IMM Kota Cirebon Selenggarakan PID Nasional, Bersiap Implementasikan IMM Jabar Centrum

Cirebon – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Cirebon menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem kaderisasi dengan menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Nasional. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 20 Juni 2026 ini bertempat di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Jalan Pilang Raya, Cirebon.

PID Nasional diikuti oleh kader-kader IMM dari berbagai Cabang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk melahirkan instruktur-instruktur berkualitas sekaligus sebagai langkah awal dalam menyongsong implementasi gagasan IMM Jabar Centrum di wilayah Cirebon.

Pembukaan oleh Sekretaris PDM Kota Cirebon

Acara pembukaan PID Nasional secara resmi dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Parta Juwanda, S.IP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PC IMM Kota Cirebon yang telah menyelenggarakan kegiatan berskala nasional ini.

“Kaderisasi adalah tulang punggung perjuangan Muhammadiyah. Melalui PID Nasional ini, saya berharap lahir instruktur-instruktur yang tidak hanya menguasai metodologi perkaderan, tetapi juga memiliki integritas, keilmuan yang mendalam, serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan. Selamat kepada para peserta, jadilah generasi yang membawa kemajuan bagi umat,” ujar Parta Juwanda.

Beliau mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentang pentingnya ilmu dan derajat orang beriman yang berilmu:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Q.S. Al-Mujadilah: 11)

Tujuan PID Nasional: Melahirkan Instruktur Berkualitas

Ketua PC IMM Kota Cirebon, Fagin Zaedan, menyampaikan bahwa penyelenggaraan PID Nasional bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan ikhtiar membangun ekosistem kaderisasi yang lebih progresif, adaptif, dan berkelanjutan. Menurutnya, instruktur memiliki peran penting dalam memastikan proses perkaderan berjalan sesuai nilai-nilai Islam, intelektualitas, dan humanitas yang menjadi identitas IMM.

“Melalui PID Nasional ini, kami ingin melahirkan instruktur yang tidak hanya memahami teknis perkaderan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Instruktur harus menjadi teladan, fasilitator, sekaligus motor pengembangan kualitas kader,” tegas Fagin.

Selama pelatihan, peserta dibekali dengan berbagai materi pokok, antara lain:

  • Penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan,
  • Metodologi perkaderan IMM,
  • Kepemimpinan strategis,
  • Kemampuan fasilitasi dan menjadi instruktur yang mampu menjawab tantangan zaman.

Model pelatihan ini sejalan dengan tradisi perkaderan IMM yang menempatkan instruktur sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas kaderisasi. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

“Sesungguhnya Allah, malaikat-Nya, penduduk langit dan bumi, hingga semut di liangnya dan hingga ikan paus, benar-benar bersalawat kepada pengajar kebaikan kepada manusia.” (H.R. Tirmidzi)

Siap Implementasikan IMM Jabar Centrum

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana PC IMM Kota Cirebon menegaskan kesiapannya dalam mengimplementasikan konsep IMM Jabar Centrum. Gagasan ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antarcabang, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta membangun pusat pengembangan intelektual dan gerakan IMM di Jawa Barat. Implementasi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi organisasi melalui penguatan jejaring, inovasi program, dan sinergi antarleve kepemimpinan.

Gagasan ini sejalan dengan upaya DPD IMM Jawa Barat dalam memperkuat kolaborasi dan pengembangan organisasi di berbagai daerah. IMM Kota Cirebon optimis bahwa dengan kesiapan sumber daya instruktur yang handal, implementasi IMM Jabar Centrum akan berjalan efektif dan membawa dampak positif bagi gerakan kaderisasi di tingkat regional.

Suasana Pelatihan yang Dinamis

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan berbagai forum diskusi, simulasi perkaderan, praktik fasilitasi, hingga evaluasi kemampuan peserta. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga menjadi ruang bertukar pengalaman sehingga memperkaya perspektif kader dalam mengembangkan gerakan IMM di tingkat lokal maupun nasional.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, termasuk praktik menjadi instruktur yang mengharuskan mereka untuk memandu diskusi, menyampaikan materi, serta mengelola dinamika kelompok. Hal ini menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke daerah masing-masing untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

Penutup: Harapan untuk Masa Depan

Melalui penyelenggaraan PID Nasional ini, IMM Kota Cirebon berharap lahir generasi instruktur yang profesional, berintegritas, dan mampu memperkuat kualitas kaderisasi di seluruh Indonesia. Di saat yang sama, kesiapan mengimplementasikan IMM Jabar Centrum menjadi bukti bahwa IMM Kota Cirebon siap mengambil peran strategis dalam membangun gerakan kader yang unggul, kolaboratif, dan berdampak bagi umat, bangsa, serta Persyarikatan Muhammadiyah.

Sebagai penutup, disampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan PID Nasional senantiasa mendapatkan ridha dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sebagaimana firman-Nya:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan kebajikan, dan berkata, ‘Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)’?” (Q.S. Fussilat: 33)

Selamat berkarya, kader IMM! Teruslah menjadi agen perubahan yang mencerahkan umat dan bangsa.


Redaksi : Fagin Z, dan Tim Media PC IMM Kota Cirebon.

Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *