Bandung, 15 Februari 2026 – Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung di Hotel Grand Tjokro Bandung, Ahad (15/2/2026). Mengusung tema “One City One Project” , kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Barat serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah. Dari PDM Kota Cirebon, hadir Ketua Majelis Wakaf, Mohamad Solehudin .
Rakerwil ini mendapat dukungan penuh dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menyatakan kesiapan untuk terus berkolaborasi bersama Muhammadiyah Jawa Barat dalam mengimplementasikan program-program wakaf. Dalam kesempatan tersebut, BSI juga menawarkan dukungan pendanaan bagi setiap PDM yang memiliki program wakaf terbaik melalui aplikasi Byon pada menu wakaf, sebagai bentuk penguatan ekosistem wakaf digital yang terintegrasi.

Wakaf dalam Islam: Landasan Al-Qur’an dan Hadis
Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang sangat dianjurkan karena pahalanya terus mengalir meskipun pemberi wakaf telah wafat. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an tentang pentingnya menginfakkan harta di jalan Allah:
لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا مِن شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh Allah Maha Mengetahui.” (QS. Ali ‘Imran: 92)
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga bersabda tentang keutamaan wakaf:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
One City One Project: Satu Kota Satu Program Wakaf
Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PWM Jawa Barat, Muhammad Ramdan Widi Irfan, SE., MM., CWC. , dalam sambutannya menegaskan komitmen Muhammadiyah Jawa Barat untuk menghadirkan layanan wakaf yang lebih siap dan profesional. “Tema One City One Project ini adalah komitmen kita bahwa setiap kota/kabupaten di Jawa Barat harus memiliki minimal satu program wakaf unggulan. Dengan demikian, gerakan wakaf tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi merata di seluruh daerah,” paparnya.
Beliau menjelaskan bahwa ke depan setiap PDM di Jawa Barat harus telah memiliki Kantor Layanan (KL) Wakaf Tunai agar implementasi tema tersebut dapat berjalan optimal dan merata di seluruh daerah. “Melalui langkah strategis ini, Muhammadiyah Jawa Barat menargetkan penguatan tata kelola wakaf yang modern, profesional, serta berdampak luas bagi kemaslahatan umat,” tegas Widi Irfan.
Kolaborasi Digital: AI dan Aplikasi Byon untuk Wakaf
Salah satu poin penting dalam Rakerwil ini adalah penguatan ekosistem wakaf digital. Pihak Majelis Pendayagunaan Wakaf PWM Jawa Barat telah menggandeng perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelayanan wakaf tunai. Dengan sistem tersebut, seluruh transaksi wakaf dapat dilayani secara cepat, responsif, dan transparan.
“Kami ingin setiap wakif (orang yang berwakaf) memperoleh kemudahan dalam proses berwakaf tanpa kendala administratif. Teknologi AI akan membantu kita memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan akurat,” ujar Widi Irfan.
Bank Syariah Indonesia turut mendukung langkah ini dengan menawarkan dukungan pendanaan melalui aplikasi Byon pada menu wakaf. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam berwakaf secara digital, kapan pun dan di mana pun, tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
Penguatan SDM dan Klasterisasi PTM/PTA
Rakerwil juga membahas strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan wakaf. Para pengelola wakaf di lingkungan Muhammadiyah Jawa Barat akan didorong untuk mengikuti sertifikasi agar memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
Selain itu, Klaster Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTM/PTA) serta berbagai Amal Usaha Muhammadiyah lainnya diarahkan menjadi pusat mobilisasi Wakaf Tunai. “Perguruan tinggi dan amal usaha kita memiliki jaringan yang luas dan kepercayaan masyarakat yang tinggi. Ini harus kita optimalkan untuk menggerakkan wakaf,” jelas Widi Irfan.
Penguatan mobilisasi Wakaf Tunai di Jawa Barat akan didukung oleh kesiapan daerah dalam menghadirkan layanan terbaik bagi warga persyarikatan maupun umat Islam secara umum untuk berwakaf. Penguatan SDM yang tersertifikasi serta hadirnya layanan berbasis teknologi menjadi strategi utama dalam menjadikan gerakan wakaf sebagai program unggulan di Jawa Barat.
Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam aspek keuangan juga menjadi perhatian penting dalam Rakerwil 2026. Integrasi antara wakaf aset dan wakaf uang diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh pimpinan Muhammadiyah dari tingkat daerah hingga wilayah, sehingga pengelolaan wakaf semakin profesional, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan umat.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang pentingnya amanah dalam pengelolaan harta:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا
“Sungguh, Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa’: 58)
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
“Setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
Harapan untuk Wakaf yang Lebih Profesional
Dengan terselenggaranya Rakerwil ini, diharapkan pengelolaan wakaf di lingkungan Muhammadiyah Jawa Barat semakin maju dan profesional. Kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia, pemanfaatan teknologi AI, serta penguatan SDM menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan One City One Project yang berdampak nyata bagi kemaslahatan umat.
Perwakilan PDM Kota Cirebon, Mohamad Solehudin , menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan hasil-hasil Rakerwil di Kota Cirebon. “Kami akan segera menindaklanjuti program-program yang telah dirumuskan, termasuk pendirian Kantor Layanan Wakaf Tunai dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa, memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar gerakan wakaf di Jawa Barat senantiasa diberkahi dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Tinggalkan Balasan