# Tasmi Juz 30 dan Kajian Parenting: Perkuat Peran Keluarga Bentuk Generasi Berakhlak

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/tasmi-juz-30-dan-kajian-parenting-perkuat-peran-keluarga-bentuk-generasi-berakhlak/
- Published: 2025-10-05T10:43:26+07:00
- Author: Kontributor Web

CIREBON – [SMP Muhammadiyah 1](https://muhammadiyahciko.or.id/smp-muhammadiyah-1-kota-cirebon-gelar-parenting-dan-luncurkan-spmb/)
[Kota Cirebon](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/) kembali menghadirkan
kegiatan penuh makna melalui Tasmi Juz 30 dan Kajian [Parenting](https://muhammadiyahciko.or.id/smp-muhammadiyah-1-kota-cirebon-gelar-parenting-dan-luncurkan-spmb/),
Kamis (02/10/2025). Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, Dr. Sri Maryati,
M.A. dan Dr. Subhan, dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

Kegiatan diikuti oleh para siswa, guru, serta orang tua dalam suasana hangat dan
penuh pembelajaran.

## Keluarga, Pondasi Utama Akhlak Anak

Dalam pemaparannya, Dr. Sri Maryati menekankan bahwa kegiatan Tasmi tidak sekadar
melatih hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara 
sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter dan akhlak anak.

Dalam sesi interaktif, beliau mengajak orang tua dan anak untuk saling memahami 
perasaan masing-masing

>  “Ternyata kita ini sibuk dengan pikiran sendiri. Mamah sibuk menyuruh, anak sibuk
> bermain HP, tapi tidak saling memahami,” ujar Dr. Sri.

Ia menegaskan, perintah orang tua sering disalahartikan karena [komunikasi](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/)
keluarga belum berjalan dengan baik. Padahal, keluarga adalah madrasah pertama dalam
pembentukan akhlak.

 

## **Tantangan Akhlak di Era Digital**

Dr. Sri juga menyoroti persoalan moral di tengah derasnya arus teknologi dan [media sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/membangun-etika-komunikasi-pemimpin-islam-meneladani-sifat-rasulullah-dan-piagam-madinah-dalam-menghadapi-fitnah-digital/).
Berdasarkan data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Cirebon, sejak 2006 hingga 
2025 tercatat 3.465 kasus HIV/AIDS, dengan 93 kasus baru hanya dalam enam bulan 
pertama tahun 2025.

>  “Banyak dari mereka masih usia sekolah, bahkan 15–19 tahun sudah ada yang positif,”
> ungkapnya.

Selain itu, maraknya tauran, bullying, dan pengaruh [media](https://muhammadiyahciko.or.id/panduan-editorial/)
[sosial](https://muhammadiyahciko.or.id/islam-sebagai-way-of-life-membumikan-ajaran-dalam-dimensi-spiritual-dan-sosial/)
juga menjadi tantangan besar bagi generasi muda.

Beliau mengingatkan agar anak-anak tidak terjebak dalam FOMO (Fear of Missing Out)
rasa takut ketinggalan tren yang membuat mereka kehilangan fokus dan jati diri.

>  “Batasi waktu scroll TikTok. Jangan lebih dari setengah jam. Tanpa sadar, emosi
> dan pikiran kita bisa dipengaruhi oleh apa yang kita lihat,” pesannya.

## **Peran Ayah dan Ibu Harus Seimbang**

Dalam sesi refleksi, Dr. Sri berbagi kisah pribadi yang menyentuh tentang kedekatannya
dengan sang ayah.

>  “Bapak saya selalu perhatian, bahkan tahu jadwal menstruasi saya. Ternyata itu
> cara beliau menjaga anak gadisnya tanpa harus membicarakan hal sensitif.”

Pesan ayahnya yang tak pernah terlupakan:

> “Kalau ada orang yang menyakitimu, lupakan. Tapi kalau ada orang yang berbuat 
> baik padamu, ingat selamanya.”

Dari cerita itu, beliau menegaskan pentingnya peran ayah dalam mendidik anak, terutama
dalam membangun karakter dan rasa aman pada anak [perempuan](https://muhammadiyahciko.or.id/pengajian-aisyiyah-kota-cirebon-bahas-kepemimpinan-perempuan/).

 Tiga Pesan Penting dari Dr. Sri Maryati

 * Keluarga adalah pondasi utama pembentukan akhlak.
 * [Pendidikan](https://muhammadiyahciko.or.id/menata-ulang-kompas-pendidikan-nasional-telaah-kritis-atas-rencana-penghapusan-kenaikan-kelas-otomatis-pada-2027/)
   akhlak harus dimulai sejak dini.
 * Generasi berakhlak lahir dari keluarga yang berperan aktif.

> “Sukses itu hanya 20% dari kepintaran otak, sisanya 40% motivasi dan 40% doa orang
> tua,” tuturnya.

Acara ditutup dengan tayangan video reflektif yang membuat banyak peserta terharu,
menyadari besarnya kasih sayang dan pengorbanan orang tua.

## Dr. Subhan: Katakan “YES” untuk Kebaikan, dan “CANCEL” untuk Hal Negatif!

Setelah sesi bersama Dr. Sri, kegiatan dilanjutkan dengan hipnoterapi motivasi dari
Dr. Subhan, dosen UMC yang dikenal dengan gaya penyampaiannya yang energik dan inspiratif.

Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan rasa syukur bisa hadir dan belajar bersama
peserta.

>  “Saya bersyukur bisa ada di sini. Saya belajar banyak dari Bu Sri Maryati, karena
> beliau banyak di lapangan,” ucapnya.

 Dari Anak Nelayan Jadi Dosen

Dr. Subhan membagikan perjalanan hidupnya yang luar biasa.

Lahir di Mundu Pesisir, Cirebon, ia sempat diarahkan sang ayah untuk menjadi nelayan.

>  “Nang, kamu udah SMP, itu ada perahu, ada jaring. Setelah lulus SMP kamu pergi
> ke laut.”

Namun dalam hatinya ia berkata tegas: “Cancel! Saya harus jadi sarjana.”

Dengan tekad kuat, ia merantau ke Bandung untuk bekerja dan kuliah.

>  “Saya bilang ke bapak ibu, tugas bapak ibu hanya mendoakan saya di sepertiga 
> malam, tugas saya belajar,” kenangnya.

Kini, perjuangan itu berbuah hasil beliau berhasil menyelesaikan S3 dan menjadi 
dosen di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

## Hipnoterapi Positif: “YES dan CANCEL”

Dalam sesi interaktif, Dr. Subhan memperkenalkan teknik sederhana dari hipnoterapi
yang bisa diterapkan anak-anak:

YES untuk hal positif

CANCEL untuk pikiran negatif

> “Tidak ada yang bisa melukai diri kita kecuali kita mengizinkannya. Ingat itu!”

Anak-anak pun diajak berdiri, mempraktikkan gerakan “YES” dan “CANCEL” dengan semangat.

Suasana aula pun riuh dengan teriakan penuh motivasi:

>  “Yes! Saya anak sholeh!”

Afirmasi, Visualisasi, dan Doa

Beliau juga mengajarkan kepada anak anak tentang pentingnya mimpi, afirmasi, dan
visualisasi dalam meraih cita-cita.

>  “Kalau mau jadi pilot, bayangkan pesawatnya, ucapkan afirmasinya: Saya berniat
> menjadi pilot!”

Dr. Subhan kemudian memandu doa dan afirmasi bersama seluruh peserta:

>  “Bismillahirrahmanirrahim, ya Allah mulai hari ini dan seterusnya saya memilih
> dan memutuskan menjadi anak sholeh, rajin belajar di manapun, kapanpun…”

Suasana menjadi haru dan khidmat ketika seluruh peserta menundukkan kepala dan memohon
doa untuk masa depan mereka.

## Pesan Penting untuk Orang Tua: Hipnogogik & Hipnopompik

Kepada para orang tua, Dr. Subhan memberikan tips hipnoterapi islami dalam mendidik
anak:

Hipnogogik: berikan sugesti positif sebelum tidur.

>  “Nak, mulai hari ini kamu bisa mengontrol HP-mu.”

Hipnopompik: berikan sugesti positif saat anak baru bangun.

>  “Nak, yuk sholat Subuh. Kamu kan anak hebat!”

Beliau mengingatkan agar orang tua tidak menggunakan kata-kata kasar saat membangunkan
anak, karena bisa memengaruhi alam bawah sadar mereka.

> “Minimal, setiap malam sebelum tidur dan saat bangun, lakukan hipnoterapi ringan
> untuk anak,” pesannya.

Selain itu, beliau menganjurkan agar HP dijauhkan 1–2 jam sebelum tidur, demi menjaga
kualitas istirahat dan [kesehatan](https://muhammadiyahciko.or.id/rs-muhammadiyah-ini-hadirkan-wisata-kesehatan-berkemajuan/)
mental keluarga.

## Penutup yang Mengharukan

Menjelang akhir acara, Dr. Subhan mengajak peserta membayangkan wajah orang tua 
mereka yang semakin menua dan suatu saat akan meninggalkan dunia ini.

Tangis haru pun pecah di Masjid. Siswa dan orang tua saling berpelukan, meresapi
makna cinta dan doa yang selama ini mereka terima.

>  “Doa orang tua itu kunci keberhasilan kita,” tutup Dr. Subhan.

Membangun Generasi Qurani dan Berakhlak Mulia

Kegiatan Tasmi Juz 30 dan Kajian Parenting ini menjadi momentum berharga untuk mempererat
sinergi antara sekolah dan keluarga.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon berharap lahir generasi Qurani
yang berilmu, berakhlak, dan berbakti kepada orang tua.

> “Sekolah mendidik dengan ilmu, keluarga menanamkan cinta bersama, kita lahirkan
> generasi berakhlak.”
> Penulis

#### Kontributor

**Aip Syarifudin**
(Guru SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon)Tim Media Muhammadiyah 
Kota Cirebon

## Comments

### By: Erli

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/tasmi-juz-30-dan-kajian-parenting-perkuat-peran-keluarga-bentuk-generasi-berakhlak/comment-page-1/#comment-34
- Published: 2025-10-09T15:07:46+07:00

Mantap .SMP Muhi Berakhlaq

### By: Aip Syarifudin

- Link: https://muhammadiyahciko.or.id/tasmi-juz-30-dan-kajian-parenting-perkuat-peran-keluarga-bentuk-generasi-berakhlak/comment-page-1/#comment-22
- Published: 2025-10-05T10:54:49+07:00

Masya Allah Tabarakallah
