# Sejarah Agung Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ: Cahaya Rahmat bagi Seluruh Alam

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/sejarah-agung-kelahiran-nabi-muhammad-%ef%b7%ba-cahaya-rahmat-bagi-seluruh-alam/
- Published: 2026-08-25T15:14:13+07:00
- Author: Arofah Firdaus

KELAHIRAN Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam adalah peristiwa paling agung
dalam [sejarah](https://muhammadiyahciko.or.id/prospek-web-muhammadiyah-kota-cirebon/)
umat manusia. Beliau diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, membawa risalah keselamatan
yang menyempurnakan ajaran para nabi sebelumnya. Momentum kelahiran Nabi yang mulia
ini selalu diingat umat [Islam](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
setiap tanggal 12 Rabiul Awal sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah
ﷺ.

## Tahun Kelahiran: Tahun Gajah

Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan di kota Makkah pada tahun yang
dikenal sebagai Tahun Gajah (_‘Am al-Fil_), sekitar tahun 570 atau 571 Masehi. Penamaan
ini merujuk pada peristiwa besar ketika pasukan bergajah pimpinan Abrahah dari Yaman
datang untuk menghancurkan Ka’bah. Namun, Allah Subhanahu wa Ta’ala menggagalkan
usaha mereka dengan cara yang luar biasa. Peristiwa ini diabadikan dalam Surah Al-
Fil sebagai pengingat bahwa kekuasaan manusia tidak akan mampu mengalahkan kehendak
Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Fil:

**أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ۝ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ
فِي تَضْلِيلٍ ۝ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ۝ تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ
مِّن سِجِّيلٍ ۝ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ**

**Artinya:** _“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu bertindak terhadap
tentara bergajah? Bukankah Dia menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? Dan Dia 
mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka 
dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun
yang dimakan (ulat).”_ (QS. Al-Fil: 1-5)

Peristiwa ini menjadi pertanda bahwa Allah sedang membersihkan Tanah Haram dari 
kesombongan dan menyambut Nabi yang akan menuntun manusia menuju cahaya hidayah.

## Hari dan Bulan Kelahiran

Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabiul Awal. Hari Senin dipilih oleh
Allah sebagai hari kelahiran Nabi karena mengandung keistimewaan tersendiri, sebagaimana
disebutkan dalam hadits:

**ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ – أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ**

**Artinya:** _“Itu adalah hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau aku dituruni
wahyu.”_ (HR. Muslim)

Beliau berasal dari keluarga Bani Hasyim, suku Quraisy yang terhormat di kalangan
masyarakat Arab. Ayah beliau bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, sementara ibunda
tercinta adalah Aminah binti Wahb.

## Makna Nama “Muhammad”

Nama “Muhammad” diberikan oleh kakeknya, Abdul Muthalib, yang berarti “yang terpuji”.
Nama ini bukanlah nama yang umum di kalangan bangsa Arab saat itu. Abdul Muthalib
berharap cucunya kelak akan dipuji oleh seluruh penduduk bumi, dan harapan itu terbukti
dengan diangkatnya Nabi Muhammad sebagai Rasulullah yang membawa ajaran tauhid.

Dalam sebuah riwayat yang dicatat Imam Ibnu Hisyam, Sayyidah Aminah menceritakan
bahwa ketika mengandung Rasulullah, beliau didatangi seseorang (Malaikat) dan dikatakan
kepadanya:

**إِنَّكِ قَدْ حَمَلْتِ بِسَيِّدِ هَذِهِ الْأُمَّةِ، فَإِذَا وَقَعَ إِلَى الْأَرْضِ
فَقُولِي: أُعِيذُهُ بِالْوَاحِدِ، مِنْ شَرِّ كُلِّ حَاسِدٍ، ثُمَّ سَمِّيهِ مُحَمَّدًا**

