# Tarawih Malam Kedua di Masjid Annur Sangkana: Ustadz Aip Syarifudin Paparkan Keutamaan Luar Biasa Bulan Ramadhan

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/tarawih-malam-kedua-di-masjid-annur-sangkana-ustadz-aip-syarifudin-paparkan-keutamaan-luar-biasa-bulan-ramadhan/
- Published: 2026-02-18T22:01:53+07:00
- Author: Arofah Firdaus

**CIREBON, 18 Februari 2026** – Masjid Annur Sangkana Muhammadiyah Kalijaga, Kecamatan
Harjamukti, [Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/), kembali
dipenuhi jamaah pada pelaksanaan Salat Tarawih malam kedua Ramadhan 1447 H, Rabu(
18/2/2026). Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, **Ustadz Aip Syarifudin, S.
Pd.I.** , menyampaikan kultum yang menggetarkan hati tentang **“Keutamaan Bulan 
Ramadhan”** .

Jamaah yang hadir tampak khusyuk menyimak tausiyah yang mengupas berbagai keistimewaan
puasa dan bulan suci Ramadhan berdasarkan hadis-hadis shahih. Suasana haru dan kekaguman
akan kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyelimuti masjid saat Ustadz Aip menyampaikan
dalil-dalil tentang kemuliaan bulan Ramadhan.

---

## Pahala Berlipat Ganda: 10 hingga 700 Kali Lipat

Ustadz Aip Syarifudin mengawali kultum dengan mengutip hadis shahih dari Imam Muslim
yang menjelaskan tentang pelipatgandaan pahala di bulan Ramadhan:

**قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ
أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ…»**

_Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Setiap amal anak Adam dilipatgandakan.
Satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat…”_ (HR. Muslim)

“Subhanallah, sungguh besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Amalan saleh dilipatgandakan
oleh Allah sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat, bahkan lebih dari itu. Ini adalah
kemurahan yang luar biasa dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” papar Ustadz Aip dengan
penuh kekaguman.

---

## Keistimewaan Puasa: Khusus untuk Allah

Memasuki inti pembahasan, Ustadz Aip menjelaskan tentang keistimewaan ibadah puasa
yang disebutkan secara khusus dalam hadis qudsi. Beliau mengutip lanjutan hadis 
yang sama:

**إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ
مِنْ أَجْلِي**

_“Kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan
membalasnya. Ia meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku.”_ (HR. Muslim)

Ustadz Aip menjelaskan makna mendalam dari hadis ini. “Allah Ta’ala mengkhususkan
ibadah puasa untuk diri-Nya. Allah menyebutkan bahwa amalan-amalan hamba dilipatgandakan
sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, **kecuali puasa** . Puasa akan dilipatgandakan
lebih dari tujuh ratus kali lipat. Ini menunjukkan betapa besarnya pahala berpuasa,
jamaah sekalian,” tegasnya.

Beliau menambahkan bahwa keistimewaan ini karena di dalam puasa terdapat unsur **
kesabaran yang luar biasa** . Orang yang berpuasa sabar meninggalkan makanan, minuman,
dan syahwatnya semata-mata karena Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang pahala orang-orang yang sabar:

**إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ**

_“Sesungguhnya orang-orang yang sabar akan diberi pahala mereka tanpa batas.”_ (
QS. Az-Zumar: 10)

---

## Dua Kegembiraan bagi Orang yang Berpuasa

Ustadz Aip melanjutkan dengan menyebutkan dua kegembiraan yang dijanjikan Rasulullah
Shalallahu Alaihi Wasallam bagi orang yang berpuasa. Beliau mengutip hadis:

**لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِندَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِندَ لِقَاءِ رَبِّهِ**

_“Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan: kegembiraan ketika ia berbuka puasa,
dan kegembiraan ketika ia bertemu dengan Tuhannya.”_ (HR. Muslim)

“Kegembiraan pertama adalah saat berbuka puasa. Saat ia menikmati hidangan berbuka
setelah seharian menahan lapar dan dahaga, itulah saat yang dinanti-nantikan. Ia
begitu gembira dengan nikmat yang Allah berikan saat berbuka,” jelas Ustadz Aip.

“Kegembiraan kedua adalah saat bertemu dengan Allah Ta’ala. Ini adalah kegembiraan
yang paling besar yang dirasakan oleh orang-orang yang beriman, yaitu bertemu dengan
Allah. Orang yang berpuasa akan diberikan oleh Allah janji dan pahala yang sangat
besar,” tambahnya.

---

## Puasa dan Al-Qur’an sebagai Pemberi Syafaat

Ustadz Aip juga menyampaikan hadis tentang syafaat (pertolongan) yang akan diberikan
oleh puasa dan Al-Qur’an di hari kiamat:

**الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ**

_“Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.”_(
HR. Ahmad)

Beliau menjelaskan bagaimana puasa akan berbicara di hadapan Allah:

**يَقُولُ الصِّيَامُ: يَا رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ،
فَشَفِّعْنِي فِيهِ**

_“Puasa berkata: ‘Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang
hari, maka izinkan aku memberi syafaat untuknya.'”_

“Bayangkan, jamaah sekalian, ibadah puasa yang kita lakukan akan memohon kepada 
Allah pada hari kiamat agar diberikan hak untuk memberi syafaat kepada kita. Ini
adalah kemuliaan yang luar biasa,” ujar Ustadz Aip haru.

---

## Bau Mulut Orang Berpuasa Lebih Harum dari Kasturi

Ustadz Aip juga mengutip hadis tentang keistimewaan lain dari orang yang berpuasa:

**لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ**

_“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak
kasturi.”_ (HR. Muslim)

“Ketika orang berpuasa, terkadang tercium bau yang tidak sedap dari mulutnya. Bau
tidak sedap itu akibat ia menahan lapar dan dahaga semuanya karena Allah. Maka Allah
gantikan dengan yang lebih baik di hari kiamat: bau mulutnya itu lebih wangi dari
pada minyak kasturi. Subhanallah,” paparnya penuh takjub.

---

## Puasa adalah Perisai dari Api Neraka

Sebagai penutup, Ustadz Aip menyampaikan sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam
tentang fungsi puasa sebagai perisai:

**الصَّوْمُ جُنَّةٌ**

_“Puasa itu perisai.”_ (HR. Bukhari & Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan:

**الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَجُنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ**

_“Puasa adalah perisai yang memerisai seorang hamba dari api neraka.”_

“Ketika di hari kiamat, kita semua membutuhkan sesuatu yang dapat melindungi kita
dari api neraka. Maka puasa akan menjadi perisai kita pada hari kiamat. Ia akan 
melindungi kita dari siksa neraka,” tegas Ustadz Aip.

---

## Ramadhan di Depan Mata: Saatnya Bergembira dan Beramal

Menutup kultum, Ustadz Aip Syarifudin mengajak jamaah untuk merenungkan betapa besarnya
keutamaan puasa dan bulan Ramadhan.

“Betapa besarnya ibadah dan keutamaan puasa yang akan kita dapatkan. Inilah dia 
di depan kita, bulan Ramadhan. Berhak sekali kita bergembira dengan kedatangan bulan
yang agung ini, karena dengan ini Allah mengampuni dosa-dosa kita semuanya. Mari
kita manfaatkan setiap detiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak
amal saleh, dan meraih predikat takwa,” ajaknya.

Salat Tarawih malam kedua berlangsung dengan khusyuk hingga selesai. Jamaah tampak
semakin bersemangat menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan setelah mendapatkan 
pencerahan tentang keutamaannya yang luar biasa.
