Surakarta, muhammadiyahciko — Puncak perhelatan organisasi perempuan muda Muhammadiyah, Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah (NA), resmi dibuka pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026, di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pembukaan berlangsung khidmat dan dimeriahkan dengan suguhan budaya, menandai dimulainya forum permusyawaratan tertinggi yang berlangsung hingga Sabtu (8/8).

Acara pembukaan dihadiri langsung dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., yang turut menyampaikan amanat kepada seluruh kader dan peserta muktamar. Kehadiran Haedar Nashir menegaskan pentingnya peran Nasyiatul Aisyiyah sebagai salah satu pilar persyarikatan Muhammadiyah dalam mencetak kader perempuan muda yang berkemajuan.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tari Gambyong Mari Kangen dari SMA Muhammadiyah 1 Muntilan, yang diiringi alunan gamelan dari tim Karawitan Laskar Bambu Runcing, menciptakan suasana syahdu dan kental akan nuansa budaya Jawa. Setelah itu, pembukaan formal dipandu oleh MC Karla Ratna dan Nanda Kurniawati, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Yona Ananda Perdana dari PDNA Karanganyar serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars NA oleh PSM Voca Al-Kindi UMS.

Pembacaan Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah oleh Mutmainnah turut mewarnai sesi awal, sebelum akhirnya memasuki rangkaian sambutan dari para tokoh. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PWNA Jawa Tengah selaku tuan rumah, Monica Subastia, M.Pd., dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, S.Si., M.Pd., serta sambutan dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T.M.K.

Puncak acara adalah amanat dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang diharapkan menjadi pencerahan dan pengarah bagi seluruh peserta dalam menjalankan forum musyawarah. Setelah amanat, dilakukan pembukaan simbolis Muktamar dan sesi foto bersama dengan para tamu VVIP.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Special Guest Star, Sulis Cinta Rasul, yang turut memeriahkan acara puncak pembukaan. Acara kemudian ditutup dengan pengumuman dan dilanjutkan dengan pembagian makan siang bagi seluruh peserta sebelum akhirnya dilakukan mobilisasi kembali ke Ballroom Hotel Dwangsa Lorin untuk melanjutkan agenda persidangan.
Muktamar ke-15 ini mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan”. Tema ini menjadi landasan bagi Nasyiatul Aisyiyah dalam merumuskan arah gerakan organisasi untuk periode 2026-2030, serta merespons berbagai isu strategis seperti bonus demografi, disrupsi teknologi, dan perubahan iklim.
Perhelatan ini diikuti oleh 875 peserta yang terdiri dari utusan 35 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) dan 270 Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Salah satu peserta yang turut hadir adalah perwakilan dari PDNA Kota Cirebon, yaitu Tiwi Pertiwi, S.Pd., selaku Ketua PDNA Kota Cirebon, dan Bdn. Vianty Mutya Sari, SST., M.Kes., yang menjabat sebagai bendahara PDNA Kota Cirebon. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kontingen yang turut serta dalam forum penting ini untuk menentukan pimpinan baru dan arah kebijakan organisasi ke depan. (*)
Peliput : Tiwi Pertiwi dan Vianty
Editor : Arofah Firdaus


Tinggalkan Balasan