Laporan Tahunan Pengurus Koperasi Syariah Insan Mulia Tahun Buku 2025 Disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan

CIREBON – 9 Januari 2026. Dengan mengucap syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Pengurus Koperasi Syariah Insan Mulia Kota Cirebon telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Tahunan untuk Tahun Buku 2025 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Laporan ini menguraikan dinamika organisasi, pencapaian usaha, serta kondisi keuangan koperasi yang berbasis syariah ini.

Latar Belakang dan Tonggak Awal

Koperasi Syariah Insan Mulia telah hadir di kalangan anggota Persyarikatan Muhammadiyah Kota Cirebon sejak beberapa tahun lalu. Rapat Anggota Tahunan terakhir sebelumnya dilaksanakan pada tahun buku 2015. Pada periode itu, koperasi beranggotakan 165 orang dengan fokus usaha pada roti bakar, warung bubur, dan pengadaan motor bekas layak pakai.

Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon No. 136/KEP/III.0/D/2024 tertanggal 16 November 2024, terbentuklah kepengurusan baru untuk periode 2024-2027. Pengurus baru menetapkan data keuangan hasil RAT 2015 sebagai neraca awal tahun 2025. Dalam data tersebut tercatat kewajiban koperasi kepada pihak ketiga (simpanan anggota lama) sebesar Rp32.810.000, serta piutang dari pinjaman uang dan motor anggota lama masing-masing sebesar Rp12.970.500 dan Rp36.835.000.

“Upaya penagihan piutang kepada anggota lama secara berkelanjutan tetap kami lakukan. Surat-surat BPKB motor masih kami pegang sebagai bukti transaksi. Hasil penagihan ini, jika berhasil, akan diprioritaskan untuk menyelesaikan kewajiban kepada anggota lama,” jelas pengurus dalam laporannya.

Pencapaian Usaha Tahun 2025

Pada tahun buku 2025, koperasi memulai bidang usaha baru dengan mendirikan sebuah toko yang beroperasi mulai akhir Juni 2025. Toko ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Dengan adanya persaingan usaha yang ketat dari toko-toko di sekitarnya, koperasi menerapkan strategi penetapan harga jual serendah mungkin untuk menarik pelanggan. Hal ini berdampak pada margin keuntungan yang tipis. Total penjualan toko selama 2025 mencapai Rp49.481.010 dengan laba kotor sebesar Rp5.058.773, atau margin di bawah 2%.

Pendapatan juga diperoleh dari penjualan jasa PPOB, minuman, dan rabat LKS, yang totalnya mencapai Rp6.744.700. Setelah dikurangi biaya operasional toko sebesar Rp1.140.000, diperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) kotor sebesar Rp10.663.473.

Perlu dicatat bahwa biaya transportasi karyawan toko sebesar Rp7.320.000 ditanggung penuh oleh Lazismu dan PDM Kota Cirebon, bukan dari kas usaha toko. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kinerja bersih usaha toko membukukan SHU sebesar Rp3.343.473.

Struktur Organisasi dan Administrasi

Kepengurusan Koperasi Syariah Insan Mulia periode 2024-2027 terdiri atas:

  • Pembina: Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon
  • Penasehat: Dakum, S.Pd.
  • Pengawas Syariah: Dr. Alvien Septian Haerisma
  • Pengawas Manajemen: Urip Kosasih dan Arif Setiabudi
  • Pengurus Inti:
    • Ketua: Drs. Sukardi, M.E.Sy.
    • Sekretaris: Ridwan Widyawan
    • Bendahara: Arif Bajuri, S.Pd.
  • Bidang Usaha: Hj. Erli Ifidah, Tiwi Pertiwi, Edi Supriatna, Ismet Wijaya, Ferry Johari
  • Karyawan Toko: Musliha

Jumlah anggota aktif hingga akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 40 orang. Untuk mendukung administrasi yang rapi, koperasi memanfaatkan aplikasi berbasis macro excel untuk mencatat simpanan, pinjaman, dan operasional toko. Setiap anggota menerima laporan transaksi individu secara berkala setiap awal bulan.

Laporan ini ditutup dengan harapan akan terus berkembangnya Koperasi Syariah Insan Mulia sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat yang sesuai dengan prinsip syariah.

Komentar (Tanggapan)

Tulis Balasan ke Arofah Firdaus Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Ruas (kotak) yang wajib diisi ditandai *

Ada 2 tanggapan untuk “Laporan Tahunan Pengurus Koperasi Syariah Insan Mulia Tahun Buku 2025 Disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan”

  1. Avatar Erli
    Erli

    Alhamdulillah, tumbuh dan berkembang terus koperasi syari’ah Insan Mulia.

  2. Avatar Arofah Firdaus
    Arofah Firdaus

    Administrasi keuangan dan Laporan tahunan Koperasi Syariah Insan Mulia 2025 menunjukkan langkah awal yang realistis dan transparan. Meski laba masih terbatas karena strategi penetapan harga rendah, komitmen pengurus dalam mengelola piutang lama dan membangun usaha baru patut diapresiasi.