Pengajian Ahad Pagi PCM Kesambi: Dr. Muhlis Kupas Tuntas Sepuluh Penyebab Hati Mati

CIREBON – Ahad pagi, 16 November 2025, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kesambi kembali menggelar pengajian rutin yang dihadiri oleh pengurus, simpatisan, serta warga Muhammadiyah dari Kecamatan Kesambi dan sekitarnya. Bertempat di kompleks PCM Kesambi, pengajian ini menghadirkan penceramah Dr. Muhlis, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, dengan tema yang sangat menyentuh: “Sepuluh Penyebab Hati Mati.”

Dalam pemaparannya, Dr. Muhlis mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi mendalam atas kondisi spiritual masing-masing. Ia menjelaskan bahwa hati yang mati adalah hati yang tidak lagi peka terhadap kebenaran, tidak tergetar oleh peringatan Allah, dan jauh dari cahaya iman.

Sepuluh Penyebab Hati Menjadi Mati:

  1. Mengenal Allah tapi tidak melaksanakan hak-Nya
    Banyak orang mengetahui siapa Allah, namun tidak menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, terutama dalam hal menunaikan salat.
    Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
    وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
    “Dan sesungguhnya salat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”
    (QS. Al-Baqarah: 45)
  2. Membaca Al-Qur’an namun tidak mengamalkannya

Tilawah bukan hanya membaca, tapi juga menghayati, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya.

  1. Mencintai Rasulullah, tetapi mengabaikan sunah-sunahnya
    Banyak yang mengaku cinta, tapi tidak meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.
  2. Mengaku syaitan sebagai musuh, tapi justru menuruti bisikannya
    Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengingatkan:
    إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا
    “Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh (mu).”
    (QS. Fathir: 6)
  3. Merindukan surga, tetapi tidak beramal menuju ke sana
  4. Takut neraka, tetapi tetap bermaksiat dan tidak menjauhinya
  5. Meyakini kematian itu pasti, tetapi tidak bersiap menghadapinya
    Kematian sering disebut, namun persiapan spiritual dan amal belum maksimal.
  6. Gemar mencari kesalahan orang lain, tapi lupa bercermin diri
  7. Lalai bersyukur atas nikmat Allah
    Kesombongan sering muncul karena lupa bahwa segala nikmat berasal dari Allah.
    Allah berfirman:
    وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
    “Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu…”
    (QS. Ibrahim: 7)
  8. Menyaksikan penguburan jenazah, tetapi tidak mengambil pelajaran

Mengubur jenazah menjadi rutinitas, bukan lagi momen tafakur dan muhasabah.

Penutup dan Seruan Refleksi

Dr. Muhlis menutup ceramahnya dengan mengajak jamaah untuk kembali membersihkan hati dari penyakit-penyakit yang dapat mematikan cahaya iman. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ibadah, menjaga keikhlasan, dan memperbanyak amal saleh agar hati tetap hidup dan bercahaya.

Pengajian ini memberikan penguatan spiritual yang mendalam bagi para hadirin. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi bagian dari dakwah pencerahan dan pembinaan umat di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di PCM Kesambi.

Kontributor

Ade Irawan
(PCM Kesambi)
Tim Media Muhammadiyah Kota Cirebon

Komentar (Tanggapan)

Tulis Komentar pada kolom di bawah ini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Ruas (kotak) yang wajib diisi ditandai *

Satu tanggapan untuk “Pengajian Ahad Pagi PCM Kesambi: Dr. Muhlis Kupas Tuntas Sepuluh Penyebab Hati Mati”

  1. Avatar PUJI NIRMO
    PUJI NIRMO

    Semoga bs menjadi peringatan dan mencerahkan hati bagi seluruh warga Muhammadiyah. Aamiin yra…