Sejarah Agung Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ: Cahaya Rahmat bagi Seluruh Alam

·

Avatar Arofah Firdaus

|

4 menit

|

📋

Dibaca: 32 x

CIREBON, muhammadiyahciko

Kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam adalah peristiwa paling agung dalam sejarah umat manusia. Beliau diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, membawa risalah keselamatan yang menyempurnakan ajaran para nabi sebelumnya. Momentum kelahiran Nabi yang mulia ini selalu diingat umat Islam setiap tanggal 12 Rabiul Awal sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah ﷺ.

Tahun Kelahiran: Tahun Gajah

Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan di kota Makkah pada tahun yang dikenal sebagai Tahun Gajah (‘Am al-Fil), sekitar tahun 570 atau 571 Masehi. Penamaan ini merujuk pada peristiwa besar ketika pasukan bergajah pimpinan Abrahah dari Yaman datang untuk menghancurkan Ka’bah. Namun, Allah Subhanahu wa Ta’ala menggagalkan usaha mereka dengan cara yang luar biasa. Peristiwa ini diabadikan dalam Surah Al-Fil sebagai pengingat bahwa kekuasaan manusia tidak akan mampu mengalahkan kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Fil:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ۝ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ۝ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ۝ تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ ۝ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ

Artinya: “Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (QS. Al-Fil: 1-5)

Peristiwa ini menjadi pertanda bahwa Allah sedang membersihkan Tanah Haram dari kesombongan dan menyambut Nabi yang akan menuntun manusia menuju cahaya hidayah.

Hari dan Bulan Kelahiran

Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabiul Awal. Hari Senin dipilih oleh Allah sebagai hari kelahiran Nabi karena mengandung keistimewaan tersendiri, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ – أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

Artinya: “Itu adalah hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau aku dituruni wahyu.” (HR. Muslim)

Beliau berasal dari keluarga Bani Hasyim, suku Quraisy yang terhormat di kalangan masyarakat Arab. Ayah beliau bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, sementara ibunda tercinta adalah Aminah binti Wahb.

Makna Nama “Muhammad”

Nama “Muhammad” diberikan oleh kakeknya, Abdul Muthalib, yang berarti “yang terpuji”. Nama ini bukanlah nama yang umum di kalangan bangsa Arab saat itu. Abdul Muthalib berharap cucunya kelak akan dipuji oleh seluruh penduduk bumi, dan harapan itu terbukti dengan diangkatnya Nabi Muhammad sebagai Rasulullah yang membawa ajaran tauhid.

Dalam sebuah riwayat yang dicatat Imam Ibnu Hisyam, Sayyidah Aminah menceritakan bahwa ketika mengandung Rasulullah, beliau didatangi seseorang (Malaikat) dan dikatakan kepadanya:

إِنَّكِ قَدْ حَمَلْتِ بِسَيِّدِ هَذِهِ الْأُمَّةِ، فَإِذَا وَقَعَ إِلَى الْأَرْضِ فَقُولِي: أُعِيذُهُ بِالْوَاحِدِ، مِنْ شَرِّ كُلِّ حَاسِدٍ، ثُمَّ سَمِّيهِ مُحَمَّدًا

Artinya: “Sesungguhnya engkau mengandung pemimpin umat ini. Ketika dia lahir ke dunia, ucapkanlah: ‘Aku memohon perlindungan untuknya pada yang Maha Esa dari keburukan setiap orang yang hasud,’ kemudian namai dia dengan nama Muhammad.” (HR. Ibnu Hisyam)

Keistimewaan Kelahiran Nabi

Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ diiringi dengan peristiwa-peristiwa luar biasa sebagai tanda kemuliaan beliau. Diriwayatkan bahwa pada malam kelahirannya, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, ribuan malaikat turun ke bumi, dan cahaya terang benderang muncul dari rahim Sayyidah Aminah hingga menerangi istana-istana di negeri Syam. Peristiwa ini juga ditandai dengan runtuhnya empat belas beranda istana kekaisaran Persia dan padamnya api yang biasa disembah kaum Majusi.

