Salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa Menjadi Momentum Meraih Jiwa yang Tenang

CIREBON, 3 April 2026 — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon pada pelaksanaan salat Jumat, 3 April 2026. Ribuan jamaah tampak hadir memenuhi area utama masjid hingga halaman luar, memanfaatkan momen di pertengahan bulan Syawal untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebagai khatib, Dr. Amin Basir, MA, yang menyampaikan khotbah bertajuk “Hamba yang Patuh Adalah Hamba yang Mampu Menghadirkan Dirinya di Hadapan Sang Pencipta.”

Dalam khotbahnya yang menggugah, Dr. Amin Basir mengawali dengan mengutip sebuah kaidah penting dalam tasawuf, yaitu hadits Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam:

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ

Artinya: “Barang siapa yang memahami dirinya, maka ia akan mengetahui Tuhannya.”

Beliau menjelaskan bahwa makna mukhalafah (kebalikan) dari hadits ini menunjukkan betapa tragisnya orang yang tidak mengenal dirinya sendiri. “Orang yang gagal memahami hakikat dirinya, maka ia akan gagal pula untuk mengenal Tuhannya, apalagi mendekat kepada Allah Yang Maha Kuasa,” ujar Dr. Amin di hadapan jemaah.

Menguatkan pesan tersebut, beliau membacakan firman Allah dalam Surat Qaf ayat 16:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaf: 16)

Dr. Amin menegaskan bahwa inti dari ketakwaan bukanlah sekadar ritual fisik, melainkan kesadaran akan kehadiran Ilahi (Rabbaniyah). Ia mengutip Surat Al-Baqarah ayat 115 yang menegaskan bahwa kehadiran Allah meliputi segala arah:

وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ ۚ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap, di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 115)

Lebih lanjut, beliau mengajak jemaah untuk merenungkan ciri-ciri orang beriman sejati sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Anfal ayat 2:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka, dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal.” (QS. Al-Anfal: 2)

Beliau mengingatkan bahwa Ramadan adalah madrasah untuk melatih jiwa mencapai derajat nafsu mutma’innah (jiwa yang tenang). Dalam hal ini, Dr. Amin membacakan firman Allah dari Surat Al-Fajr ayat 27-30:

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً فَادْخُلِي فِي عِبَادِي وَادْخُلِي جَنَّتِي

Artinya: “Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS. Al-Fajr: 27-30)

Sebagai penutup khotbah, Dr. Amin mengingatkan tentang bahaya kelalaian yang digambarkan dalam Surat At-Takatsur serta pentingnya menjaga salat dari unsur riya dan lalai, sebagaimana dalam Surat Al-Ma’un. Beliau juga menekankan bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin yang mengajak pada ketauhidan tanpa perpecahan, sesuai Surat Asy-Syura ayat 13 dan Surat Al-Baqarah ayat 136 tentang keimanan yang menyeluruh kepada seluruh rasul.

Jemaah tampak larut dalam suasana renungan yang mendalam. Usai salat, banyak jemaah yang mengaku mendapatkan pencerahan baru tentang hakikat takwa dan kehadiran Allah dalam setiap langkah kehidupan. Salat Jumat di pertengahan Syawal ini menjadi pengingat bahwa ibadah bukan sekadar gerakan fisik, tetapi perjalanan jiwa menuju ketenangan hakiki di hadapan Sang Khalik.

Komentar (Tanggapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *