Khidmat dan Penuh Makna, Salat Jumat di Masjid Santun Muhammadiyah Cirebon bersama Ustadz Sunarya, S.Pd.I., M.M.

CIREBON, 17 April 2026 – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon pada pelaksanaan salat Jumat, 17 April 2026. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah dari awal hingga akhir. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustadz Sunarya, S.Pd.I., M.M., yang menyampaikan khutbah dengan tema menguatkan keimanan dan mempersiapkan bekal menuju akhirat.

Dalam khutbahnya, Ustadz Sunarya mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tak terhitung jumlahnya.

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 13)

Beliau menekankan tiga nikmat utama yang harus dijaga: nikmat kesehatan, nikmat iman, dan nikmat Islam. “Nikmat keimanan perlu selalu dirawat, karena ia adalah modal utama seorang hamba untuk selamat di dunia dan akhirat,” ujar Ustadz Sunarya di hadapan jamaah.

Kewajiban Sosial dan Nasihat Bijak

Khatib juga mengingatkan tentang kewajiban terhadap sesama manusia, sebagaimana firman Allah:

وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Dan saling menasihatilah untuk kebenaran dan saling menasihatilah untuk kesabaran.” (QS. Al-Ashr: 3)

Beliau mengajak jamaah untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan ketabahan, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang sering melalaikan.

Wasiat Nabi Muhammad kepada Abu Dzar Al-Ghifari

Memasuki nasihat inti, Ustadz Sunarya menyampaikan empat wasiat agung Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kepada sahabatnya yang dikenal zuhud, Abu Dzar Al-Ghifari.

Wasiat Pertama: Perbaiki Kapal (Safinah)

“Wahai Abu Dzar, perbaikilah safinah (kapal) untuk mengarungi lautan, karena lautan itu amat sangat dalam.”

Maknanya, seorang mukmin harus mempersiapkan iman dan amal saleh sebelum datangnya ujian dari Allah. Ustadz Sunarya mengingatkan, “Sebelas bulan yang akan datang, kita tidak tahu ujian apa yang akan menimpa. Karena itu, perbaikilah kapal keimanan kalian sebelum diuji.”

Wasiat Kedua: Siapkan Bekal yang Sempurna

“Hendaklah engkau mempersiapkan bekal yang sempurna. Dunia ini hanyalah tempat persinggahan menuju keabadian.”

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Dunia adalah jembatan, bukan tujuan. Maka siapa yang paling baik amalnya, dialah yang beruntung.

Wasiat Ketiga: Ringankan Bawaan dan Jauhi Dosa

“Wahai Abu Dzar, ringankanlah bawaanmu karena engkau akan melewati jalan yang tinggi (Shirath). Hendaklah engkau jauhkan dari perbuatan-perbuatan dosa.”

Jalan menuju surga penuh dengan rintangan. Dosa adalah beban berat yang memperlambat langkah seorang mukmin.

Wasiat Keempat: Ikhlas dalam Beramal

“Ikhlaslah dalam beramal. Hendaklah engkau memperbaiki hati.”

Ciri-ciri orang yang ikhlas, sebagaimana diingatkan khatib, adalah sama baiknya amal ibadah ketika di tempat sepi maupun di tempat ramai. Tidak berubah karena pujian atau celaan manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amalnya.” (QS. Al-Mulk: 2)

Ustadz Sunarya menegaskan, bahwa kata “ahsanu ‘amala” (paling baik amalnya) tidak hanya berarti banyak amal, tetapi juga ikhlas dan sesuai tuntunan sunnah.

Penutup Khutbah yang Menyentuh Hati

Di akhir khutbah, jamaah diajak untuk merenung: sudah siapkah kita menghadapi panggilan Allah? Masjid Santun Muhammadiyah yang penuh berkah itu pun ditutup dengan doa khusyuk dan salat Jumat yang tertib.

Pelaksanaan salat Jumat ini menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk terus memperbaiki diri, menjaga nikmat iman dan Islam, serta memperbanyak bekal takwa sebelum lautan ujian menghadang.

Redaktur: Tim Media Masjid Santun Muhammadiyah Cirebon


Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *