CIREBON, Ahad 8 Februari 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Harjamukti kembali menggelar pengajian rutin Ahad pagi di Masjid An-Nur Sangkana, Kalijaga, Kota Cirebon. Pengajian tersebut menghadirkan Ustadz Abdul Aziz Fakhrurozi, S.H., dengan tema Persiapan Puasa (Ta‘dîdush Shiyâm) sebagai bekal menyambut bulan suci Ramadhan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Aziz mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, di mana segala amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya mempersiapkan diri, baik secara mental, spiritual, maupun keilmuan, agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan sempurna.

Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan harus disambut dengan kegembiraan dan rasa syukur, bukan dengan keluhan. Kegembiraan tersebut merupakan tanda keimanan, karena Ramadhan adalah kesempatan besar untuk meraih ampunan Allah dan memperbanyak amal kebaikan.
Hal ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Ustadz Abdul Aziz juga menjelaskan bahwa pada bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan dibelenggu. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam :
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
“Apabila datang bulan Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Beliau menekankan pentingnya persiapan mental dalam menghadapi Ramadhan. Seorang muslim harus menata niat, memperkuat tekad, serta membiasakan diri dengan amalan-amalan kebaikan sebelum Ramadhan tiba. Di antaranya memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan menjaga lisan serta perbuatan.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. juga memberikan kabar gembira bagi orang yang berpuasa dengan penuh keimanan, sebagaimana sabdanya:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Selain persiapan spiritual, jamaah juga diingatkan untuk mempersiapkan ilmu tentang puasa, seperti hal-hal yang membatalkan puasa, sunnah-sunnah puasa, serta amalan utama selama Ramadhan. Dengan bekal ilmu, ibadah yang dilakukan akan lebih sempurna dan sesuai tuntunan syariat.

Nampak hadir dalam pengajian tersebut Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon, Dien Yani Arief, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Cirebon, Retno Kuntjorowati, S.Pd., dan pimpinan lainnya. Pengajian berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias dari jamaah yang hadir. Diharapkan melalui pengajian ini, warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, ilmu yang cukup, serta semangat beribadah yang tinggi.
Kegiatan pengajian rutin Ahad pagi ini merupakan salah satu upaya PCM Harjamukti dalam membina jamaah agar senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, khususnya dalam menyongsong bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.


Tulis Balasan ke Nurzini Fazilet Batalkan balasan