CIREBON, 23 Juni 2026 – PAUD Terpadu Aisyiyah Kota Cirebon menggelar acara puncak perayaan Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026 dengan tema “Membentuk Anak Muslim Aisyiyah yang Mandiri, Kreatif dan Berbudi Pekerti Luhur”. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Cirebon ini menjadi momen haru sekaligus bangga bagi seluruh guru, orang tua, dan siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikannya di jenjang PAUD.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Cirebon, para guru, komite sekolah, serta orang tua wali murid. Suasana penuh kebersamaan dan semangat edukasi tampak sejak awal hingga akhir acara.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah PAUD Terpadu Aisyiyah, Nurzini Fazilet, M.Pd., menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter. Beliau menyampaikan bahwa PAUD bukan sekadar tempat bermain, melainkan sarana tepat bagi anak untuk belajar bersosialisasi, memiliki pengalaman awal dalam mengetahui apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan.
“Dari sinilah anak-anak belajar untuk mandiri, belajar berbagi, dan berkreativitas, serta memupuk rasa empati dan persaudaraan,” ujar Nurzini Fazilet, yang juga merupakan figur multiperan di dunia pendidikan dan aktif sebagai asesor BAN PAUD PNF.

Lebih lanjut, Nurzini menyampaikan bahwa PAUD Terpadu Aisyiyah Kota Cirebon adalah satu dari 22 PAUD Inklusif ‘Aisyiyah se-Jawa Barat. Hal ini menegaskan komitmen lembaga untuk menerima semua anak dan tidak membedakan latar belakang maupun kondisi setiap anak, sejalan dengan program GembiraMu (Gerakan Pendidikan Inklusif untuk Generasi Emas Muhammadiyah).
Ketua Komite, Mama Hana, turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak sekolah atas bimbingan yang telah diberikan kepada putra-putri mereka. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi para guru yang telah sabar dan ikhlas mendidik anak-anak kami,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PDA Kota Cirebon, Retno Kuntjorowati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra putrinya di PAUD Terpadu Aisyiyah. Beliau berpesan agar orang tua terus mendukung cita-cita buah hati dan membimbing mereka agar dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik.
“Mari kita siapkan generasi penerus bangsa. Pada tahun Indonesia Emas nanti, anak-anak kita sudah siap menghadapi tantangan zaman,” pesan Retno dengan penuh semangat.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelepasan anak-anak Kelompok Abu Bakar (B) yang secara simbolis menandakan kelulusan mereka dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Momen ini menjadi penuh haru saat para orang tua menerima kembali anak-anak mereka setelah mendapatkan pembekalan ilmu dan karakter selama di PAUD.

Landasan Qur’ani dan Hadits
Pendidikan anak usia dini dalam Islam memiliki landasan yang kuat. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat 6 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” . Ayat ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah bentuk perlindungan bagi generasi mendatang.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga bersabda :
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ
Artinya: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi landasan bahwa tugas orang tua dan pendidik adalah menjaga dan mengarahkan fitrah anak agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan berbudi pekerti luhur, sebagaimana tema yang diusung pada kegiatan Akhirussanah PAUD Terpadu Aisyiyah tahun ini.
Dengan berakhirnya acara Akhirussanah ini, diharapkan seluruh siswa yang telah lulus dapat terus mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan dan menjadi generasi yang berakhlak mulia serta bermanfaat bagi masyarakat.


Tinggalkan Balasan