KOTA CIREBON – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekalipan Kota Cirebon menyelenggarakan pengajian rutin pada Ahad, 1 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya pembinaan ideologi dan penguatan kehidupan Islami warga Muhammadiyah. Pengajian ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh pimpinan, anggota, serta simpatisan Muhammadiyah.
Pengajian menghadirkan Ustadz Dedi Ahyadi sebagai penceramah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Digyono, Ketua PCM Kesambi, yang kehadirannya menjadi wujud nyata ukhuwah dan sinergi antar-Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kota Cirebon.

Dalam ceramahnya, Ustadz Dedi Ahyadi menekankan pentingnya mengamalkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek akidah, akhlak, ibadah, maupun mu’amalah duniawiyah. Warga Muhammadiyah diajak untuk menjadikan iman dan tauhid sebagai landasan seluruh aktivitas hidup, serta mewujudkan akhlak mulia dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Ustadz Dedi Ahyadi juga mengingatkan bahwa keberhasilan hidup seorang muslim sangat ditentukan oleh kesungguhan dalam membersihkan jiwa dan menjaga keikhlasan dalam beramal. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.:
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”
(QS. Asy-Syams [91]: 9–10)
Selain itu, jamaah diingatkan agar mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat secara proporsional, sebagaimana tuntunan Al-Qur’an:
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
“Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah engkau melupakan bagianmu di dunia.”
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Pengajian ini diperkuat dengan sabda Rasulullah ﷺ yang menegaskan pentingnya niat dalam setiap amal:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Melalui pengajian rutin ini, PCM Pekalipan berharap warga Muhammadiyah semakin kokoh dalam keimanan, konsisten dalam beribadah, serta aktif berperan membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan berkemajuan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar Muhammadiyah senantiasa istiqamah dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.


Tulis Komentar pada kolom di bawah ini