# Seminar Parenting di SDIT Muhammadiyah Harjamukti: “Satu Hati, Satu Langkah, Satu Harapan” untuk Masa Depan Anak

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/seminar-parenting-di-sdit-muhammadiyah-harjamukti-satu-hati-satu-langkah-satu-harapan-untuk-masa-depan-anak/
- Published: 2026-10-31T21:57:32+07:00
- Author: Redaksi-AF

SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon menyelenggarakan Seminar Parenting dengan
tema “Satu Hati, Satu Langkah, Satu Harapan” pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan
ini bertujuan menguatkan sinergi antara orang tua dan guru dalam mengantarkan anak
menuju masa depan yang gemilang.

Seminar menghadirkan **Canina Yustisia Dwi Lestari, M.Psi., Psikolog.,** sebagai
pemateri. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara
keluarga dan sekolah sebagai fondasi pendidikan anak. Menurutnya, orang tua dan 
guru merupakan dua pilar utama yang harus berjalan seiring dalam mendampingi tumbuh
kembang peserta didik. Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak membutuhkan konsistensi
nilai antara di rumah dan di sekolah, sebab ketidakselarasan pesan justru dapat 
membuat anak kebingungan dan kehilangan arah. Karena itu, komunikasi yang terbuka,
saling percaya, dan saling mendukung antara orang tua dan guru menjadi kunci utama
dalam membentuk karakter anak yang tangguh, mandiri, serta memiliki kesiapan menghadapi
tantangan zaman.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261031_220107.
jpg?resize=1024%2C638&ssl=1)

Tampak hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon, **Dien Yani Arief,** Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah(
PCM) Harjamukti Kota Cirebon, **H. Yandi Heryandi, M.Pd.,** serta Kepala SDIT Muhammadiyah
Harjamukti Kota Cirebon, **Encup Supriatna, S.Pd.**

Dalam sambutannya, Dien Yani Arief mengapresiasi inisiatif sekolah dalam menyelenggarakan
seminar parenting. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi orang tua dan 
guru untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendidik anak.

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261031_220206.
jpg?resize=1024%2C534&ssl=1)

Sementara itu, Kepala SDIT Muhammadiyah Harjamukti, Encup Supriatna, S.Pd., menyampaikan
bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk melibatkan orang 
tua secara aktif dalam proses pendidikan. “Pendidikan anak bukan hanya tanggung 
jawab sekolah, tetapi merupakan amanah bersama antara orang tua dan guru,” ujarnya.

## Landasan Keislaman Sinergi Orang Tua dan Guru

Semangat sinergi dalam mendidik anak sejalan dengan tuntunan Al-Qur’an. Allah Subhanahu
wa Ta’ala berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6:

**يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا
النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ**

_“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka 
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.”_

Ayat ini menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan dan pembinaan karakter anak 
merupakan kewajiban bersama, terutama bagi orang tua sebagai pendidik pertama dan
utama dalam keluarga.

Hal senada juga ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ yang diriwayatkan oleh Imam
Bukhari dan Imam Muslim:

**كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ**

_“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban
atas apa yang dipimpinnya.”_

![](https://i0.wp.com/muhammadiyahciko.or.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261031-
WA0031.jpg?resize=1024%2C768&ssl=1)

Hadis ini menjadi pengingat bahwa orang tua, guru, dan seluruh pihak yang terlibat
dalam pendidikan anak memikul amanah yang akan dipertanggungjawabkan. Sinergi yang
kuat antara rumah dan sekolah menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berkarakter,
berilmu, dan berakhlak mulia.

Melalui seminar parenting ini, SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon berharap
dapat terus membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru, sehingga
pendidikan anak dapat berjalan selaras antara nilai yang ditanamkan di rumah dan
di sekolah. Tema “Satu Hati, Satu Langkah, Satu Harapan” menjadi refleksi bahwa 
keberhasilan pendidikan anak membutuhkan kesatuan visi, gerak bersama, dan harapan
yang sama untuk masa depan generasi penerus. (*)

**Peliput : Rifda **
