AHAD, 16 November 2025 M / 25 Jumadil Awwal 1447 H menjadi momentum penting bagi penguatan dakwah Aisyiyah di wilayah Regional 4 yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini dihadiri 60 peserta—masing-masing 12 orang per Kota/Kabupaten—serta para Ketua PDA dan seluruh unsur Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Cirebon.

Turut hadir Tim Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PWA Jawa Barat, yaitu:
- Dra. Etty Sri Mulyati, M.Pd. – Wakil Ketua PWA Jabar
- Dr. Zulbaedah, M.Ag. – MTK PWA Jabar
- Prof. Dr. Hj. Siah Khosyi’ah, M.Ag. – MTK PWA Jabar
- Hudanti Laela, M.Pd. – MTK PWA Jabar
- Naila Balqis Khanza – MTK PWA Jabar
- Yogaswati, M.Psi.
- Sa’adah – MTK Jabar
Sambutan Ketua PDA Kota Cirebon: Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Dakwah
Acara diawali sambutan hangat dari Ketua PDA Kota Cirebon, Retno Kuntjorowati. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penguatan komitmen bagi para ketua dan pengurus Majelis Tabligh dan Ketarjihan se-Wilayah 3 yang tergabung dalam Regional 4.
Beliau berharap kerja sama antardaerah semakin kokoh sehingga dakwah Aisyiyah terus bergerak maju dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Pembukaan oleh PWA Jabar: Penguatan Pembinaan dan Program 1000 Muballighah
Acara resmi dibuka oleh Dra. Etty Sri Mulyati, M.Pd. selaku Wakil Ketua PWA Jawa Barat. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Majelis Tabligh dari lima kota/kabupaten serta PDA Kota Cirebon yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.
Beliau juga menyampaikan salam takzim dari Ketua PWA Jabar yang berhalangan hadir.
Selain itu, disampaikan rencana pola pembinaan baru mulai Desember 2025, di mana:
- Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Cirebon akan berada di bawah pembinaan langsung Ibu Etty,
- Sedangkan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka sedang dalam proses penetapan pembinanya.
Program inti MTK turut disosialisasikan, yaitu pencetakan 1.000 muballighah Aisyiyah melalui Kulliyatul Mubalighah ‘Aisyiyah PWA Jawa Barat.

Risalah Perempuan Berkemajuan: Tujuh Karakter Utama
Dalam sesi materi, dipaparkan nilai-nilai Risalah Perempuan Berkemajuan dengan tujuh karakter penting, yaitu:
- Iman dan Taqwa sebagai pondasi gerak Aisyiyah baik secara pribadi maupun kelompok.
- Taat Beribadah, meskipun memiliki banyak aktivitas dakwah dan sosial.
- Akhlaq Karimah, sebagai cermin perilaku perempuan Aisyiyah.
- Berpikir Tajdīd, yakni kemampuan memperbarui cara pandang dan mengembalikan segala persoalan pada ketentuan Al-Qur’an dan Hadis.
- Berpikir Wasathiyah, yaitu moderasi, keseimbangan (tawāzun), jalan tengah (tawassuth), serta toleransi (tasāmuḥ).
- Amaliah Shalihah, melakukan perbuatan baik dan bermanfaat bagi diri, keluarga, dan masyarakat.
- Sikap Inklusif, yakni kesediaan menerima serta hadir bagi mereka yang kurang beruntung termasuk penyandang disabilitas.
Kelas Pendalaman Materi
Peserta dibagi ke dalam empat kelas, masing-masing berisi 15 orang (3 orang dari setiap PDA Kota/Kabupaten), dengan tema:
A. Manhaj Tarjih
B. Manhaj Tabligh
C. Dakwah Digital dan Komunitas
D. BIKKSA (Biro Konsultasi Keluara Sakinah ‘Aisyiyah)
Sesi diskusi berjalan aktif hingga pukul 11.30 WIB.
Pemaparan Program dan Penutup
Setelah istirahat, salat, dan makan siang, acara dilanjutkan dengan pemaparan program Majelis Tabligh dan Ketarjihan dari tiap daerah. Seluruh masukan langsung ditanggapi oleh tim PWA Jabar.
Acara ditutup dengan suasana penuh keakraban (ramah tamah) pada pukul 14.30 WIB.
Kontributor
Erli Ifidah
(PDA Kota Cirebon)
Tim Media Muhammadiyah Kota Cirebon


Tulis Balasan ke Nurzini Fazilet Batalkan balasan