis koordinat), setiap
aset dapat dipetakan dengan presisi. Hal ini sangat krusial untuk mengantisipasi
dan menyelesaikan sengketa tanah atau batas wilayah yang kerap menjadi masalah di
berbagai daerah. Pemetaan ini memberikan bukti fisik dan data yang kuat dalam menghadapi
klaim dari pihak lain.

**Validasi Data Riil Berbasis Geospasial:** Menggabungkan data demografi (anggota)
dengan data spasial (aset) menghasilkan peta kekuatan (power map) organisasi yang
sangat strategis. Peta ini dapat digunakan untuk merancang program pemberdayaan,
menentukan lokasi pendirian AUM baru, atau mengukur efektivitas dakwah di suatu 
wilayah.

“Empat pilar ini adalah instrumen konkret yang harus segera dijalankan. Melalui 
DATA, kita tidak hanya menjaga reputasi di mata publik, tetapi juga membangun sistem
yang transparan dan profesional,” tegas Prof. Wahyu.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/08/muhciko-
prof.-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-
digital-di-cirebon-6.jpg?resize=768%2C1024&ssl=1)

Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi perumusan rencana aksi digital yang akan 
diimplementasikan oleh masing-masing PDM. Diharapkan, seluruh kader Muhammadiyah
mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah organisasi di tengah derasnya 
arus informasi digital. (*)

## Comments

### By: puji nirmo

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/prof-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-digital-di-cirebon/comment-page-1/#comment-5075
- Published: 2026-08-02T16:49:14+07:00

Semoga kegiatan pelatihan digitalisasi SATUMU DOM bs memberikan ketrampilan utk 
pengelolaan data di masing2 tingkatan persyarikatan lebih akurat dan lengkap

### By: Nurzini Fazilet

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/prof-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-digital-di-cirebon/comment-page-1/#comment-5074
- Published: 2026-08-02T16:41:04+07:00

Digitalisasi Muhammadiyah, terus berkembang…

### By: Johar

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/prof-wahyu-srigutomo-bawa-perspektif-fisika-dan-al-quran-dalam-pelatihan-reputasi-digital-di-cirebon/comment-page-1/#comment-5072
- Published: 2026-08-02T11:31:23+07:00

\#Salam Digital
 \#HW Yes \#Salam Tangguh
