CIREBON, muhammadiyahciko – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMMADA) Cirebon pada pelaksanaan salat Jumat perdana bulan September 2026. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustaz Drs. H. Prihatna Sudarma, MM., MSi., ARP., menyampaikan khutbah yang menggugah semangat jamaah untuk meraih kebahagiaan hakiki melalui ketakwaan dan amal saleh.
Kegiatan ibadah yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, atau bertepatan dengan 22 Rabiul Awal 1448 H ini diikuti oleh civitas academica UMMADA serta masyarakat sekitar dengan penuh antusias. Kehadiran jamaah yang cukup padat mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan umat.
Dalam khutbahnya yang sarat dengan rujukan Al-Qur’an dan hadits, Ustaz Prihatna Sudarma mengangkat tema tentang hakikat kebahagiaan (bahagia) dan keberuntungan (falah). Beliau menjelaskan bahwa kebahagiaan sejati dalam pandangan Islam bukanlah semata-mata kenikmatan duniawi, melainkan sebuah anugerah yang diraih dengan mengikuti petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Kata Aflaha dalam Al-Qur’an adalah kata yang paling tepat menggambarkan kebahagiaan dan keberuntungan,” ujar beliau, mengutip Surah Al-Mu’minun ayat 1. Kata ini, lanjutnya, selalu didahului oleh kata Qad yang berarti “sungguh,” menandakan kepastian akan keberuntungan bagi mereka yang beriman dan beramal saleh. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam QS. Al-Mu’minun (23:1):
قَدْ أَفْلَحَ ٱلْمُؤْمِنُونَ
Artinya: ”Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman.”
Khatib juga memaparkan 10 petunjuk Allah dalam Al-Qur’an untuk meraih kebahagiaan, sebagaimana yang disampaikan dalam materi pengajian, di antaranya adalah iman dan amal saleh (QS. 13:29), bertakwa (QS. 2:189), kesabaran (QS. 3:200), serta menjauhi hal-hal yang diharamkan seperti riba dan minuman keras (QS. 3:130, 5:90).
Mengakhiri khutbahnya, Ustaz Prihatna mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan ibadah salat Jumat sebagai momentum meningkatkan kualitas iman dan takwa. Beliau juga mengingatkan pentingnya memperbanyak zikir dan merenungkan anugerah Allah, sebagaimana terkandung dalam firman-Nya QS. Al-A’raf (7:69) dan QS. Al-Anfal (8:45) . Pelaksanaan salat Jumat berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh umat Islam, bangsa, dan negara. (*)
Peliput: Fahyudin dan Tim Media masjid Ad-Dien UMMADA
Redaksi


Tinggalkan Balasan