Nabi Muhammad ﷺ adalah rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana firman Allah:

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

إِنَّمَا أَنَا رَحْمَةٌ مُهْدَاةٌ

Artinya: “Aku hanyalah rahmat yang dihadiahkan.” (HR. al-Baihaqi)

Masa Kecil Nabi

Nabi Muhammad ﷺ lahir dalam keadaan yatim karena ayahnya, Abdullah, telah wafat ketika beliau masih dalam kandungan. Kemudian, pada usia enam tahun, ibunda tercinta, Sayyidah Aminah, juga wafat di daerah Abwa’ dalam perjalanan pulang dari ziarah ke makam ayahnya di Madinah. Setelah itu, beliau diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib, hingga usia delapan tahun, dan kemudian oleh pamannya, Abu Thalib. Meskipun tumbuh dalam keterbatasan, Nabi Muhammad ﷺ telah menunjukkan akhlak yang mulia sejak kecil dan dikenal dengan kejujuran serta kecerdasannya.

Hikmah Peringatan Maulid

Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, meneladani akhlak mulia beliau, memperkuat persaudaraan, dan mempelajari kembali sejarah perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Dengan mempelajari sejarah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad ﷺ, kita diingatkan untuk senantiasa menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam setiap aspek kehidupan, serta memperbanyak shalawat dan salam kepada baginda Rasulullah. (*)

Daftar Pustaka

Al-Mubarakfuri, Shafiyurrahman. Sirah Nabawiyah: Sejarah Hidup Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam (Ar-Rahiq Al-Makhtum). Diterjemahkan oleh Misbah; disunting oleh Abu Faiq. Jakarta: Pustaka Azzam, 2019. 

Buku pemenang juara pertama lomba penulisan biografi Nabi Muhammad SAW tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Rabithah Al-Alam Al-Islami di Pakistan tahun 1396 H. 

Haekal, Muhammad Husain. Sejarah Hidup Muhammad. Bogor: Pustaka Litera AntarNusa, 2003. 

Studi mendalam tentang sejarah hidup Rasulullah yang diteliti dari sumber-sumber Islam dan non-Islam.

Shihab, M. Quraish. Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Shahih. Jakarta: Lentera Hati, 2014. 


Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 responses to “Sejarah Agung Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ: Cahaya Rahmat bagi Seluruh Alam”

  1. Avatar indah fitriani
    indah fitriani

    Artikel yang sangat inspiratif dan penuh makna. Penjelasan tentang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan kita akan pentingnya meneladani akhlak, kasih sayang, dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Semoga tulisan ini semakin menambah kecintaan kita kepada Rasulullah ﷺ dan menjadi motivasi untuk terus berbuat kebaikan.

  2. Avatar Ibnu Ali
    Ibnu Ali

    Artikel ini menyajikan sejarah kelahiran Nabi Muhammad ﷺ dengan cara yang runtut dan menyentuh hati, mengingatkan saya bahwa di balik peristiwa-peristiwa luar biasa yang mengiringi kelahiran beliau, ada pesan mendalam yang sering kita lewatkan: Rasulullah ﷺ hadir ke dunia dalam kondisi yatim, dibesarkan dalam keterbatasan, namun justru dari situlah Allah membentuk karakter paling mulia sepanjang sejarah manusia. Bagian yang paling menggugah bagi saya adalah ketika membaca nama “Muhammad” yang berarti “yang terpuji” — sebuah nama yang pada zamannya tidak lazim, namun kini dipuji oleh miliaran manusia di seluruh penjuru bumi, membuktikan bahwa janji Allah itu pasti.

  3. Avatar siti khodijah
    siti khodijah

    sangat bermanfaat jadi saya mengetahui Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, meneladani akhlak mulia beliau, memperkuat persaudaraan, dan mempelajari kembali sejarah perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam

  4. Avatar Keysha Dwi Agis
    Keysha Dwi Agis

    Artikel ini sangat bermanfaat karena mengingatkan kita bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan hanya peristiwa bersejarah, tetapi juga momentum untuk meneladani akhlak beliau. Semoga kita dapat menerapkan sifat jujur, sabar, dan peduli kepada sesama dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Avatar DEDE MU'ZI MABRURI
    DEDE MU’ZI MABRURI

    Menurut saya, kelahiran Nabi Muhammad ﷺ merupakan momentum penting yang membawa rahmat dan keteladanan bagi seluruh umat manusia. Sebagai umat Islam, kita dapat meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.

  6. Avatar Dewi Nuraini
    Dewi Nuraini

    Artikel yang sangat bermanfaat. Kisah kelahiran Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan kita tentang hadirnya rahmat dan teladan bagi seluruh alam. Semoga kita dapat meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.