SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon Gelar Tasmi’ Juz 30, Kajian Parenting, dan Pembagian Rapor untuk Kuatkan Sinergi Sekolah-Keluarga

CIREBON, 18 Desember 2025 – SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon menggelar serangkaian kegiatan penutup semester yang padat makna pada Kamis (18/12/2025). Acara yang bertempat di sekolah tersebut meliputi Tasmi’ (Ujian Publik) Hafalan Juz 30, Kajian Parenting, dan pembagian rapor hasil belajar siswa.

Kegiatan dibuka dengan penampilan istimewa Ananda Kayla Khanza Azahrah, siswi kelas IX, yang melantunkan hafalan Juz 30 dengan lancar dan penuh penghayatan. Tasmi’ ini merupakan wujud nyata dari program pembinaan karakter religius sekolah yang bertujuan menanamkan kecintaan dan kedekatan peserta didik terhadap Al-Qur’an. Atas prestasinya, Ananda Kayla serta siswa yang telah bertasmi’ di kesempatan sebelumnya menerima apresiasi langsung dari Hj. Erli Ifidah, S.Pd., SAP., Anggota Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Kajian Parenting bertema “Kasih Sayangmu Adalah Karakterku”. Kajian ini dihadiri oleh Ikhwan Maulana, S.Pd., Gr., selaku Kepala Sekolah, Sulasnurpeni, M.Pd., selaku Pengawas Bina, serta Hj. Erli Ifidah, S.Pd., SAP.

Sebagai pemateri, Bdn. Vianty Mutya Sari, S.ST., M.Kes., Bendahara Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Cirebon, menyampaikan materi yang mendalam tentang pola asuh berbasis kesadaran (conscious parenting). Pemateri menekankan pentingnya kehadiran orang tua yang utuh secara fisik dan emosional, serta kemampuan mengelola respons untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak.

“Pengasuhan bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang menjadi orang tua yang sadar. Sadar untuk berhenti sejenak, mengganti reaksi otomatis dengan respons yang bijaksana, dan memastikan anak merasa aman, dilihat, dan ditenangkan,” jelas Bdn. Vianty.

Untuk memperkuat urgensi tema, pemateri memaparkan data kekerasan terhadap anak tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA). Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) mencatat 30.781 kasus kekerasan, dengan 61,8% korbannya adalah anak-anak. Yang mengkhawatirkan, 58,9% kejadian justru terjadi di lingkungan rumah tangga, tempat yang seharusnya paling aman.

Berdasarkan fakta ini, Bdn. Vianty menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari orang tua. Pola asuh harus dijalankan dengan disiplin positif, keseimbangan antara kasih sayang dan batasan, komunikasi yang lembut, serta keteladanan akhlak. “Pengasuhan yang diniatkan sebagai ibadah akan melahirkan generasi yang beriman dan berakhlak mulia, sesuai perintah Allah,” tambahnya, mengingatkan pentingnya landasan spiritual dalam mendidik anak.

Rangkaian acara ditutup dengan pembagian rapor hasil belajar siswa kepada orang tua/wali. Momen ini tidak hanya menjadi evaluasi akademik, tetapi juga titik temu untuk membahas perkembangan karakter dan sikap siswa selama satu semester.

Melalui trilogi kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk membangun kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam keimanan, akhlak mulia, dan berkarakter kuat sesuai nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan. (Aip Syarifudin)

Komentar (Tanggapan)

Tulis Balasan ke PUJI NIRMO Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Ruas (kotak) yang wajib diisi ditandai *

Ada 2 tanggapan untuk “SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon Gelar Tasmi’ Juz 30, Kajian Parenting, dan Pembagian Rapor untuk Kuatkan Sinergi Sekolah-Keluarga”

  1. Avatar Imron Rosyadi
    Imron Rosyadi

    الحمدلله
    Salah satu tujuan mulia Muhammadiyah sudah terwujud meskipun belum meluas di sekolah² kita yang lain.

  2. Avatar PUJI NIRMO
    PUJI NIRMO

    Semoga memberikan nilai positif bagi siswa dan orang tua dlm membangun akhlaqul karimah di lingkungan sekolah maupun masyarakat