Masjid Santun Muhammadiyah dan Masjid Baitul Muttaqin Muhammadiyah, Kota Cirebon
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ الْإِيمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَالصِّحَّةِ وَالْعَافِيَةِ فِي الْأَبْدَانِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، خَاتَمُ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ، فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Bersyukur atas nikmat iman dan Islam, serta kesehatan yang memungkinkan kita berkumpul di masjid yang mulia ini untuk menunaikan ibadah Jumat.
Pada hari yang penuh berkah ini, bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2026, kami selaku khatib ingin mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan bersama bahaya laten yang mengancam umat dan bangsa kita, yaitu penyalahgunaan Narkoba. Ini merupakan respons atas himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menginstruksikan agar khutbah Jumat serentak di seluruh Indonesia mengangkat tema “Bahaya Narkoba dan Penyelamatan Generasi Bangsa serta Umat”.
Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan situasi yang sangat mengkhawatirkan. Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada tahun 2026 mencapai sekitar 4.150.000 jiwa atau sekitar 2,11% dari total penduduk, meningkat dari tahun sebelumnya . Korban terbanyak adalah generasi muda usia produktif antara 15 hingga 25 tahun, termasuk sekitar 312.000 pelajar dan mahasiswa. Generasi Milenial dan Gen Z menjadi kelompok paling rentan terpapar bahaya narkotika.
Penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan kesehatan fisik dan psikis semata. Ia adalah kejahatan luar biasa yang menghancurkan akal, moral, dan masa depan bangsa, serta merugikan negara hingga triliunan rupiah. Sudah sepantasnya narkoba kita nyatakan sebagai musuh negara.

Islam dengan tegas melarang segala bentuk zat yang merusak akal dan tubuh. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۖ وَأَحْسِنُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُ الْمُحْسِنِينَ
Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga bersabda:
كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ، وَكُلُّ خَمْرٍ حَرَامٌ
Artinya: “Setiap yang memabukkan itu adalah khamar, dan setiap khamar itu haram.” (HR. Muslim)

Dalam ayat lain, Allah mengingatkan kita untuk menjaga keturunan dan keluarga dari kehancuran, termasuk dari bahaya narkoba:
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ ۖ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Artinya: “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka… hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan berbicara dengan tutur kata yang benar.” (QS. An-Nisa: 9)

Benteng utama kita dalam memerangi narkoba adalah keluarga. Ciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, bagaikan taman surga di dunia. Naungi dengan keimanan, sirami dengan ayat-ayat Al-Qur’an, dan pupuk dengan zikir kepada Allah. Didik anak-anak kita dengan pendidikan agama yang kuat, karena hanya dengan agama, generasi kita akan selamat dari kehancuran. Tanamkan nilai-nilai akhlak mulia sejak dini dan bangun komunikasi yang hangat dengan mereka.
Jauhilah pergaulan yang buruk dan dekatilah para ulama serta majelis ilmu. Dengan iman dan takwa yang kuat, kita akan mampu menolak segala bentuk kemaksiatan, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing kita ke jalan yang lurus, melindungi kita dan keluarga dari bahaya narkoba, serta menjadikan kita generasi yang selamat di dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.

Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ وَاتَّبَاعِ أَمْرِهِ، وَأَنْ تُطِيعُوهُ وَلَا تَعْصُوهُ.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Pada khutbah kedua ini, marilah kita tegaskan kembali komitmen kita untuk bersama-sama memerangi narkoba. Mari kita jadikan rumah-rumah kita sebagai benteng kokoh yang melindungi anak-anak kita. Perkuat silaturahmi dan komunikasi dalam keluarga. Jangan biarkan mereka terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang menjadi pintu masuk menuju penyalahgunaan narkoba.
Bagi yang sudah terlanjur terjerumus, jangan putus asa dari rahmat Allah. Bertaubatlah dengan taubat nasuha dan ikuti program rehabilitasi yang disediakan pemerintah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ
Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. An-Nisa: 48)

Mari kita isi peringatan HANI ini dengan gerakan moral bersama yang masif untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba, sehat wal afiat, serta senantiasa berada dalam naungan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ. اللَّهُمَّ احْفَظْنَا مِنْ شَرِّ نَفْسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. اللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا وَأَهْلَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَمَكْرُوهٍ. اللَّهُمَّ اكْفِنَا شَرَّ نَارِ الدُّنْيَا وَنَارِ الْآخِرَةِ.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
Penutup
Demikianlah khutbah Jumat yang disampaikan di Masjid Santun Muhammadiyah dan Masjid Baitul Muttaqin Muhammadiyah, Kota Cirebon, dalam rangka menyambut Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2026. Tampak hadir Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon Drs. Puji Nirmo beserta pimpinan lainnya. Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjauhi narkoba dan menguatkan iman serta takwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Peliput : Dakum, S.Pd., Tim Media Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon.


Tinggalkan Balasan