Universitas Muhammadiyah Cirebon Cetak Sejarah, Lahirkan Guru Besar Baru di Bawah Kepemimpinan Rektor Arif Nurudin

·

Editor:

|

2 menit

|

📋

Dibaca: 36 x

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menorehkan sejarah baru dalam penguatan sumber daya manusia dan mutu akademik. Di bawah kepemimpinan Rektor Arif Nurudin, M.T., UMC resmi melahirkan Guru Besar baru, yakni Prof. Abdul Karim. Kepastian ini diperoleh setelah penyerahan Surat Keputusan (SK) Jabatan Akademik Dosen Guru Besar secara resmi oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Prosesi penyerahan SK berlangsung khidmat pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Gedung Aula LLDIKTI Wilayah IV, Jalan K.H.P. Hasan Mustafa No. 38, Bandung, Jawa Barat. Acara tersebut merupakan bagian dari Penyerahan SK Jabatan Akademik Dosen Guru Besar dan Lektor Kepala Gelombang 1 Tahun 2026.

Dalam momen bersejarah itu, Rektor UMC Arif Nurudin, M.T., hadir langsung mendampingi Prof. Abdul Karim. Hadir pula jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor 2 UMC Dr. Dewi Nurdiyanti, S.Si., M.Pd., serta Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UMC Dr. Aiman.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas raihan predikat akademik tertinggi tersebut. Menurutnya, pencapaian Prof. Abdul Karim sebagai Guru Besar merupakan bentuk komitmen UMC dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat tradisi riset di lingkungan kampus.

“Ini adalah suatu capaian yang luar biasa dan kebanggaan besar bagi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Cirebon. Kehadiran Guru Besar baru tidak hanya menaikkan reputasi institusi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat luas,” ujar Arif Nurudin usai acara penyerahan.

Arif menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras, dedikasi, serta konsistensi perguruan tinggi dalam memfasilitasi dan mendorong para dosen untuk terus meniti karier akademik hingga mencapai jenjang tertinggi. Ia berharap capaian Prof. Abdul Karim dapat menjadi dorongan serta motivasi bagi para dosen UMC lainnya untuk segera menyusul meraih gelar Guru Besar.

Sementara itu, LLDIKTI Wilayah IV terus mendorong perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten untuk melahirkan lebih banyak Guru Besar guna meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Penyerahan SK ini menjadi bagian dari komitmen perwujudan “Diktisaintek Berdampak” yang diusung oleh kementerian.

Dengan bertambahnya Guru Besar di UMC, perguruan tinggi yang berkedudukan di Cirebon ini optimistis dapat terus meningkatkan mutu keilmuan, memperkuat program pascasarjana, serta memberikan kontribusi akademik yang semakin signifikan di era kepemimpinan Rektor Arif Nurudin, M.T. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutan kemajuan UMC ke depan.

Sumber: UMCPress.id




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 responses to “Universitas Muhammadiyah Cirebon Cetak Sejarah, Lahirkan Guru Besar Baru di Bawah Kepemimpinan Rektor Arif Nurudin”

  1. Avatar Moch Sidik Sadali
    Moch Sidik Sadali

    Dengan lahirkan Guru Besar Baru, di bawah kepemimpinan Rektor Bapak Nurudin M.T. semoga Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) membawa angin segar demi kemajuan perguruan tinggi tersebut.
    Semoga dengan kepemimpinan beliau, membawa manfaat, berkah, amanah dan menjadi suri teladan bagi rekan-rekan seprofesinya.
    Selamat kami sampaikan kepada Bapak Nurudin M.T.
    Aamiin Allaahumma Yaa Allaah Rabbal’aalamiin.

  2. Avatar Fahyudin
    Fahyudin

    Selamat dan sukses atas dikukuhkannya Prof. Abdul Karim sebagai Guru Besar baru Universitas Muhammadiyah Cirebon.
    Semoga berkah, amanah, dan membawa UMC semakin unggul serta mendunia di bawah kepemimpinan Rektor Arif Nurudin, M.T

  3. Avatar Encup Supriatna
    Encup Supriatna

    Alhamdulillah.
    Semoga UMC semakin maju dan sukses