CIREBON, 19 Juli 2026 – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Kota Cirebon dan civitas akademika Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Abdullah Najaf Sunarya, putra dari Ustadz Sunarya selaku Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, telah berpulang ke rahmatullah pada hari ini, Ahad (19/7/2026).

Almarhum yang akrab disapa Najaf menghembuskan napas terakhir pada pukul 12.00 WIB di usianya yang ke-22 tahun. Ia merupakan mahasiswa tingkat akhir Program Studi Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, yang berlokasi di Jalan Pemuda.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka dan dikebumikan di Pemakaman Kemlaten, Kota Cirebon, setelah salat Ashar. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, serta rekan-rekan seperjuangan almarhum. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon, Drs. Puji Nirmo, beserta jajaran pimpinan dan anggota Majelis Tabligh, serta sejumlah mahasiswa yang merupakan teman dekat almarhum.

Sepanjang masa studinya, almarhum Abdullah Najaf Sunarya dikenal sebagai pribadi yang baik dan berakhlak mulia. Hal tersebut disampaikan oleh para sahabatnya yang turut melayat dan mendoakan kepergiannya dengan penuh kesedihan.

Kepergian Najaf yang masih begitu muda menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang bersemangat dalam menuntut ilmu dan berbakti kepada orang tua.

Sebagai umat Muslim, kita semua dianjurkan untuk mengucapkan kalimat Istirja‘ saat mendengar musibah, sebagai bentuk penyerahan diri dan keyakinan bahwa segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya . Firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 156:
ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ
Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn.
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).”

Selain itu, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga menjanjikan ganjaran yang besar bagi mereka yang bersabar dan mengucapkan kalimat ini saat ditimpa musibah. Dari Ummu Salamah RA, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ كَمَا أَمَرَهُ اللَّهُ: «إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا» إِلَّا أَخْلَفَ اللَّهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: “Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah, lalu ia mengucapkan seperti yang diperintahkan Allah: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Allahumma ajurni fi mushibati wakhluf li khairan minha’ (Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan gantilah untukku yang lebih baik darinya), melainkan Allah akan memberinya ganti yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim)

Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman. Dan semoga almarhum Abdullah Najaf Sunarya ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik serta diterima segala amal ibadahnya.
اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Peliput : Bang Roy dan Tim Media Masjid Ungu


Tinggalkan Balasan