RSU UMC Luncurkan Layanan Terapi Otak Revolusioner TMS dan VR, Perdana di Wilayah III Cirebon, untuk Tangani Pasca-Stroke dan Gangguan Saraf

CIREBON, 24 Januari 2026 – Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Cirebon (RSU UMC) menorehkan sejarah baru dalam dunia kesehatan di wilayah Jawa Barat dengan secara resmi meluncurkan layanan terapi Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) dan Virtual Reality (VR). Peluncuran yang dikemas dalam acara Bakti Sosial dan Soft Opening ini menandai RSU UMC sebagai rumah sakit pertama di Cirebon, bahkan di wilayah III Cirebon, yang menyediakan terapi neuroteknologi terkini untuk rehabilitasi dan restorasi fungsi saraf.

Acara yang dihadiri oleh komunitas medis, akademisi, dan masyarakat umum ini dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur RSU UMC, dr. M. Dipa Daulatala, M.H., CHRA, AIFO-K yang menekankan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan inovasi kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Rektor UMC, Arief Nurudin, M.T. dalam sambutannya pada sesi Bakti Sosial turut mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai perwujudan nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Urgensi Neurorestorasi: Melawan Ancaman Stroke Nomor Satu

Dalam pemaparannya, dr. Hendry Gunawan, Sp.N, FNR, FNE. Dokter spesialis Neurologi RSU UMC menggarisbawahi urgensi hadirnya layanan ini. “Stroke masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia sejak 2010. Banyak pasien selamat, namun hidup dengan kecacatan seperti kelumpuhan, gangguan bicara, atau penurunan kognitif yang memberatkan. Di sinilah konsep neurorestorasi, yaitu upaya memperbaiki dan memulihkan fungsi sistem saraf yang rusak, menjadi harapan baru,” jelasnya.

Pendekatan konvensional seringkali memiliki keterbatasan dalam mendorong plastisitas otak, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi saraf baru. Teknologi TMS dan VR hadir untuk menjawab tantangan ini dengan metode yang non-invasif, terukur, dan berbasis bukti ilmiah.

Mengurai Cara Kerja: Revolusi dalam Rehabilitasi Saraf

Berikut adalah penjelasan ilmiah mengenai cara kerja dan sinergi kedua teknologi terobosan ini:

1. Transcranial Magnetic Stimulation (TMS): “Membangkitkan” Aktivitas Saraf
TMS adalah prosedur non-invasif yang menggunakan medan magnet kuat dan terfokus untuk merangsang sel-sel saraf di area otak tertentu.

  • Prinsip Kerja: Sebuah kumparan elektromagnetik diletakkan dekat kulit kepala pasien. Alat ini menghasilkan pulsa magnetik singkat yang menembus tengkorak tanpa rasa sakit dan menginduksi arus listrik kecil di daerah korteks otak yang dituju.
  • Efek Terapeutik: Stimulasi berulang ini dapat memodulasi eksitabilitas (keterbangkitkan) saraf. Pada area otak yang lesu pasca-stroke, TMS dapat dirancang untuk meningkatkan aktivitasnya (excitatory stimulation). Sebaliknya, pada area yang hiperaktif menyebabkan gejala tertentu, TMS dapat menenangkannya (inhibitory stimulation). Proses ini mendorong neuroplastisitas, membantu otak “mengatur ulang” dan memperbaiki fungsinya.
  • Indikasi Primer di RSU UMC: Depresi berat yang resisten terhadap obat, rehabilitasi pasca-stroke (motorik dan afasia/gangguan bicara), serta manajemen nyeri neuropatik.

2. Virtual Reality (VR): “Melatih” Ulang Otak dalam Dunia Simulasi
Sementara TMS bekerja pada level neurofisiologis, VR berfungsi sebagai alat rehabilitasi perilaku-kognitif yang imersif.

  • Prinsip Kerja: Pasien mengenakan headset VR yang membenamkannya dalam lingkungan digital yang interaktif dan terkontrol penuh.
  • Efek Terapeutik: VR menciptakan lingkungan latihan yang aman, berulang, dan menarik. Misalnya, pasien pasca-stroke dengan gangguan gerak lengan dapat “bermain” memetik apel virtual atau menyusun balok. Sistem ini memungkinkan latihan spesifik, intensif, dan memberikan umpan balik instan. Keterlibatan sensorik dan motorik yang tinggi dalam VR terbukti secara ilmiah memperkuat pembentukan jalur saraf baru (neuroplasticity) yang dipicu oleh terapi seperti TMS.
  • Indikasi: Rehabilitasi motorik, keseimbangan, koordinasi, kognitif (memori, atensi), serta terapi untuk fobia dan gangguan kecemasan.

