CIREBON, 12 Desember 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lain di Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menginstruksikan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan masjid Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk menggerakkan Gerakan Infaq Jumat.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat keputusan resmi yang menetapkan penghimpunan dana infaq pada hari Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025, yang akan disalurkan melalui LazisMu dan MDMC di berbagai tingkatan. Langkah ini bertujuan memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, terpadu, dan akuntabel.
Dengan dukungan lebih dari 12.000 masjid Muhammadiyah, himbauan ini menjadi gerakan nasional berbasis jamaah untuk membantu meringankan beban para korban. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menekankan pentingnya kolaborasi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari misi dakwah kemanusiaan.
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنبُلَةٍۢ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَـٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya:
Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(QS. Al-Baqarah: 261)

Ditemui di ruang kerjanya, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon yang juga Ketua Badan Takmir Masjid Santun, Dakum, S.Pd., menyampaikan bahwa instruksi tersebut telah diterima dan akan segera dilaksanakan di Masjid Santun Muhammadiyah, serta di berbagai masjid Muhammadiyah lainnya di Kota Cirebon.
“Gerakan ini adalah wujud nyata solidaritas umat Islam. Kami mengajak seluruh jamaah untuk menyisihkan sebagian rezekinya dalam infaq Jumat, karena setiap rupiah sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
(رواه مسلم)
Artinya:
“Barang siapa meringankan satu kesulitan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan meringankan satu kesulitan dari dirinya pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)
Melalui gerakan kolektif ini, Muhammadiyah berharap bantuan dapat segera sampai ke wilayah terdampak dan menjadi penyambung harapan bagi mereka yang sedang dalam masa sulit. Seluruh elemen organisasi diimbau untuk mendukung sepenuhnya dan memastikan gerakan ini berjalan tertib dan amanah.


Tulis Balasan ke Erli Batalkan balasan