# Renungan di Balik Musibah: Ustadz Apt. Didin Ahidin, M.Farm. Imami Salat Jumat di Masjid Santun Cirebon

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/renungan-di-balik-musibah-ustadz-apt-didin-ahidin-m-farm-imami-salat-jumat-di-masjid-santun-cirebon/
- Published: 2026-07-17T15:57:40+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 17 Juli 2026** — Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan salat Jumat 
di [Masjid Santun](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
Muhammadiyah [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) pada
Jumat, 17 Juli 2026. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, **Ustadz Apt. Didin
Ahidin, M.Farm.**, menyampaikan khutbah dengan tema mendalam tentang hakikat musibah
dan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala .

Jamaah tampak larut dalam renungan saat Ustadz Didin membacakan firman Allah dalam
Surat At-Taghabun ayat 11:

**مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ
يَهْدِ قَلْبَهٗۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ**

**Artinya:** _“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa (seseorang), kecuali dengan
izin Allah. Siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada
hatinya. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”_

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/07/muhciko-
renungan-di-balik-musibah-ustadz-apt.-didin-ahidin-m.farm_.-imami-salat-jumat-di-
masjid-santun-cirebon-1.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

## Musibah sebagai Ujian Keimanan

Mengawali khutbahnya, Ustadz Didin menjelaskan bahwa segala musibah yang terjadi
di muka bumi—baik [bencana](https://muhammadiyahciko.or.id/muhammadiyah-karhutla-bukan-bencana-tahunan/)
alam maupun cobaan pribadi—terjadi semata-mata atas izin dan ketetapan Allah Subhanahu
Wa Ta’ala. Lebih lanjut, beliau mengajak jamaah untuk merenungkan apakah musibah
yang datang merupakan ujian dari Allah bagi orang-orang beriman, sebagaimana ditegaskan
dalam Surat Al-Baqarah ayat 155:

**وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ
وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ**

**Artinya:** _“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan,
kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-
orang yang sabar.”_

“Setiap ujian yang Allah berikan mengandung hikmah besar. Ujian bukanlah tanda kemurkaan
semata, melainkan proses pembersihan dan peningkatan derajat bagi hamba-Nya yang
sabar,” tegas Ustadz Didin di hadapan jamaah.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/07/muhciko-
renungan-di-balik-musibah-ustadz-apt.-didin-ahidin-m.farm_.-imami-salat-jumat-di-
masjid-santun-cirebon.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

## Musibah Akibat Perbuatan Manusia

Ustadz Didin juga mengingatkan bahwa musibah yang silih berganti dapat terjadi akibat
kemungkaran dan dosa-dosa yang diperbuat oleh manusia. Beliau mengutip firman Allah
dalam Surat Asy-Syura ayat 30:

**وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا
عَنْ كَثِيْرٍۗ**

**Artinya:** _“Musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu
sendiri, dan Allah memaafkan banyak (kesalahanmu).”_

“Musibah yang datang silih berganti boleh jadi merupakan konsekuensi logis dari 
dosa-dosa yang kita lakukan. Namun, Allah Yang Maha Pengampun tetap memaafkan sebagian
besar kesalahan kita. Ini adalah pintu taubat yang selalu terbuka,” ujar beliau 
dengan nada penuh harap.

## Menuju Keberkahan dengan Iman dan Takwa

Menutup khutbahnya, Ustadz Didin mengajak jamaah untuk mengambil hikmah dari setiap
musibah yang terjadi, menjadikannya sebagai momentum kembali ke jalan yang diridhai
Allah. Beliau membacakan Surat Al-A’raf ayat 96 yang menjadi kunci keberkahan:

**وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ
مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوْا 
يَكْسِبُوْنَ**

**Artinya:** _“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami
akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi,
mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan
oleh apa yang selalu mereka kerjakan.”_

“Kunci untuk mendapatkan pintu keberkahan adalah cinta dan takwa kepada Allah. Dengan
iman dan takwa, musibah yang kita hadapi akan terasa ringan, dan kita akan merasakan
pertolongan serta petunjuk-Nya,” pungkas Ustadz Apt. Didin Ahidin, M.Farm.

Salat Jumat berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan doa bersama, memohon kepada
Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar dijauhkan dari segala musibah dan senantiasa diberikan
kekuatan dalam menghadapi setiap ujian.

**Peliput : Dakum, S.Pd.,** dan Tim [Media](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon.
