Pengajian Rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah Perdalam Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 183-185 Mengenai Puasa

CIREBON, 17 Januari 2026 – Guna memperkuat serta meningkatkan pemahaman keagamaan anggotanya, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kalijaga dan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menyelenggarakan pengajian rutin bulanan. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Harjamukti, Ustadz Yandi Heryandi, M.Pd., sebagai pemateri, dengan mengupas tuntas Tafsir Surah Al-Baqarah ayat 183–185 merujuk pada Kitab Tafsir Ibnu Katsir.

Puasa sebagai Seruan Iman

Mengawali kajiannya, Ustadz Yandi menjelaskan bahwa ibadah puasa (ash-shiyam) secara bahasa berarti menahan diri. Beliau menekankan bahwa seruan “Yaa ayyuhalladzina aamanu” dalam ayat 183 merupakan panggilan penuh kasih sayang dari Allah, sekaligus penekanan akan urgensi pesan yang disampaikan.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

Ustadz Yandi menambahkan bahwa kewajiban puasa yang juga dibebankan kepada umat terdahulu (Ahlul Kitab) memberikan dorongan psikologis bahwa ibadah ini dapat dilaksanakan.

Keringanan dan Ketentuan dalam Ibadah Puasa

Memasuki pembahasan ayat 184, pemateri menguraikan bahwa Allah memberikan keringanan (rukhshah) bagi hamba-Nya yang berhalangan.

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ…

“(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin…” (QS. Al-Baqarah: 184).

“Allah menghendaki kemudahan bagi kita. Bagi yang sakit atau musafir, boleh menggantinya di hari lain, sementara bagi yang tidak mampu secara fisik seperti lansia, cukup membayar fidyah,” jelas Ustadz Yandi.

Ramadhan: Bulan Al-Qur’an dan Wujud Syukur

Puncak kajian membahas ayat 185 yang menegaskan kemuliaan bulan Ramadhan sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk (huda) dan pembeda (furqan).


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ…

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)…” (QS. Al-Baqarah: 185).

Ustadz Yandi juga menyampaikan bahwa sebelum kewajiban puasa Ramadhan ditetapkan pada tahun 2 Hijriyah, umat Islam telah melaksanakan puasa ‘Asyura. Namun, setelah turunnya ayat ini, puasa Ramadhan menjadi kewajiban utama.

Menggapai Takwa, Menjauhi Kesia-siaan

Di akhir sesi, Ustadz Yandi mengingatkan jamaah untuk menjaga kualitas puasa. Beliau mengutip sebuah hadits yang mengingatkan bahwa banyak orang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga karena tidak meninggalkan perkataan bohong dan perbuatan sia-sia.

“Hikmah puasa adalah membentuk manusia bertakwa, yang merupakan gabungan dari keimanan yang kuat, solidaritas sosial, dan kesadaran spiritual yang mendalam,” pungkasnya.

Pengajian yang berlangsung di akhir bulan Rajab 1447 Hijriyah ini diharapkan dapat menjadi bekal spiritual bagi warga Aisyiyah dalam menyongsong bulan suci Ramadhan yang akan datang.

Komentar (Tanggapan)

Tulis Balasan ke Erli Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Ruas (kotak) yang wajib diisi ditandai *

Ada 5 tanggapan untuk “Pengajian Rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah Perdalam Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 183-185 Mengenai Puasa”

  1. Avatar Yandi Heryandi
    Yandi Heryandi

    Alhamdulillah, semoga dapat istiqamah

    1. Avatar Priyandie Yoestian
      Priyandie Yoestian

      Alhamdulillah, terima kasih bapak atas artikel yang sangat bermanfaat bagi diri saya, semoga saya bisa terapkan materi ini dalam kehidupan sehari hari dalam menyambut bulan ramadhan dan semoga dapat berguna bagi banyak pihak.

  2. Avatar Erli
    Erli

    Alhamdulillah. Terimakasih ustadz yandi.
    Semangat terus PRA Kalijaga dan Argasunya. Ranting Penting. Spy Cabang berkembang
    Mantap 👍👍👍

  3. Avatar Uung Qurochtul'ain
    Uung Qurochtul’ain

    Terima kasih pencerahannya pak Ustadz Yandi pencerahannya, ya Alloh jadikanlah kami hambaMu yg bertaqwa dengan sebenar benarnya taqwa, aamiin… Jazakukumulloh khoyron pak Ustadz.

  4. Avatar Arofah Firdaus
    Arofah Firdaus

    Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi bekal rohani dalam menyambut Ramadhan, tetapi juga memperkuat pondasi keimanan dan kebersamaan jamaah. Semoga ilmu yang dibagikan dapat diimplementasikan dalam keseharian, menjadikan puasa kita lebih bermakna, penuh hikmah, dan membawa perubahan positif bagi diri dan masyarakat.