Sambut Milad Muhammadiyah ke-113, PDA Kota Cirebon Gelar Kegiatan Majelis Tabligh dan Ketarjihan se-Wilayah III Cirebon


CIREBON – Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-113 pada 18 November 2025, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Cirebon menggelar kegiatan penting berupa Kunjungan dan Sosialisasi Program Majelis Tabligh dan Ketarjihan se-Wilayah III Cirebon. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad, 16 November 2025 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Cirebon, dan diikuti oleh kurang lebih 75 peserta dari PDA Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu.

Acara ini menghadirkan Bendahara Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat sekaligus Koordinator Majelis Tabligh dan Ketarjihan, Dra. Etty Sri Mulyati, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perempuan Aisyiyah berkemajuan harus memiliki karakter yang kuat dalam iman dan takwa, serta menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup.

“Perempuan Aisyiyah harus memiliki cara pandang inklusif, tajdid, dan berlandaskan tarjih dalam menghadapi dinamika masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.

Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Cirebon

Sementara itu, Ketua PDA Kota Cirebon, Hj. Retno Kuntjorowati, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi seluruh pengurus se-Wilayah III dalam merumuskan dan menyukseskan target kerja, sekaligus menjadi sarana silaturahmi dan penguatan jaringan antar daerah.

Diskusi Kelompok dan Aisyiyah Cetak Seribu Muballighat

Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi kelompok yang terbagi ke dalam empat divisi, yaitu:

  1. Divisi Manhaj Tarjih Muhammadiyah
  2. Divisi Manhaj Tabligh
  3. Divisi Dakwah Digital dan Komunitas
  4. Divisi Bimbingan Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah (BKKSA)

Salah satu topik menarik adalah program “Aisyiyah Cetak Seribu Muballighat”, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah, tetapi juga pada kualitas dakwah. Para muballighat diharapkan mampu memahami kondisi umat dan menyampaikan dakwah secara kontekstual dan solutif.

Aisyiyah Melek Digital: Dakwah Era Baru

Kegiatan ini juga mendorong pentingnya digital literacy bagi kader Aisyiyah. Perempuan Aisyiyah harus mampu memanfaatkan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan X (Twitter) untuk menyebarkan konten-konten keislaman yang bernilai. Karena itu, program pelatihan seperti Training of Trainer, penguatan materi keislaman, dan pelatihan media digital menjadi bagian penting dalam strategi dakwah ke depan.

Dakwah Aisyiyah tidak hanya dilakukan melalui lisan (bil-lisan), tetapi juga melalui tindakan nyata di tengah masyarakat (bil-hal), agar nilai-nilai Islam berkemajuan semakin membumi dan memberikan solusi atas persoalan umat.

Ayat Al-Qur’an sebagai Landasan:

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik…”
(QS. An-Nahl: 125)
“Ud‘u ilā sabīli rabbika bil-ḥikmati wal-mau‘iẓatil-ḥasanah.”

Dengan semangat tajdid, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat dakwah Aisyiyah di Jawa Barat, khususnya wilayah III Cirebon, menuju masyarakat Islam yang berkemajuan dan berdaya saing.

Kontributor

Fauziah
(PCA Kesambi)
Tim Media Muhammadiyah Kota Cirebon


Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan ke Arofah Firdaus Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satu tanggapan untuk “Sambut Milad Muhammadiyah ke-113, PDA Kota Cirebon Gelar Kegiatan Majelis Tabligh dan Ketarjihan se-Wilayah III Cirebon”

  1. Avatar Arofah Firdaus

    Melalui pendekatan yang inklusif dan kolaboratif, ‘Aisyiyah mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan membuktikan bahwa dakwah perempuan bukan hanya soal majelis taklim, tetapi juga soal pemberdayaan dan perubahan sosial yang nyata.