Kajian QS Al-Mujadilah Ayat 11 di Masjid Santun: Allah Angkat Derajat Orang Beriman dan Berilmu

·

Editor:

|

⏱

3 menit

|

📋

Dibaca: 8 x

MASJID Santun Muhammadiyah Kota Cirebon kembali menggelar salat Jumat berjamaah pada Jumat, 25 September 2026. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Muhammad Anissulfatah, S.E., M.E. Tampak hadir Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon Drs. Puji Nirmo beserta jajaran pimpinan lainnya.

Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad Anissulfatah mengangkat tema tentang keistimewaan Islam yang menjadikan ilmu pengetahuan sebagai fondasi peradaban. Ia menegaskan bahwa wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam adalah perintah membaca, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1-5:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ﴿١﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ﴿٢﴾ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ﴿٣﴾ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ﴿٤﴾ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ﴿٥﴾

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq: 1-5)

Menurut Ustadz Muhammad Anissulfatah, perintah membaca dalam Islam bukan sekadar aktivitas literasi, melainkan mengandung nilai ibadah yang mendalam. Umat Islam diajarkan untuk menjadi umat yang berpikir, membaca, dan mengkaji. Akan tetapi, membaca tidak hanya terbatas pada buku atau teks tertulis. Ada dua jenis ayat yang harus dibaca oleh setiap Muslim: ayat qauliyah yang termaktub dalam Al-Qur’an, dan ayat kauniyah yang terbentang di alam semesta.

Dari sinilah lahir ilmu hikmah dan peradaban. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjanjikan derajat yang tinggi bagi orang-orang yang beriman dan berilmu, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu ‘Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,’ lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, ‘Berdirilah,’ (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Ustadz Muhammad Anissulfatah menjelaskan bahwa ayat ini mengandung pesan tentang hikmah membaca dan menuntut ilmu. Allah tidak hanya mengangkat derajat orang beriman, tetapi memberikan derajat yang lebih tinggi lagi bagi mereka yang berilmu. Inilah yang menjadi landasan mengapa Islam sangat menghargai tradisi keilmuan.

Sejarah Islam membuktikan bahwa generasi terbaik umat ini adalah generasi ilmu. Ketika umat Islam giat membaca dan menulis, lahirlah peradaban Islam yang gemilang. Sebaliknya, kemunduran umat seringkali disebabkan oleh menurunnya budaya ilmu. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sendiri menegaskan keutamaan orang yang menuntut ilmu dalam sebuah hadis:

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Muhammad Anissulfatah juga mengutip hadis lain yang menegaskan kedudukan mulia para penuntut ilmu:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يَفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

Artinya: “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi baik, maka dia akan difahamkan dalam hal agama.” (HR. Bukhari)

Salat Jumat di Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon berlangsung dengan tertib dan khidmat. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah, mulai dari khutbah hingga salat berjamaah. Acara ditutup dengan doa untuk kemajuan umat dan bangsa.

Peliput : Dakum, S.Pd., dan Tim Media masjid Santun




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

One response to “Kajian QS Al-Mujadilah Ayat 11 di Masjid Santun: Allah Angkat Derajat Orang Beriman dan Berilmu”

  1. Avatar Moch Sidik Sadali
    Moch Sidik Sadali

    Semoga inti sari dari paparan khotbah Jum’at yang dilaksanakan pada tanggal 25 September 2026 M di Masjid Santun Muhammadiyah Kota Cirebon dengan khatib sekaligus imam Ustadz Muhammad Anissulfatah SE. ME. dengan kajian Q.S. Al-Mujadilah ayat 11 yang bertemakan:
    ALLAAH MENGANGKAT DERAJAT ORANG BERIMAN DAN BERILMU,
    selain dapat diterima oleh jamaah yang hadir, bisa dipetik hikmahnya serta berkah dan bermanfaat juga bisa dijadikan sebagai pegangan hidup sehari-hari.
    Aamiin Allaahumma Yaa Allaah Mujiibassaa’iliin.