CIREBON – 19 November 2025. Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat saat menghadapi kondisi darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon akan menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 175 Tahun 2025 tentang pembentukan TRC-PB.

Pelatihan ini akan digelar selama dua hari, yaitu Rabu–Kamis, 19–20 November 2025, bertempat di kawasan pegunungan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Titik kumpul dan pemberangkatan peserta dimulai dari Kantor BPBD Kota Cirebon pukul 07.30 WIB.
Pelatihan Lapangan: Praktik Vertical Rescue
Salah satu agenda utama dalam pelatihan ini adalah praktik Vertical Rescue, sebuah metode evakuasi medan vertikal yang sangat krusial dalam situasi bencana seperti longsor, banjir bandang, maupun evakuasi korban dari gedung tinggi. Karena itu, peserta diharapkan dalam kondisi sehat jasmani, serta membawa perlengkapan pribadi, jas hujan, dan perlengkapan pendukung lainnya sesuai kebutuhan lapangan.

“Vertical rescue adalah keterampilan penting dalam kondisi ekstrem. Kita ingin TRC-PB siap dengan segala bentuk medan,” ujar salah satu pejabat BPBD saat briefing teknis pra-keberangkatan.
Menguatkan Kapasitas, Menyelamatkan Nyawa
Kegiatan ini bertujuan bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, namun juga membangun resiliensi tim, kolaborasi antarlembaga, serta ketangguhan dalam menghadapi kondisi darurat yang tidak terduga. Selain pelatihan teknis, juga akan ada sesi materi terkait mitigasi bencana, pemetaan risiko, dan manajemen krisis berbasis komunitas.

Kepala BPBD Kota Cirebon menegaskan bahwa pengembangan kapasitas ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan terkoordinasi.
Dukungan Organisasi dan Instansi Terkait
BPBD Kota Cirebon mengundang berbagai instansi, lembaga, serta organisasi masyarakat yang terkait untuk menugaskan pegawai atau perwakilan terbaiknya guna mengikuti kegiatan ini diantaranya MDMC yang diwakili oleh Ferry Johari Ketua MDMC dan Sutadi Korbid MDMC. Sinergi antarsektor menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kesiapsiagaan adalah bentuk nyata dari ikhtiar kita dalam menjaga keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, diharapkan TRC-PB Kota Cirebon menjadi garda terdepan yang sigap dan tangguh dalam menghadapi setiap potensi bencana. Siap tanggap, siap selamat.


Tulis Komentar pada kolom di bawah ini