Sinergi TMS & VR: Pendekatan Komprehensif
Kekuatan terbesar layanan RSU UMC terletak pada integrasi kedua modalitas ini. Skema kerjanya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Preparasi dengan TMS: Terapi TMS diberikan untuk “mempersiapkan” otak, meningkatkan plastisitas dan kesiapan area saraf target.
  2. Konsolidasi dengan VR: Segera setelah sesi TMS, ketika otak berada dalam keadaan paling plastis, pasien menjalani sesi rehabilitasi dengan VR. Latihan di VR memanfaatkan “jendela plastisitas” ini untuk secara efektif mengukir dan memperkuat koneksi saraf baru yang dibutuhkan untuk pemulihan fungsi.
  3. Hasil: Pendekatan kombinasi ini bertujuan untuk mencapai hasil rehabilitasi yang lebih cepat, lebih optimal, dan lebih bermakna dibandingkan menggunakan satu metode saja.

Komitmen untuk Peningkatan Kapasitas dan Manfaat Masyarakat

Soft Opening ini tidak hanya memperkenalkan layanan, tetapi juga menjadi wahana edukasi. RSU UMC menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para dokter dan terapisnya untuk memahami konsep neurorestorasi, indikasi yang tepat, dan protokol penggunaan TMS & VR yang aman dan efektif.

“Kehadiran TMS dan VR di RSU UMC adalah sebuah lompatan besar. Ini bukan sekadar menambah alat, tetapi mengubah paradigma penanganan gangguan saraf di Cirebon. Kami berharap layanan perdana di wilayah ini dapat menjadi solusi yang memberikan harapan dan meningkatkan kualitas hidup pasien serta keluarga mereka,” tutup dr. Dipa penuh harap.

Dengan inovasi ini, RSU UMC memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi sebagai pusat unggulan neurorestorasi yang siap menjawab tantangan kesehatan saraf masyarakat dengan teknologi terkini.

Komentar (Tanggapan)

Tulis Balasan ke dian Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Ruas (kotak) yang wajib diisi ditandai *

Ada 10 tanggapan untuk “RSU UMC Luncurkan Layanan Terapi Otak Revolusioner TMS dan VR, Perdana di Wilayah III Cirebon, untuk Tangani Pasca-Stroke dan Gangguan Saraf”

  1. Avatar shendi shetia
    shendi shetia

    alhamdulillah muhammadiyah semakin maju dan memberikan banyak manfaat

  2. Avatar Eva Nurrahmah
    Eva Nurrahmah

    Artikel tersebut menunjukkan langkah inovatif RSU UMC dalam meningkatkan layanan kesehatan saraf dengan menghadirkan terapi TMS dan VR yang modern. Inisiatif ini patut diapresiasi karena memperluas akses rehabilitasi pasca-stroke dan gangguan saraf di wilayah Cirebon tanpa harus ke kota besar.

  3. Avatar dian
    dian

    Alhamdulillah

  4. Avatar Aliyin Najwa
    Aliyin Najwa

    Alhamdulillah, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan

  5. Avatar Hikmatus Sya'diyah
    Hikmatus Sya’diyah

    MasyaAllah inovasi ini, RSU UMC memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi sebagai pusat unggulan neurorestorasi yang siap menjawab tantangan kesehatan saraf masyarakat dengan teknologi terkini.

  6. Avatar Geisya Ramadhani
    Geisya Ramadhani

    MasyaAllah sukses selalu untuk UMC

  7. Avatar Ananda Dwi Cahya
    Ananda Dwi Cahya

    masyallah alhamdulillah semakin maju untuk RSU UMC

  8. Avatar Putri
    Putri

    Keren langkah RSU UMC ini. Nggak cuma nambah layanan, tapi juga berani bawa teknologi baru yang jelas bermanfaat buat pemulihan pasien. Semoga kehadiran TMS dan VR ini benar-benar bisa bantu lebih banyak masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

  9. Avatar Arofah Firdaus
    Arofah Firdaus

    Ini bukan sekadar penambahan alat, tetapi transformasi paradigma dalam rehabilitasi neurologis, dari pendekatan *konvensional* menuju terapi berbasis neuromodulasi dan teknologi imersif.

  10. Avatar Yandi Heryandi
    Yandi Heryandi

    Alhamdulillah… Muhammadyah semakin membawa kebermanfaatan bagi ummat. Baarokalloh