CIREBON – Dalam upaya mempersiapkan tahun ajaran baru dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, SD Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja dan In-House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru & Tenaga Kependidikan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai 7 hingga 9 Juli 2026, ini bertempat di Ruang Kelas 4 Ubay bin Kaab dan berjalan dengan lancar, khidmat, serta penuh antusiasme dari seluruh peserta.

Acara yang menjadi agenda tahunan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Harjamukti Kota Cirebon, H. Yandi Heryandi, M.Pd., dan didampingi oleh Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Harjamukti, Encup Supriatna, S.Pd., serta Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Aip Syarifudin, M.Pd.. Adapun materi pelatihan dan penguatan kompetensi disampaikan langsung oleh pemateri ahli, Fauzi Ridwan, S.Pd.

Dalam sambutan pembukaannya, H. Yandi Heryandi menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, guru yang profesional adalah garda terdepan dalam membentuk peradaban bangsa yang berakhlak mulia. Hal ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam QS. Az-Zumar ayat 9 yang menegaskan keutamaan orang-orang yang berilmu:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
“Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya hanya orang-orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar: 9)

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Harjamukti, Encup Supriatna, S.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan IHT ini dirancang tidak hanya untuk menambah wawasan pedagogik, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antarguru dan tenaga kependidikan. “Kami ingin seluruh keluarga besar SDIT Muhammadiyah Harjamukti memiliki visi yang sama dalam mendidik anak-anak kita. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter,” ujarnya.

Semangat kolektif dalam menuntut ilmu dan meningkatkan kompetensi ini juga merefleksikan sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemaparan kurikulum terbaru, diskusi kelompok terkait strategi pembelajaran inovatif, simulasi pengajaran berbasis teknologi, hingga penguatan manajemen kelas. Fauzi Ridwan, S.Pd., selaku pemateri, menyampaikan bahwa pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada siswa harus terus dikembangkan agar tujuan pendidikan nasional dapat tercapai secara optimal.

Ketua Dikdasmen PDM Kota Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Aip Syarifudin, M.Pd., dalam sesi pengarahannya menyoroti pentingnya kolaborasi antara pimpinan cabang, sekolah, dan majelis dikdasmen. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah selalu berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai bagian dari misi persyarikatan di bidang pendidikan. “Guru yang berkemajuan akan melahirkan generasi yang berkemajuan pula,” tegasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 9 Juli 2026, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan SDIT Muhammadiyah Harjamukti dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan baru yang telah diperoleh. Mereka diharapkan mampu menjadi pendidik yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan materi, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi siswa-siswinya, sehingga tercipta lingkungan belajar yang islami, cerdas, dan berakhlak mulia.
Peliput: Tim Media SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon


Tinggalkan Balasan