Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Jabar Resmi Ditutup, Empat Pilar DATA Jadi Komitmen Bersama

CIREBON, 2 Agustus 2026 – Rangkaian Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi tingkat Wilayah Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat resmi ditutup pada Ahad (2/8/2026) di Grand Lumina Hotel UMC, Cirebon. Kegiatan yang telah berlangsung sejak Jumat (31/7/2026) ini diikuti oleh seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Barat beserta perwakilan organisasi otonom tingkat wilayah.

Acara penutupan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Arif Nurudin, serta jajaran unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Suasana haru dan semangat kebersamaan terasa kental ketika para peserta yang telah berjuang selama tiga hari penuh saling bertukar pengalaman dan rencana aksi.

Sambutan Sekretaris PWM Jabar: DATA Harus Tuntas Agustus 2026

Dalam sambutannya, Sekretaris PWM Jawa Barat, Dr. Iu Rusliana, M.Si. menyampaikan sejumlah arahan strategis sebagai tindak lanjut dari pelatihan. Beliau menegaskan bahwa empat pilar DATA—Dakwah Digital, Amal Usaha Modern, Tata Kelola, serta Anggota dan Aset—harus segera diimplementasikan secara nyata.

“DATA hendaknya dilaksanakan sampai Agustus 2026 dan sudah harus tuntas,” tegas Dr. Iu Rusliana di hadapan para peserta. Beliau juga mengingatkan bahwa piagam pendirian cabang yang belum ada agar segera menghubungi PWM untuk dibuat, guna memastikan legalitas dan administrasi organisasi berjalan dengan tertib.

Lebih lanjut, Dr. Iu Rusliana menyampaikan bahwa Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan ini akan mendapatkan apresiasi khusus. “Bagi PDM yang tercepat dan terhebat dalam menyelesaikan DATA, akan mendapatkan hadiah,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Beliau juga menginstruksikan kepada setiap PDM untuk membuat akun resmi official berupa website, media sosial, dan produk konten sebagai sarana pelaksanaan syiar digital. “Kita harus hadir di ruang digital dengan identitas yang jelas dan profesional,” tambahnya. Sebagai bentuk penghargaan, Dr. Iu Rusliana juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi peserta terajin dan terdisiplin selama mengikuti pelatihan.

Sambutan Ketua PWM Jabar: Semoga Bermakna dan Berdimensi Amal Jariyah

Memasuki sesi penutupan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. Ahmad Dahlan, M.Ag. , memberikan wejangan penuh makna. Beliau mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukkan para peserta selama tiga hari pelatihan.

“Semangat peserta diatur oleh entitas tersendiri. Ke depan, kita mampu menciptakan sistem pengendalian informasi yang independen,” tutur Prof. Ahmad Dahlan. Beliau juga memproyeksikan bahwa ke depan, aktivitas dari kegiatan ini akan diproyeksikan menjadi bagian dari aktivitas organisasi profesional. “Ada jabatan, masuk struktural. Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) bisa mengusulkan anggaran,” jelasnya, memberikan harapan bahwa pengelolaan reputasi digital akan menjadi program berkelanjutan yang terlembagakan.

Di akhir sambutannya, Prof. Ahmad Dahlan menyampaikan pesan perpisahan yang mengharukan. “Saya mengucapkan selamat jalan kepada para peserta, kembali pulang ke rumah masing-masing. Semoga kegiatan ini bermakna dan berdimensi amal jariyah,” ucapnya, mengingatkan bahwa setiap ilmu yang bermanfaat dan diamalkan akan terus mengalir pahalanya meskipun kegiatan telah usai.

Landasan Qur’an dan Hadits: Dakwah dengan Hikmah dan Niat Ikhlas

Semangat pelatihan ini selaras dengan nilai-nilai dakwah Islam yang mengedepankan kebijaksanaan dalam menyampaikan pesan. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam QS. An-Nahl (16): 125:

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

Artinya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.”

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap konten digital yang diproduksi oleh Muhammadiyah harus disampaikan dengan etika, hikmah, dan akhlak mulia, sehingga menjadi dakwah yang menyejukkan dan membangun peradaban.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga mengingatkan tentang niat dalam setiap amal perbuatan melalui hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya: “Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi landasan bahwa setiap upaya menjaga reputasi digital harus dilandasi niat ikhlas untuk beribadah dan memberikan manfaat bagi umat.

Penutupan dengan Foto Bersama

Acara penutupan yang khidmat ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara para pengurus PWM, Rektor UMC, dan seluruh peserta pelatihan. Kegembiraan dan kebanggaan terpancar dari wajah-wajah peserta yang merasa telah memperoleh bekal berharga untuk menjaga dan meningkatkan reputasi organisasi di era digital. Diharapkan, seluruh materi dan rencana aksi yang telah disusun dapat segera diwujudkan demi kemajuan Muhammadiyah di Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya. (*)


Editor : Arofah Firdaus

Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *