Menghadapi Masa Menopause dan Andropause dengan Sehat: Rektor UMMADA Berbagi Tips di Pengajian Ahad Pagi PCA Harjamukti

·

Editor:

|

5 menit

|

📋

Dibaca: 17 x

PIMPINAN Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Harjamukti Kota Cirebon menggelar pengajian Ahad pagi (20/9/26) yang berlangsung khidmat di Masjid Annur Sangkana Kalijaga. Kegiatan rutin ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu Aisyiyah, bapak-bapak Muhammadiyah, serta masyarakat umum yang antusias menimba ilmu.

Pada kesempatan kali ini, pengajian menghadirkan penceramah istimewa: Hj. Sri Musfiroh, S.Si.T., M.Kes., Rektor Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMMADA) Cirebon. Beliau membawakan tema yang sangat relevan bagi jamaah usia matang: “Tips Menghadapi Menopause dan Andropause: Sehat di Usia Matang, Tetap Produktif dan Bahagia.”

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Harjamukti Kota Cirebon, Ernawati, S.Pd., beserta jajarannya, menunjukkan sinergi yang erat antara Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membina masyarakat.


Memahami Menopause dan Andropause: Dua Sisi yang Berbeda

Dalam paparannya, Hj. Sri Musfiroh menjelaskan bahwa menopause dan andropause adalah dua kondisi yang pasti dialami oleh setiap manusia, namun dengan karakteristik yang berbeda.

Menopause adalah fase alami dalam kehidupan seorang wanita ketika siklus haid berhenti secara permanen. Ini biasanya terjadi pada usia 45-55 tahun, ditandai dengan penurunan drastis hormon estrogen yang diproduksi ovarium. Sebaliknya, andropause atau yang lebih tepat disebut sebagai Late-Onset Hypogonadism adalah penurunan hormon testosteron pada pria yang terjadi secara bertahap, sekitar 1-2% per tahun setelah usia 40 tahun, dan berlangsung hingga usia lanjut.

Beliau menekankan bahwa perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada tempo dan konsistensi: menopause pada wanita terjadi relatif lebih cepat dan berakhir pada satu titik yang jelas, sementara andropause pada pria berlangsung perlahan dan tidak memiliki “titik henti” yang universal.


Menopause: Ketika Siklus Haid Berhenti

Hj. Sri Musfiroh memaparkan bahwa menopause adalah proses biologis yang melibatkan perubahan kompleks dalam tubuh. Penurunan estrogen tidak hanya menghentikan siklus haid, tetapi juga mempengaruhi berbagai sistem organ.

Beberapa gejala umum menopause yang beliau sebutkan meliputi:

  • Gejala vasomotor: Hot flashes (sensasi panas mendadak) dan keringat malam, yang dialami oleh 75-85% wanita
  • Gejala genitourinari: Kekeringan vagina, nyeri saat berhubungan, dan infeksi saluran kemih
  • Perubahan tulang: Kepadatan tulang menurun dengan cepat, terutama dalam 5 tahun pertama setelah menopause, meningkatkan risiko osteoporosis
  • Perubahan kardiovaskular: Kadar kolesterol LDL (jahat) meningkat, sementara kolesterol HDL (baik) relatif stabil

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

وَاللَّهُ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا ۚ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ ۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٍ وَلَا يُنقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Allah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu Dia menjadikan kamu berpasang-pasangan. Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan tidak pula melahirkan, melainkan dengan pengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.” (QS. Fathir [35]: 11)


Andropause: Penurunan Bertahap Hormon Pria

Meskipun sering disebut “menopause pria,” Hj. Sri Musfiroh menjelaskan bahwa istilah ini sebenarnya kurang tepat secara medis. Yang terjadi pada pria adalah penurunan testosteron secara bertahap yang disebut Androgen Decline in the Aging Male (ADAM) .

Gejala andropause meliputi :

  • Kelelahan kronis dan penurunan energi
  • Perubahan mood: mudah tersinggung, depresi, dan kehilangan motivasi
  • Penurunan massa otot dan peningkatan lemak perut
  • Disfungsi seksual: penurunan libido dan disfungsi ereksi
  • Gangguan kognitif: kesulitan konsentrasi dan “brain fog”

Beliau mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa gejala andropause sering tidak disadari karena berkembang secara bertahap, sehingga banyak pria menganggapnya sebagai “bagian dari penuaan biasa” .

Rasulullah ﷺ bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu dalam keduanya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Hadis ini menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah amanah yang harus dijaga, termasuk pada masa transisi menopause dan andropause.


Tips Menjalani Masa Matang dengan Sehat dan Bahagia

Hj. Sri Musfiroh memberikan beberapa kiat praktis berdasarkan bukti ilmiah dan nilai-nilai Islami untuk menghadapi masa menopause dan andropause dengan optimal:

1. Gizi Seimbang dan Kaya Nutrisi

Beliau merekomendasikan pola makan Mediterania atau DASH yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan ikan . Untuk kesehatan tulang, penting memastikan asupan kalsium (700-1200 mg/hari) dan vitamin D (400-1000 IU/hari) yang cukup.

2. Aktivitas Fisik Teratur

Olahraga weight-bearing seperti berjalan, berlari, atau menari sangat dianjurkan untuk menjaga kepadatan tulang. Aktivitas fisik terbukti meredakan gejala menopause ringan hingga sedang, termasuk kelelahan, nyeri sendi, dan iritabilitas.

3. Tidur Berkualitas

Pastikan tidur 7-9 jam per malam dengan jadwal yang teratur. Gangguan tidur adalah keluhan umum pada masa ini, yang dapat diperburuk oleh keringat malam.

4. Manajemen Stres

Teknik relaksasi seperti yoga, tai chi, atau meditasi dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki kesejahteraan mental.

5. Hindari Kebiasaan Berisiko

Berhenti merokok dan kurangi konsumsi alkohol. Merokok dapat mempercepat penurunan hormon dan memperburuk gejala.


Tetap Produktif dan Bahagia di Usia Matang

Di akhir paparannya, Hj. Sri Musfiroh menegaskan bahwa menopause dan andropause bukanlah akhir dari produktivitas. Justru, dengan pengelolaan yang tepat, masa ini dapat menjadi fase kehidupan yang penuh makna dan kebahagiaan.

Beliau mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Ayat ini mengingatkan bahwa setiap fase kehidupan, termasuk masa matang, adalah kesempatan untuk terus berbuat baik dan mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Thabrani)

Hadis ini menjadi motivasi bahwa produktivitas dan kontribusi kepada masyarakat tidak mengenal usia. Dengan menjaga kesehatan fisik dan mental, setiap Muslim dapat terus memberikan manfaat bagi sesama, keluarga, dan umat.


Penutup

Pengajian Ahad pagi yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 08.00 WIB ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan doa bersama. Jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mencerminkan semangat Muhammadiyah dalam mengedepankan pencerahan, kesehatan, dan kesejahteraan umat.

Melalui tema yang dibawakan oleh Rektor UMMADA Cirebon, diharapkan jamaah dapat lebih memahami dan mempersiapkan diri menghadapi fase menopause dan andropause dengan penuh kesadaran, kesehatan, dan keberkahan.

Peliput: Jamhari dan Tim Media PCM Harjamukti Kota Cirebon



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 responses to “Menghadapi Masa Menopause dan Andropause dengan Sehat: Rektor UMMADA Berbagi Tips di Pengajian Ahad Pagi PCA Harjamukti”

  1. Avatar Moch Sidik Sadali
    Moch Sidik Sadali

    Semoga paparan dan berbagi tips yang disampaikan oleh Ibu Hj Musfiroh Rektor UMMADA Kota Cirebon yang diselenggarakan di Masjid An-Nur Sangkana Kalijaga oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Harjamukti Kota Cirebon yang bertemakan:
    MENGHADAPI MASA MENOPAUSE DAN ANDROPAUSE DENGAN SEHAT,
    diterima oleh para jamaah yang hadir dengan antusias, bisa memilih dan memilah serta bisa dilaksanan dalam kehidupan sehar-hari, berfaedah, bermanfaat dan bisa dipetik hikmahnya.
    Aamiin Allaahumma Yaa Allaah Rabbal’aalamiin.

  2. Avatar Fahyudin
    Fahyudin

    Masya Allah, materi yang sangat informatif dan bermanfaat! Pengajian ini memberikan pemahaman mendalam bahwa menopause dan andropause adalah fase alami yang bisa dihadapi dengan sehat, produktif, dan tetap beribadah secara optimal.
    Terima kasih Bu Rektor UMMADA Cirebon dan PCM/PCA Harjamukti.