PIMPINAN Cabang Muhammadiyah (PCM) Harjamukti Kota Cirebon kembali menggelar agenda rutin Pengajian Ahad Pagi (25/10/26). Bertempat di Masjid Annur, Sangkana, Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon, kajian kali ini mengangkat tema yang sangat krusial, yaitu “Tanda-tanda akan Datangnya Kiamat”. Acara tersebut dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan dan tampak hadir Ketua PCM Harjamukti, H. Yandi Heryandi, M.Pd.
Bertindak selaku penceramah, Ustaz H. Dedi Ahyadi menyampaikan bahwa pemahaman mengenai tanda-tanda hari akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari keimanan seorang Muslim. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam telah memberikan banyak informasi mengenai tanda-tanda kecil (Al-Sughra) maupun tanda-tanda besar (Al-Kubra) menjelang terjadinya kiamat.

Dalam paparannya, Ustaz Dedi mengutip hadis Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengenai sepuluh tanda besar kiamat. Beliau menekankan bahwa kemunculan tanda-tanda tersebut tidak serta-merta terjadi secara bersamaan, melainkan memiliki urutan waktu tersendiri.
“Di antara tanda-tanda kiamat adalah terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa AS, keluarnya Ya’juj wa Ma’juj, serta munculnya asap tebal,” papar Ustaz Dedi di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, seperti tertulis dalam materi yang dibagikan kepada jamaah, disebutkan bahwa kaum mukmin hanya akan menyaksikan enam dari sepuluh tanda besar tersebut, sedangkan empat tanda lainnya (seperti pembenaman bumi di Timur, Barat, dan Jazirah Arab) hanya akan disaksikan dan dialami oleh orang-orang kafir.

Beliau juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menyambut hari akhir dengan memperbanyak amal saleh. Hal ini selaras dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an:
وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ
Artinya: “Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu, niscaya kamu akan mendapati (pahala)nya di sisi Allah.” (QS. Al-Baqarah: 110)

Selain membahas tanda-tanda besar, Ustaz Dedi juga menyampaikan hadis Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda terkait tanda-tanda kecil kiamat yang saat ini mulai banyak terlihat di tengah masyarakat, salah satunya adalah banyaknya pasar yang berdekatan dan perpecahan hubungan keluarga. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْمَالُ وَيَفِيضَ، وَيَكْثُرَ التِّجَارَةُ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا، وَيَقِلَّ الرِّجَالُ وَيَكْثُرَ النِّسَاءُ
Artinya: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga harta banyak dan melimpah, perniagaan banyak, perzinaan merajalela, kaum laki-laki sedikit dan kaum perempuan banyak.” (HR. Ahmad)

Ketua PCM Harjamukti, H. Yandi Heryandi, M.Pd., saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pengajian yang berjalan lancar dan khidmat. Ia berharap melalui kajian ini, jamaah tidak hanya sekadar mengetahui tanda-tanda kiamat secara pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.
“Pengajian Ahad pagi ini menjadi wadah silaturahmi dan pencerahan bagi warga Muhammadiyah khususnya, dan umat Islam di Harjamukti pada umumnya. Dengan memahami tanda-tanda kiamat, kita diingatkan untuk terus berbenah diri dan memperbanyak bekal amal ibadah,” ujar H. Yandi.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh penceramah, diiringi harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kekuatan iman dan istiqamah dalam menjalani kehidupan hingga hari akhir tiba.
Peliput : Fahyudin.


Kirim Tanggapan