**Artinya:** _“Sesungguhnya engkau mengandung [pemimpin](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-reboan-masjid-santun-muhammadiyah-cirebon-ustadz-dr-maman-rusman-tekankan-larangan-membela-pengkhianat/)
umat ini. Ketika dia lahir ke dunia, ucapkanlah: ‘Aku memohon perlindungan untuknya
pada yang Maha Esa dari keburukan setiap orang yang hasud,’ kemudian namai dia dengan
nama Muhammad.”_ (HR. Ibnu Hisyam)

## Keistimewaan Kelahiran Nabi

Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ diiringi dengan peristiwa-peristiwa luar biasa sebagai
tanda kemuliaan beliau. Diriwayatkan bahwa pada malam kelahirannya, pintu-pintu 
surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, ribuan malaikat turun ke bumi,
dan cahaya terang benderang muncul dari rahim Sayyidah Aminah hingga menerangi istana-
istana di negeri Syam. Peristiwa ini juga ditandai dengan runtuhnya empat belas 
beranda istana kekaisaran Persia dan padamnya api yang biasa disembah kaum Majusi.

Nabi Muhammad ﷺ adalah rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana firman Allah:

**وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ**

**Artinya:** _“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi)
rahmat bagi seluruh alam.”_ (QS. Al-Anbiya: 107)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

**إِنَّمَا أَنَا رَحْمَةٌ مُهْدَاةٌ**

**Artinya:** _“Aku hanyalah rahmat yang dihadiahkan.”_ (HR. al-Baihaqi)

## Masa Kecil Nabi

Nabi Muhammad ﷺ lahir dalam keadaan yatim karena ayahnya, Abdullah, telah wafat 
ketika beliau masih dalam kandungan. Kemudian, pada usia enam tahun, ibunda tercinta,
Sayyidah Aminah, juga wafat di daerah Abwa’ dalam perjalanan pulang dari ziarah 
ke makam ayahnya di Madinah. Setelah itu, beliau diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib,
hingga usia delapan tahun, dan kemudian oleh pamannya, Abu Thalib. Meskipun tumbuh
dalam keterbatasan, Nabi Muhammad ﷺ telah menunjukkan akhlak yang mulia sejak kecil
dan dikenal dengan kejujuran serta kecerdasannya.

## Hikmah Peringatan Maulid

Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk
meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, meneladani akhlak mulia beliau, memperkuat
persaudaraan, dan mempelajari kembali sejarah perjuangan beliau dalam menyebarkan
ajaran Islam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

**لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو
اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا**

**Artinya:** _“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat
dan yang banyak mengingat Allah.”_ (QS. Al-Ahzab: 21)

Dengan mempelajari sejarah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad ﷺ, kita diingatkan
untuk senantiasa menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam setiap aspek kehidupan,
serta memperbanyak shalawat dan salam kepada baginda Rasulullah. (*)

**Daftar Pustaka**

**Al-Mubarakfuri, Shafiyurrahman.** _Sirah Nabawiyah: Sejarah Hidup Nabi Muhammad
Shallallahu’alaihiwasallam_ (Ar-Rahiq Al-Makhtum). Diterjemahkan oleh Misbah; disunting
oleh Abu Faiq. Jakarta: Pustaka Azzam, 2019. 

Buku pemenang juara pertama lomba penulisan biografi Nabi Muhammad SAW tingkat internasional
yang diselenggarakan oleh Rabithah Al-Alam Al-Islami di Pakistan tahun 1396 H. 

**Haekal, Muhammad Husain.** _Sejarah Hidup Muhammad_. Bogor: Pustaka Litera AntarNusa,
2003. 

Studi mendalam tentang sejarah hidup Rasulullah yang diteliti dari sumber-sumber
Islam dan non-Islam.

**Shihab, M. Quraish.** _Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw dalam Sorotan Al-Qur’an
dan Hadits-Hadits Shahih_. Jakarta: Lentera Hati, 2014. 
