KEGIATAN Kepanduan Hizbul Wathan (HW) bertajuk “Athfal Ceria” sukses diselenggarakan oleh Qabilah KH Ahmad Dahlan (010201) dan Qabilah Elyda Dzasman (010202) SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon. Bertempat di Goa Sunyaragi, Cirebon, kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik kelas 1, 2 dan 3 dengan tujuan utama melatih keterampilan, sikap disiplin, dan rasa tanggung jawab.
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Dien Yani Arif. Pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon, Encup Supriatna, S.Pd., serta Ketua HW Qabilah KH Ahmad Dahlan dan Elyda Dzasman, Novi Anggarsari, S.Pd.

Mengusung tema “Solid Satu Kuntum, Kuat Satu Regu”, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepanduan yang berlandaskan pada ajaran Islam dan semangat kebersamaan. Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan persiapan keberangkatan, dilanjutkan dengan pembukaan dan upacara pada pukul 08.00 WIB.
Memasuki pukul 08.30 hingga 12.30 WIB, para peserta mengikuti berbagai kegiatan di pos-pos yang telah disiapkan. Materi yang diberikan meliputi kepanduan, permainan puzzle, dan berbagai aktivitas seru lainnya yang dirancang untuk mengasah keterampilan serta kerja sama tim. Setelah melalui rangkaian kegiatan yang padat, acara dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan bersama pada pukul 12.30 WIB.

Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 13.30 WIB dengan pengumuman juara dan pemberian apresiasi kepada para peserta. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh antusiasme, sebelum akhirnya para peserta kembali ke sekolah pada pukul 14.30 WIB.
Dalam sambutannya, Dien Yani Arif menyampaikan bahwa kegiatan kepanduan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda Muhammadiyah. “Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajarkan keterampilan fisik, tetapi juga nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan yang akan berguna bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksa-Nya.” (QS. Al-Maidah: 2).
Ayat ini menjadi landasan semangat kolaborasi dan kerja sama yang dibangun dalam kegiatan Athfal Ceria. Melalui kegiatan di pos-pos, para peserta dilatih untuk saling membantu, bekerja sama dalam regu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam juga bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan sebuah bangunan, di mana sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.’” (HR. Muslim).
Hadis ini menggambarkan betapa pentingnya kekuatan regu dan kebersamaan yang menjadi inti dari tema kegiatan “Solid Satu Kuntum, Kuat Satu Regu”. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang terampil dan disiplin, tetapi juga memiliki kepedulian dan solidaritas yang tinggi terhadap sesama.
Kegiatan Athfal Ceria ini menjadi bukti nyata komitmen SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. (*)


Tinggalkan Balasan